Semakin santai dengan bisnisnya

  • Seorang pekerja, pekerja lepas, pemilik usaha dan investor harus membangun sistem bisnis yang membuatnya semakin lama semakin sedikit melakukan pekerjaan.
  • Pada awalnya seseorang harus bekerja keras untuk menciptakan dan membangun sistem bisnis, tetapi semakin lama kesibukannya harus semakin berkurang dan harus semakin santai bahkan akhirnya bisa terlepas dari semua pekerjaan (JOB). JOB = Just Over Broke (baru melewati kebangkrutan).

14 tanggapan untuk “Semakin santai dengan bisnisnya”

  1. NIM 201041045

    menurut saya meskipun sudah memiliki bisnis yang cukup berkembang bukan berarti seseorang bisa santai dalam mengelola bisnis,berkembang atau tidaknya suatu usaha tergantung pada pemilik usaha, jika pemilik usaha santai dan jarang memantau usaha nya tentu usaha nya lama – kelamaan akan mengalami kebangkrutan.

  2. NIM 201041037, seksi 08

    Menurut saya,orang kaya semakin lama semakin santai dengan bisnisnya dikarenakan orang tersebut sudah mengetahui seluk beluk bisnis yang dia kelola,maka dari itu terciptalah sebuah peribahasa yang berbunyi”Berakit-rakit ke hulu,berenang ketepian”yang mempunyai arti bersakit-sakit dahulu,bersenanglah kemudian.

  3. NIM :201036032, seksi :07

    menurut saya orang kaya semakin lama semakin santai dengan bisnisnya tersebut dikarenakan mereka membuka bisnis lain dan mereka tidak pernah bermain-main dalam berbisnis

  4. nim :2010 36 035, seksi 36

    saya setuju bgt, dengan prinsip trsbut,, karna kalau kita sudah kaya smua bisnis yng kita jalanyakan trasa aman2 aja, asalkan kita tetap memperhatikan bisnis kita tsbt, jadi kalau kita bisa mengatur sebaik mungkin, kita akan menjadi org kaya yg santai dlm mengatur bisniss tersebut

  5. nim : 201036036, seksi 08

    orang kaya semakin lama semain santai dalam bisnisnya knapa?
    karena dia sudah menguasai semua seluk-beluk perusahaannya. dan perusahaannya pun terus menerus mencapai kesuksesan sehingga intensitas kerjanya pun berkurang karena orang lain yang dapat mengerjakanya.
    orang kaya pun harus fokus dengan pekerjaannya bila mu mencapai kesuksesannya. dengan tidak mengurusi perusahaan orang lain

  6. NIM : 201036026, Seksi : 7

    Manusia merupakan makhluk yang tidak pernah merasa puas. Oleh sebab itu apabila seseorang merasa mampu, maka mereka akan bekerja untuk melakukan hal yang lebih dari sebelumnya.berpikir bahwa semakin banyak berbisnis maka semakin banyak pula keuntungan yang didapat. Orang kaya yang dibekali ilmu akan mengatur kehidupannya dengan memikir resiko yang akan dihadapi.karna itu orang kaya akan santai dalam melakukan pekerjaannya.

  7. saya setuju dengan bapak, dengan semakin lamanya mengurus bisnisnya akan mendapatkan pengalaman dan pengetahuan tentang bagaimana mengurus bisnis dengan baik, tapi si pembisnis juga harus menciptakan inovasi-inovasi baru agar tidak tersaingi dengan pembisnis baru.

  8. NIM 2010-81-093, SEKSI 36

    Menurut saya, Semakin bertambah kayanya seseorang bukan berarti bisa santai dalam mengelola semua aset kekayaannya. karena kekayaan yang dimilikinya bisa menyebabkan kehancuran apabila tidak dikelola dengan benar dan hati-hati. Orang yang kaya(Pengusaha/Pemilik bisnis) harus bisa memilih orang-orang yang mempuyai kemampuan, pemikiran yang cerdas, ketelitian, kejujuran, kepercayaan serta tanggung jawab yang tinggi dalam sebuah pekerjaan. Orang yang kaya(Pekerja/Karyawan) harus mempunyai pemikiran cerdas, ketelitian, kejujuran, tanggung jawab serta kemampuan berorganisasi dan bekerja sama yang tinggi.Orang yang kaya(Investor,dsb) Harus mempunyai kemampuan dalam memilih sasaran bisnis yang akan di investasi.yang mana seorang investor harus pandai dalam melihat perkembangan bisnis yang ada di berbagai aspek. Apabila orang yang kaya mempunyai bisnis dan profesi di berbagai aspek, maka dia harus pandai dalam melakukan managemen aset yang dia miliki(terutama di bidang pemasukan & pengeluaran, pembagian job, pengaturan & paembagian waktu).
    jadi kesimpulannya, orang kaya semakin lama semakin santai jika dia bisa memenuhi kriteria di atas dengan semaksimal mungkin.

