Kelayakan usaha

Menurut Anda apakah rencana usaha yang dibuat oleh kelompok 1, 2, 3, 4, atau 5 dapat disebut layak dari aspek payback periode, benefit cost ratio (BC Ratio), net present value (NPV) dan internal rate of return (IRR) ?

Sebagai informasi :

  1. Payback Periode adalah metoda untuk mengukur seberapa cepat investasi bisa kembali dalam satuan tahun, perbandingan nilai investasi semula (initial investment) dengan aliran kas (cashflow), bila hasilnya kurang dari waktu yang ditentukan maka proyek tersebut diterima
  2. Benefit Cost Ratio (BC Ratio) adalah metoda yang digunakan untuk mengetahuo besaran keuntungan dan kerugian suatu proyek dengan memperhitungkan biaya yang dikeluarkan dan manfaat yang diperoleh
  3. Net Present Value (NPV) adalah analisis manfaat finansial untuk mengukur kelayakan usaha berdasarkan arus kas bersih yang akan diterima, yakni laba bersih usaha ditambah penyusutan dibandingkan dengan nilai sekarang
  4. Internal Rate Of Return (IRR) adalah metoda untuk membuat peringkat usulan investasi dengan menggunakan tingkat pengembalian investasi berdasarkan tingkat diskonto yang diharapkan dibandingkan dengan nilai sekarang, bila nilainya lebih besar dibanding tingkat bunga, maka proyek tersebut diterima

Setiap mahasiswa cukup memberikan komentar pada salah satu business plan (rencana usaha) yang dibuat, yakni :

  1. Boutiq Second Branded
  2. Warung Makan dan Angkringan Lobo-lobo
  3. Butik Baju Acicu Group
  4. Restoran Markas
  5. Mao Spa

Selain komentar dari aspek keuangan dan investasi, Anda dapat memberikan komentar dari aspek organisasi, pemasaran dan produksi yang telah direncanakan kelompok tersebut dalam rencana usahanya. Sebelum memberikan komentar, harap menuliskan NIM Anda.

Iklan

39 tanggapan untuk “Kelayakan usaha”

  1. NIM 2008-12-123

    Kelayakan usaha yang disusun oleh kelompok 4 yaitu “Dhavina Stationary”

    melihat dari sisi payback period atau seberapa cepat investasi tersebut dapat kembali maka usaha tersebut layak untuk dijalankan karna melihat dari sisi break even point yang sangat tinggi yaitu 91% maka semakin cepat modal usaha itu dapat segera kembali akan semakin baik

    melihat dari sisi benefit cost ratio,dengan menghitung besaran kembali modal usaha dari besarnya biaya yang dikeluarkan masih lebih kecil dari keuntungan yang diperoleh,dari modal hanya sekitar 25jt modal sendiri ditambah kredit bank 21jtan dapat mencapai penjualan sampai 60jt per bulan dan 720juta per tahun,keuntungan yang sangat mengiurkan

    melihat dari sisi net present value,sangat menguntungkan apalagi pada tahun ke 5 dapat mencapai 41% dari npv tersebut.. diharapkan pada tahun2 berikutnya usahanya dapat lebih berkembang lagi…

    melihat dari sisi internal rate of return,kas bersih mulai menunjukkan peingkatan pada tahun ke-3 sampai ke-5 itu menunjukan setelah usaha tersebut dijalankan mulai menunjukkan perkembangan usahanya..

    dari semua aspek tersebut dapat dilihat usaha Dhavina Stationary dapat memberikan prospek yang baik pada tahun2 mendatang,dan layak untuk dijadikan peluang usaha
    semoga para investor dapat melirik usaha tersebut dan pihak manajemen dapat menjalankan usaha sebaik-baiknya

  2. NIM : 2008-12-071

    Komentar tentang kelayakan usaha King Net.

