Fokus pada aset bukan pada keseimbangan

  • Orang yang fokus pada keseimbangan pemasukan dengan pengeluaran tidak akan menambah aset. Orang yang berusaha menambah pemasukan akan berakibat menambah pula pengeluaran sehingga tetap saja tidak kaya walaupun penghasilannya sudah meningkat.
  • Orang yang tidak fokus pada aset akan semakin meningkat pengeluarannya kendati pemasukannya juga meningkat. Orang yang mempunyai pengeluaran tinggi dan tidak tercukupi dari pemasukannya akan mengandalkan utang yang membebaninya dengan angsuran, bunga dan denda.

8 tanggapan untuk “Fokus pada aset bukan pada keseimbangan”

  1. NIM 201041048, seksi 36

    setelah membaca artikel pak mulyo..saya mulai sedikit menyimpulkan bahwa inti nya adalah pola pikir, yang ingin saya tanyakan adalah, bagaimana orang-orang yang sedang dalam keadaan tidak bisa atau mungkin tidak sempat untuk memikirkan untuk merubah pola pikirnya, karena yang ada dalam pikiran nya hanya uang dan uang untuk memenuhi kebutuhan nya. terimakasih.

  2. tidak semua orang dapat berfikir untuk fokus pada aset, karena pola fikir manusia berbeda-beda.
    bagi sebagian orang kekurangan pemasukan dan pengeluaran lebih penting, karena mereka berusaha menutupi kekurangan kebutuhan hidup mereka, dan kemungkinan aset mereka tidak begitu banyak, bahkan ada yang tidak memiliki aset sekalipun.
    maka kita tidak boleh bekerja untuk uang, karena akan menimbulkan ketakutan yang sangat mendalam bagi yang berpola fikir lebih mementingkan yang lain.
    maka kita harus belajar untuk membayar diri sendiri, agar kekayaan kita dapat bertambah dan dapat membeli aset yang begitu banyak.

  3. NIM : 2010-41-052
    Seksi : 08

    tidak semua orang dapat berfikir untuk fokus pada aset, karena pola fikir manusia berbeda-beda.
    bagi sebagian orang kekurangan pemasukan dan pengeluaran lebih penting, karena mereka berusaha menutupi kekurangan kebutuhan hidup mereka, dan kemungkinan aset mereka tidak begitu banyak, bahkan ada yang tidak memiliki aset sekalipun.
    maka kita tidak boleh bekerja untuk uang, karena akan menimbulkan ketakutan yang sangat mendalam bagi yang berpola fikir lebih mementingkan yang lain.
    maka kita harus belajar untuk membayar diri sendiri, agar kekayaan kita dapat bertambah dan dapat membeli aset yang begitu banyak.

  4. NIM : 2010-21-016, Seksi : 36
    Aset merupakan hal yang sangat penting untuk masa sekarang maupun masa yang akan datang. Orang kaya memikirkan aset adalah agar mempertahankan keuangannya agar tetep setabil dan memiliki aset-aset yang penting

    Thanks

  5. nim : 2008 11 106 seksi 31

    jika ingin menjadi kaya maka kelolah aset anda dengan baik, aset harus ditambah terus dan jangan urus liabilitiy, kita bkerja dan mencari penghasilan tambahan guna menambah aset kita dan pengeluaran harus dikurangi. pengelolaan aset dengan benardan tepat makadengan sendirinya akan menambah aset itu sendiri. “urusi aset dengan baik dan jangan urus utang anda”.

  6. 200952040, seksi 31

    Dalam Buku The Cashflow Quadrant Robert Taro Kiyosaki Hal 95, ada tiga cara dalam membangun asset yaitu :
    1. Perusahaan Konglomerasi
    contoh perusahaan ini di Indonesia, seperti Matahari
    Departement Store, Ciputra, dll.
    (membutuhkan modal yang sangat besar, dan waktu yang sangat
    lama)
    2. Waralaba (Franchise)
    contoh perusahaan ini di Indonesia, seperti KFC,CFC,AW,Yopie
    Salon, Mc’Donald, dll
    (membutuhkan modal yang sangat besar, dan siapa saja bisa
    memilikinya asalkan memiliki modalnya)
    3. Waralaba Pribadi (Personal Franchise)
    contoh : Network Marketing atau yang kita sebut sebagai
    Multi Level Marketing. (dibahas tuntas oleh Robert Taro
    Kiyosaki dalam Buku Business School yang sangat disarankan
    oleh Beliau dengan Perusahaan yang juga memiliki Support
    System didalamnya. Dimana kita diajarkan dan dilatih untuk
    dapat memiliki mental Enterpreunership, bukan hanya Jualan)
    Dalam Bisnis ini, semua orang bisa melakukannya, dan modal
    bisa dijangkau.