    Terimakasih.

  9. NIM 2006-11-053, seksi 31

    Orang kaya apabila memiliki bisnis, dia mempunyai keinginan untuk selalu mengembangkan bisnisnya tersebut, dia selalu hobi dalam memutarkan penghasilannya untuk mengembangkan bisnis-bisnis yang baru, sehingga uang panghasilannya selalu berputar dan lama-lama dengan banyaknya bisnis yang digelutinya, dia akan santai karena Uang sudah bekerja untuk Dia (pasive income) artinya dengan dia santai uang akan datang sendiri menghampirinya,tks.

  10. Nim : 200-12-113 seksi : 31

    ” Orang Kaya semakin santai dengan bisnisnya ”

    Menurut saya sangat bagus karena usaha yang orang kaya kembangkan sudah maju pesat dan berkembang,orang kaya cuma hanya akan melihat lihat saja dengan memperhatikan karyawan-karyawannya yang bekerja, setiap hari mereka akan memberi hasil dari penjualan yang diperoleh dari bisnis yang kita punya, tapi kita harus dapat mengolahnya kembali dengan baik dengan cara menambah bisnis yang beda dari sekarang yang kita punya dimana berpeluang besar untuk maju, bisnis yang kita akan jalani harus berfokus dan mempunyai tujuan untuk lebih berkembang dari bisnis yang lain dan orang kaya harus cerdas dan pintar untuk melihat peluang bisnis yang menguntungkan.

    Dapat disimpulkan orang kaya semakin santai apabila orang kaya sudah semaksimal mungkin memajukan usaha dan bisnisnya.

    Terima Kasih.

  11. NIM : 2009-11-104

    Menurut saya,Orang kaya memang harus santai dengan bisnis yang dijalaninya, Tapi jgn terlalu santai karena akan berakibat fatal.Kita harus bisa mengatur bisnis yang kita jalani karena orang kaya pasti bisa mengatur bagaimana cara untuk bisa membuat uang mencari uang bkan kita yang mencari uang.Oleh karena itu orang kaya pastilah lebih santai dengan bisnis yang ia jalani.Dan orang kaya juga harus punya entrepreneur yang tinggi supaya bisa melihat peluang bisnis yang sangat menguntungkan sehingga bisa memajukan bisnis yang sedang ia jalani.

    terima kasih

  12. NIM : 9999-52-112 SEKSI : 31

    Menurut saya, seorang yang kaya / sukses bukanlah santai dalam mengurusi bisnisnya melainkan karena telah terbiasa menekuni bisnisnya dan sudah punya pengalaman maka dilihat orang lain jadi santai. Padahal pada saat awal pertama kali menghadapi masalah dalam bisnis mereka juga bakal kalang kabut. Namun berjalannya waktu membuat mereka lebih matang dalam berbisnis.

    Apa yang Bapak sampaikan adalah benar adanya yang mana seorang yang kaya/sukses memperbesar asetnya daripada orang lain. Itu untuk dan demi masa depan bisnis dan keluarganya.

    Dan biasanya untuk menilai seorang yang sudah sukses dalam bisnisnya perlulah ada sistem yang bekerja dalamnya bukan dia lagi yang menjadi “one man show” dalam bisnisnya. Setiap perusahaan besar pastinya memiliki sistem (SOP) yang mengontrol perusahaanya jadi dia tidak perlu lagi terlihat duduk dalam office. cukup memantau dan menempatkan orang yang tepat dalam posisi2 tertentu untuk memantau. Jadi dia hanya santai dan menikmati hari-harinya bersama keluarganya.

  13. NIM : 2007-12-104 Seksi 31

    Menurut saya orang kaya semakin kaya, karena begitu orang
    kaya penghasilannya bertambah besar maka gaya
    hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan).Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset
    (beli saham yang menghasilkan deviden, rumah kost kost-an,
    ruko yang dikontrakkan, Mall yang disewakan, sarang walet,
    usaha-usaha yang menghasilkan, dll) sehingga penghasilan mereka
    bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka semakin besar ,
    mereka investasikan kembali ke dalam asset tersebut,
    sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s