    1.Payback Periode : Berdasarkan data dari King Net, bahwa King Net baru mendapatkan keuntungan pada tahun ke 4 setelah usahanya berjalan selama 3 tahun lebih. Menurut saya usaha tersebut tidak layak untuk dijalankan. Karena dilihat dari perolehan laba dan biaya yang dikeluarkan relatif besar. Dan juga dalam 1 hari belum tentu jumlah pengunjung bisa mencapai 100 orang, terlebih lagi nama King Net termasuk baru dibanding dengan jasa-jasa warnet yang lainnya yang sudah lebih dulu dikenal dimasyarakat dan memiliki keunggulan yang jauh dibanding King Net.

    2.Benefit Cost Ratio : King Net mempunyai pengeluaran biaya yang sangat besar (lebih dari Rp. 1 M), dan juga adanya kenaikan inflasi per tahun yang terlalu tinggi (50%) sedangkan manfaat/keuntungan yang diperoleh King Net baru dapat dilihat pada tahun ke 4. Jadi hal ini yang membuat posisi keuangan King Net tidak stabil dan tidak layak untuk dilanjutkan.

    3.Net Present Value : Berdasarkan arus kas masuk dari King Net pada tahun 1 sebesar Rp. 1.980.000.000,- sedangkan pada tahun 1 King Net tidak mendapatkan laba melainkan rugi sebesar Rp. 346.260.000,- dikarenakan biaya yang terlalu besar yaitu sebesar Rp. 2.464.260.000,-. Jadi menurut saya, usaha King Net ini tidak layak untuk dijalankan karena ada proyek yang tidak dapat menutupi besarnya biaya usaha.

    4.Internal Rate Of Return : Dalam hal ini untuk tingkat suku bunga King Net tidak diketahui, begitu juga dengan kredit modal kerja dan kredit investasi tidak ada. Jadi bagaimana King Net bisa mendapatkan keuntungan atas investasi usahany?

  3. (2008 – 12 – 070)

    Menurut pendapat saya, business plan yang dibuat oleh kelompok 5 -King Net- merupakan sebuah usaha yang kurang layak.

    Hal ini saya simpulkan setelah melihat di dalam business plan bahwa biaya modal (investasi awal) yang sangat besar jumlahnya (hampir 1 milyar), bahkan tanpa pinjaman (semuanya menggunakan modal sendiri). Sedangkan pengeluaran biaya-biaya ditambah biaya penyusutan pun besar. Dapat dilihat bahwa usaha ini baru akan memperoleh laba pada perhitungan laporan keuangan laba rugi di tahun ke-4.

    Mungkin alangkah lebih baik bila perhitungan modal dilakukan lebih seksama dan cermat. Tentu sangat jarang ditemui orang yang mau mengeluarkan biaya dengan sangat besar, sedangkan keuntungan baru akan didapatkan bertahun-tahun kemudian. Atau mungkin menggunakan modal pinjaman pun tak masalah, juga dengan penghematan pengeluaran. Mengingat ini usaha yang baru akan dijalankan, dan semua perhitungan (termasuk pendapatan) barulah asumsi dan perkiraan.

    Mohon maaf bila ada kesalahan. Terima kasih. 🙂

  4. NIM 2008-12-132

    Menurut saya, analisa kelayakan usaha kelompok 3 yaitu U.D Karya Seimbang sudah cukup baik karena jika kita lihat usaha ini dapat mencapai BEP pada tahun kedua dan juga dengan modal kurang lebih Rp 776.000.000,- dengan perkiraan 92% penjualan tunai dari total penjualan per tahun maka akan mendapatkan keuntungan kurang lebih 4% pada tahun pertama meski belum mencapai BEP sepenuhnya.
    Laba bersih UD Karya Seimbang terus meningkat salah satu sebabnya mungkin karena nilai penyusutan asset tetapnya yang tidak terlalu besar sehingga menggurangi pengeluaran per tahun, sehingga dapat ditambahkan ke laba usaha. Jika kita melihat dari IRR dan ROI-nya, usaha ini mengalami peningkatan hingga tahun ketiga dan akan menurun ditahun keempat namun penurunannya pun masih dikatakan normal karena berkisar pada 1-2%.Secara over all, usaha ini cukup baik dan layak untuk dijalankan.