    Menurut Pendapat saya, sangat benar mengenai Orang Kaya
    Fokus pada Asset (Pemasukan yang terus mengalir dan tiada
    henti). Dalam Bab Awal Buku The Cashflow Quadrant Robert
    Taro Kiyosaki, dikatakan definisi dari Orang Kaya,
    intinya ialah Walaupun tidak bekerja selama 1 tahun,
    begitu kembali ke perusahaannya Orang Kaya tersebut malah
    menemukan Perusahaannya maju berkembang dan tidak collapse
    (Karena Konsep Quadrant Kanan = Business Owner), yaitu :
    Money Works For Me, Not I Work For Money (Quadrant Kiri).

    Menurut Pendapat Saya, kita bisa memulai membangun asset
    sedari dini untuk menikmati Masa Tua (Retire Young, Retire
    Rich). Walaupun kita bekerja sebagai seorang Karyawan,
    kita masih bisa memiliki usaha yang nantinya akan menjadi
    Asset yang terus berkembang, dan uang akan terus mengalir
    tanpa bisa dihentikan.
    Contoh Asset yang bisa kita bangun sedari dini ialah :
    Usaha Warnet, Usaha Voucher, Minuman dan Rumah Kontrakkan.

  7. 1. NIM : 200952040, seksi 31

    Dalam Buku The Cashflow Quadrant Robert Taro Kiyosaki Hal 95, ada tiga cara dalam membangun asset yaitu :
    1. Perusahaan Konglomerasi
    contoh perusahaan ini di Indonesia, seperti Matahari
    Departement Store, Ciputra, dll.
    (membutuhkan modal yang sangat besar, dan waktu yang sangat
    lama)
    2. Waralaba (Franchise)
    contoh perusahaan ini di Indonesia, seperti KFC,CFC,AW,Yopie
    Salon, Mc’Donald, dll
    (membutuhkan modal yang sangat besar, dan siapa saja bisa
    memilikinya asalkan memiliki modalnya)
    3. Waralaba Pribadi (Personal Franchise)
    contoh : Network Marketing atau yang kita sebut sebagai
    Multi Level Marketing. (dibahas tuntas oleh Robert Taro
    Kiyosaki dalam Buku Business School yang sangat disarankan
    oleh Beliau dengan Perusahaan yang juga memiliki Support
    System didalamnya. Dimana kita diajarkan dan dilatih untuk
    dapat memiliki mental Enterpreunership, bukan hanya Jualan)
    Dalam Bisnis ini, semua orang bisa melakukannya, dan modal
    bisa dijangkau.

    Menurut Pendapat saya, sangat benar mengenai Orang Kaya
    Fokus pada Asset (Pemasukan yang terus mengalir dan tiada
    henti). Dalam Bab Awal Buku The Cashflow Quadrant Robert
    Taro Kiyosaki, dikatakan definisi dari Orang Kaya,
    intinya ialah Walaupun tidak bekerja selama 1 tahun,
    begitu kembali ke perusahaannya Orang Kaya tersebut malah
    menemukan Perusahaannya maju berkembang dan tidak collapse
    (Karena Konsep Quadrant Kanan = Business Owner), yaitu :
    Money Works For Me, Not I Work For Money (Quadrant Kiri).
    Menurut Pendapat Saya, kita bisa memulai membangun asset
    sedari dini untuk menikmati Masa Tua (Retire Young, Retire
    Rich). Walaupun kita bekerja sebagai seorang Karyawan,
    kita masih bisa memiliki usaha yang nantinya akan menjadi
    Asset yang terus berkembang, dan uang akan terus mengalir
    tanpa bisa dihentikan.
    Contoh Asset yang bisa kita bangun sedari dini ialah :
    Usaha Warnet, Usaha Voucher, Minuman dan Rumah Kontrakkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s