  5. NIM : 2008-12-116

    Menurut pendapat saya tentang kelayakan usaha kelompok 5 ( King’s Net ) adalah sebagai berikut :
    Return On Investment (ROI) = -56%, hal ini tentunya tidak layak untuk membuka usaha tersebut karena sebaiknya ROI itu jangan sampai hasilnya minus, apabila minus mungkin sekitar (-5%)-(-10%) baru dapat dikatakan layak untuk membuka perusahaan tersebut.
    Break Even point (BEP) = 116%, Untuk BEP yang sebesar ini tidak mungkin dicapai dalam jangka waktu 1 tahun, hal ini tidak logis untuk usaha yang baru dibuka. Maka usaha ini tidak memenuhi kelayakan usaha.
    Payback Periode = Perbandingan nilai investasi semula dengan aliran kas pada usaha king’s net ternyata hasilnya lebih dari waktu yang ditentukan yaitu seharusnya payback periode maksimal 3 tahun, tetapi usaha king’s net ini baru dapat mengembalikan investasinya pada tahun ke-5, hal ini tentunya tidak memenuhi kriteria kelayakan usaha artinnya usaha tersebut tidak layak dibuka.
    Benefit Cost Ratio (BCR) = Untuk Laba bersih tahun pertama sebesar (Rp.346.260.000), tahun kedua sebesar (Rp.239.520.000), tahun ketiga sebesar (Rp.45.733.800) atau daoat dikatakan rugi, Hal ini sudah tidak memenuhi kriteria kelayakan usaha bagi usaha tersebut, karena rugi nya terlalu besar. Berdasarkan kenyataaan mana mungkin seorang wirausahawan akan membuka usaha apabila ruginya mencapai ratusan juta seperti itu. Hal ini sangat tidak bermanfaat bagi wirausahawan.
    Net Present Value (NPV) = Dalam Laporan Arus Kas perhitungannya tidak benar, hal ini dikarenakan perubahan arus kas bersih dari tahun pertama sampai tahun kelima sangat tidak signifikan, tentunya dari perhitungan NPV nya saja sudah salah, maka usaha ini tidak memenuhi kriteria kelayakan usaha.

    IRR (Internal Rate Of Return) = Untuk IRR 3 tahun tidak diketahui jumlahnya, maka usaha ini tidak layak untuk dibuka, karena wirausahawannya sendiri tidak dapat menghitung IRR selama 3 tahun usahanya.
    Untuk IRR 5 tahun( tingkat pengembalian investasi berdasarkan tingkat diskonto yang diharapkan dibandingkan dengan nilai sekarang) yaitu sebesar 12%. Tingkat IRR nya lebih rendah dibandingkan dengan tingkat suku bunga yang telah ditetapkan yaitu sebesar 13%. Hal ini tentunya tidak layak, karena seharusnya tingkat IRR harus lebih tinggi dari tingkat suku bunga. Dapat disimpulkan usaha ini tidak memenuhi kriteria kelayakan usaha.

  6. NIM 200812092

    Menurut saya Bisnis Plan kelompok empat cukup baik karena nilai IRRnya tidak terlalu besar walaupun pada tahun pertama s/d tahun ke tiga masih mengalami kerugian itu disebabkan karena biaya operasionalnya yang tinggi. Bila biaya operasinal bisa di tekan maka IRR akan semakan baik.

    1. 2008-12-097

      Menurut saya business plan kelompok 5 “King Net”, dilihat dari payback periode baru kembali setelah tahun ke 2, tidak sebanding dengan modal yang dikeluarkan. sedangkan untuk IRR tahun ke-3 kelompok 5 tidak menghitungnya, IRR untuk tahun ke-5 sebesar 12%. setelah kita lihat dari Payback periode dan IRR, bisa saya simpulkan bahwa business plan untuk kelompok 5 “king Net” tidak layak di jalankan, karena modal yang terlalu besar tidak berbanding dengan payback periode, dan biaya operasional yang terlalu tinggi.

    2. Menurut saya Bisnis Plan kelompok dari kelompok 1 cukup memadai dari segi pemodalan. namun kurang baik kalau dilihat dari IRR, dampaknya kurang baik untuk perusahaan tersebut. serta di imbangi dari segi neraca maka dampak untuk perkembangan perusahaan tersebut menjadi labil..

      Thanks,
      Best Regards
      Reno Apri Dwijayanto (2008-81-125)

  7. Nim : 2008-12-087

    Menurut saya bisnis warnet merupakan bisnis yg profitnya menjanjikan dan apabila lokasinya berada di tempat yang strategis. kelompok 5 (king Net) yang berlokasi di daerah binus itu bagus untuk memulai usaha warnetnya karena di daerah itu terdapat beberapa sekolah dan universitas.

    Tetapi jika dilihat bedasarkan aspek keuangan dikatakan tidak layak karena dengan modal yang sangat besar yaitu Rp 963.300.000 dan payback periode yang didapat di thn ke 2 sebesar Rp 4.140.000 tidak sebanding. dan jika dilihat dari IRR 5 thn = 12 %, tetapi IRR 3 thn nya tidak terhitung.

    Berdasarkan aspek organisasi,pemasaran,produksi menurut saya sudah bagus. hanya di aspek keuangan yang harus lebih diperhatikan.

  8. NIM: 2007-52-120

    Kriteria Kelayakan Usaha atau Investasi yang telah disusun Oleh :
    KELOMPOK 4 – DHAVINA STATIONARY

    1.PAYBACK PERIODE

    PERHITUNGAN:
    Investasi Semula Rp.46.363.000
    Arus Kas Masuk Th.1 Rp(35.022.919) _
    Saldo Investasi Rp.81.385.919
    Arus Kas Masuk Th.2 Rp.14.706.618 _
    Saldo Investasi Rp.66.679.301
    Arus Kas Masuk Th.3 Rp.27.563.893 _
    Saldo Investasi Rp.39.115.408
    Arus Kas Masuk Th.4 Rp.49.539.712 _
    Saldo Investasi Rp(10.424.304)

    Karena arus dana Tahun Ke 4 Rp. 49.539.712 lebih besar dari saldo investasi yang belum kembali, maka pengembalian investasi berada diantara tahun ke 3 dan tahun ke 4, tepatnya sebagai berikut:
    = 3 Tahun +(39.115.408/49.539.712 x 1 Tahun )
    = 3,79 atau 3 tahun 9 bulan

    HASIL :
    >>Jika Waktu yang ditentukan adalah 5 tahun untuk mengembalikan investasi semula, maka Usaha ini bisa dinamakan berhasil
    >> Tapi jika waktu yang ditentukan hanya 24 bulan atau 2 tahun, maka usaha ini dinyatakan gagal.

    3. NET PRESENT VALUE (NPV)

    Untuk mengetahui besarnya Net Present Value (NPV), kita harus tahu dulu Cash In & Outnya.

    Tahun Biaya Total (CT) Penerimaan TotaL(BT)
    (Jutaan Rupiah) (Jutaan Rupiah)
    0 46 46
    1 695 660
    2 989 968
    3 1.407 1.415
    4 2.003 2.049
    5 2.851 2.970

    Interest : 18%
    Tahun PF CT BT PF (Ct) PF(Bt) NPV
    (1) (2) (3) (4) (5)=(2)(3) (6)=(2)(4) (7)=(6)-(5)
    0 1 46 46 46,00 46,00 0,00
    1 0,8475 695 660 588,98 559,32 (29,66)
    2 0,7182 989 968 710,30 695,22 (15,08)
    3 0,6086 1.407 1.415 856,30 861,17 4,87
    4 0,5158 2.003 2.049 1033,15 1056,87 23,73
    5 0,4371 2.851 2.970 1246,17 1298,19 52,01

    NPV (i=0,18) = NPVt = 35,87

    Berdasarkan Analisis diatas, maka manfaat finansial usaha berdasarkan arus kas bersih yang akan diterima, yakni laba bersih usaha ditambah penyusutan dibandingkan dengan nilai sekarang, masih dinilai menguntungkan.

    2. BENEFIT COST RATIO (BCR)
    BCR (i) = ∑ ( Bt / ( 1 + I ) t ) / (Co + å (Ct/ (1 + i)t )
    Manfaat ekonomis diperoleh apabila BCR>1. Dari kasus diatas maka besarnya BCR adalah sebagai berikut :
    PFt ( Bt ) = 46,00 PFt ( Ct )= 46,00
    559,32 588,98
    695,22 710,30
    861,17 856,30
    1.056,87 1033,15
    1.298,19 + 1246,17 +
    4.516,77 4.480,90
    B / CR (i) = 4.516,77 / 4.480,90
    = 1,01
    jadi, besarnya BCR adalah 1,01. >>>> Maka, ini berarti masih ada manfaat untuk usaha ini walaupun kecil.

    4. Internal Rate of Return ( IRR )

    Dengan cara mencoba-coba, maka diperoleh:
    NPV (i=0,18) = NPVt = 35,87 > 0
    NPV (i=0,36) = NPVt = 5,11 > 0
    NPV (i=0,40) = NPVt = 1,30 > 0
    NPV (i=0,48) = NPVt = (4,43) NPV = 1,30
    i = 0,48 – – > NPV = (4,43)

    Maka,
    IRR = 0,40 + (1,30-0)/(1,30-(-4,43)(0,48-0,40)
    IRR = 1,1854 atau 118,54%

    Metoda ini adalah untuk membuat peringkat usulan investasi dengan menggunakan tingkat pengembalian investasi berdasarkan tingkat diskonto yang diharapkan dibandingkan dengan nilai sekarang, dan ternyata nilainya lebih besar dibanding tingkat bunga, maka proyek tersebut diterima.

  9. NIM 2008-12-147

    Menurut sysa bisnis plan kelompok tiga “UD Karya Seimbang” sudah cukup bagus karena tiap tahun naik terus meskipun pasa tahun pertama kas sempat minus tapi pas tahun kedua saldo kas langsung naik dan terus meningkat sampai tahun kelima. Dan IRR mereka tidak terlalu besar.

  10. 2007 – 41 – 145

    Saya mempunyai tujuan untuk memiliki tiga belas rumah sebelum saya mencapai umur 60 tahun. Yang mana saya akan mengontrakkan yang dua belas lainnya. Ini tentunya akan memberikan saya pemasukan yang pasif setiap bulannya. Kalau satu rumah bisa menghasilkan sepuluh juta rupiah per tahun. Maka, setiap tahun saya akan menghasilkan sebesar seratus dua puluh juta rupiah. Dan bila dibagi dua belas bulan, saya akan mendapatkan penghasilan pasif sebesar sepuluh juta rupiah.

    Saya sudah mensosialisasikan tujuan tersebut kepada istri tercinta saya dan dia menyetujuinya. Begitu juga kepada orang orang terdekat saya agar mereka dapat mengerti tujuan untuk mensejahterakan saya dan istri di hari tua kami.

    Pengorbanan yang saya lakukan supaya saya mendapat hasil dan tujuan yang saya inginkan adalah, saya harus menabung sebagian besar gaji saya dan istri saya guna membeli rumah dengan cara KPR. Pengorbanan kami adalah untuk tidak hidup berfoya foya, melainkan untuk menabung di hari tua.

    Dengan gaji kami yang bertotal lima puluh juta rupiah per bulan, kami sanggup mengambil rumah dengan KPR jangka pendek atau dengan cara cash keras yang dapat di cicil dalam setahun. Kalau anda bisa mendapatkan rumah dengan cara cash keras yang dapat dicicil dalam satu tahun, saya sarankan anda memilih membeli rumah tersebut dengan cara demikian, karena anda akan terhindar dari bunga bank.

    Target rumah yang akan di beli adalah rumah yang seharga empat ratus juta rupiah. Yang mana akan saya cicil dengan cicilan maksimal dua puluh juta rupiah perbulan. Maka akan memakan waktu untuk mencicilnya selama dua puluh bulan atau hampir dua tahun.

    Jadi dalam kurun waktu enam belas tahun saya akan mempunyai delapan rumah, dan akan menggenapkan tujuan saya yaitu tiga belas rumah sebelum saya berusia enam puluh tahun. Pada saat ini usia saya adalah tiga puluh tahun dan pada usia saya nanti di empat puluh enam saya sudah menggenapkan tujuan saya ini.

    Tujuan saya untuk mempunyai tiga belas rumah bukanlah hal yang terlalu mudah atau terlalu susah. Jadi dapat memotivasi saya untuk mencapai tujuan saya untuk pensiun muda.

  11. Saya Irawati (2008-12-164)dari kelompok II,
    menurut saya analisa kelayakan usaha milik kelompok 3 yaitu UD Karya Seimbang cukup baik karena jika dilihat dari modal awalnya sebesar Rp 776.000.000, usaha ini dapat meraih laba pada tahun pertamanya dengan asumsi total penjualan adalah 92% dari penjualan tunai sehingga dapat mencapai ROI pada tahun ke-2 dan IRR yang cukup tinggi pada tahun ke-5. Dilihat dari persentase penjualannya pun terus meningkat hingga tahun ketiga meski terjadi penurunan ditahun berikutnya.

    Terima Kasih

  12. 2007-52-043

    Setelah saya analisis kelayakan investasi pada kelompok 2 maka didapat angka sebagai berikut:
    -Net Present Value ( NPV ) 297.326
    -Internal Rate Of Return ( IRR ) 24,04%
    -Benefit cost ratio ( B/C Ratio ) 1,47
    -Payback periode 2,03

    Menurut perhitungan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa business plan kelompok 2 menguntungkan dan usaha tersebut mungkin untuk dilakukan karena uang kembali (payback periode) dalam waktu 2 bulan.

  13. komentar buat kelompok 2, bisnis plan kelompok 2 adalah mengenai jasa kursus bahasa inggris,menurut saya ada hal@ yang masih janggal melihat dari modal awal yg hanya 5 juta rupiah, namun di lihat dari pengeluarannya yg antara lain untuk renovasi,perijinan, pembelian lain-lain cukup besar. kedua untuk kursus bahasa inggris yg total ada 6 kelas di cantumkan jumlah biaya pembelian alat tulis hanya 18 ribu rupiah hal ini menurut saya terlalu kecil karena setiap tempat kursus juga dibutuhkan white board dll. kedua kepemilikan tempat usaha (gedung) tidak jelas dan tidak ada pencantuman baik sewa atau beli, ketiga dengan membuka les mandarin 6 kelas tiap hari dengan kelas karyawan,pelajar dan mahasiswa tidak mungkin hanya membutuhkan 2 pengajar (karena hal ini nantinya akan berdampak pada pengeluaran perbulan), berdasarkan hali ini menurut saya berdasarkan Benefit Cost Ratio (BCR)nya yaitu antara modal usaha dan keuntungan yang di peroleh sangat tidak mungkin, yaitu dengan modal awal yg hanya 5 juta rupiah dan keuntungan yang diperoleh mencapai 415.310.406 juta rupiah. adalah hal yg tidak mungkin..sehingga perlu di lihat lagi secara keseluruhan pengeluaran yang di butuhkan untuk modal kursur mandarin dan berasal dari modal pribadi ataukah kredit..termasuk tempat usaha perlu di cantumkan..trimakasih

  14. Menurut pendapat saya, business plan kelompok 2 sudah bagus, karena pada tahun pertama investasi sudah kembali. Akan tetapi untuk ruko, walaupun milik salah satu penanam modal dan diberikan hasil keuntungan lebih besar tetapi akan lebih baik diperhitungkan sebagai harga sewa kepada pemilik agar terlihat beban biaya yang timbul. Dengan perhitungan bunga yang didapat sebesar 541% dalam jangka waktu 3 tahun, saya rasa bisnis ini layak untuk diterima dan diwujudkan

    200752095

  15. 1. Jika di lihat dari Payback Period nya, usaha Summer Florist, bisa di bilang bagus karena modal bisa kembali dalam jangka waktu kurang dari 3 Tahun.

    2. Jika di lihat dari BCR nya, Summer Florist jg masih mengalami keuntungan.

    3. Dari NPV nya terlihat keuntungan Summer Florist mengalami kenaikan di tiap tahun yang menjanjikan.

    4. Jika di lihat dari IRR nya, di Tahun pertama Summer Florist masih mengalami kerugian, tapi di Tahun kedua sudah bisa mendapatkan keuntungan. jika SUmmer Florist bisa menekan biaya2 nya di tahun pertama keuntungan sudah mulai bisa mereka dapatkan.

    Thx

  16. NIM : 200912194
    saya akan mengomentari peluang bisnis kelompok 1
    melihat dari sisi payback period maka usaha tersebut layak untuk dijalankan karna break even pointnya yang cukup rasional. sehingga,modal usaha itu dapat segera kembali akan semakin baik

    dari sisi benefit cost ratio,biaya yang dikeluarkan akan menghasilkan keuntungan yang baik.biya yang dikelurkan harus efektif dan efisien.

    melihat dari sisi net present value,cukup menguntungkan tinggal bagaimana cara mengelola manajemen yang baik. apalagi bisnis makanan keuntaungan akan sangat besar jika pasar memadai.

    melihat dari sisi internal rate of return,tidak seimbang yamg akan mengakibatkan perusahaan tersebut labil karena neraca tidak seimbang.

    dari semua aspek tersebut dapat dilihat usaha “Martabak Ratu” dapat memberikan prospek yang cerah mendatang,dan layak untuk dijadikan peluang usaha
    semoga para investor berminat dan pihak manajemen dapat menjalankan usaha sebaik-baiknya

  17. Tanggapan saya atas Kelayakan Bisnis Untuk Kelompok 2 adalah :

    Kriteria Kelayakan Usaha atau Investasi Yang disusun oleh kelompok 2 adalah Tentang Bisnis Plan EMC ( English and Mandarin Course )

    Payback Periode(Metode Periode Pengembalian)

    Metoda untuk mengukur seberapa cepat investasi bisa kembali dalam satuan tahun, perbandingan nilai investasi semula dengan aliran kas, bila hasilnya kurang dari waktu yang ditentukan maka proyek tersebut diterima.
    Rumus Periode Pengembalian :
    Periode Pengembalian :
    a – b
    n + ————– x 1 tahun
    b – c
    Jadi :
    Rp 726.000.000. – 359.437.927
    5 + —————————————— x 1 Tahun
    Rp 366.562.073. – 359.437.927

    = 5.51 atau 5 tahun 5 bulan

    Periode pengembalian (Waktu Pengembalian) : lebih dari yang/ditentukan oleh perusahaan/investor maka usulan/bisnis plan ini tidak layak, tidak diterima atau ditolak oleh perusahaan/investor.

    Kebaikan dan kelemahan Payback Period :

    1. Digunakan untuk mengetahui jangka waktu yang diperlukan untuk pengembalian investasi dengan resiko yang besar dan sulit.
    2. Dapat digunakan untuk menilai dua proyek investasi yang mempunyai rate of return dan resiko yang sama, sehingga dapat dipilih investasi yang jangka waktu pengembaliannya cepat.
    3. Cukup sederhana untuk memilih usul-usul investasi.
    4. Tidak memperhatikan nilai waktu dari uang
    5. Tidak memperhitungkan nilai sisa dari investasi\
    6. Tidak memperhatikan arus kas setelah periode pengembalian tercapai.

    Internal Rate of Return(IRR)

    Metoda untuk membuat peringkat usulan investasi dengan menggunakan tingkat pengembalian investasi berdasarkan diskonto yang diharapkan dibandingkan dengan nilai sekarang, bila nilainya lebih besar dibandingkan dengan tingkat bunga, maka proyek tersebut diterima.
    IRR kelompok 2 adalah untuk IRR 3 tahun adalah 541% sedangkan IRR untuk 5 tahun adalah 545%. Itu artinya bahwa IRR-nya lebih besar dari tingkat bunga, maka proyek tersebut dapat diterima.

    Jadi menurut saya Bisnis plan “EMC” kelompok 2 kurang bagus karena payback periodnya lebih dari yang diisyaratkan, dan juga kekurangannya adalah karena kelompok @ tdk mencantumkan ‘Sewa’ pada gedung sekalipun
    gedung adalah milik sendiri namun pd suatu bisnis hendaknya ‘sewa gedung’ dimasukkan ke pembukuan juga…

    Terima kasih untuk toleransinya pak…saya sdh krm tgs tp slh posted n emailnya ternyata stlh saya cek, failure…Vembri
    Note : Mohon maaf atas segala keterbatasan jawabannya..pak??

    2007-52-039

  18. 2008-11-090

    Menurut saya business plan yang dibuat oleh kelompok empat tentang usaha stationary sangat bagus dan sangat layak karena perhitungannya sangat masuk akal dan usaha tersebut menurut saya sangat menarik dan akan menghasilkan keuntungan yang fantastis dan tidak membutuhkan modal yang amat sangat besar dan untuk usaha stationary itu tidak ada matinya apalagi mereka memilih tempat yg sangat strategy dan tepat pangsa pasarnya.demikian pendapat saya terima kasih

  19. Terima kasih sebelumnya kepada Bpk. Mulyo yang telah memberikan kesempatan saya untuk memberi komentar dan pendapat saya mengenai kelayakan usaha, sehingga saya dapat mempraktikan ilmu yang telah didapat dari mata kuliah ‘kewirausahaan’.

    Saya akan memberikan komentar untuk Kelompok 1 yaitu Usaha “Martabak Ratu” berdasarkan beberapa aspek, yaitu sebagai berikut:

    Dalam hal Payback periode, menurut saya dilihat dari perbandingan investasi yang telah dikeluarkan oleh pemilik dengan sirkulasi aliran cashflow yang telah dikeluarkan bisa dikatakan balance (seimbang) karena pemilik mengeluarkan dana investasi dengan taraf yang masih cukup rasional, dan didukung dengan pengeluaran yang masih terkontrol tidak overbudget serta income/pendapatan penjualan martabak yang bagus, sehingga kemungkinan untuk payback/modal kembali juga akan semakin cepat yaitu dalam waktu 5 bulan.

    Net Present Value = menurut saya, usaha “Martabak Ratu” akan memperoleh keuntungan karena dapat dilihat dari perhitungan balancing yang telah dikeluarkan dan pemasukan mengalami progress keuntungan yang baik yaitu sebesar NPV = 17juta yaitu sebesar 18 %.

    Tentunya hal ini mendatangkan manfaat baik dari segi pemasukan maupun dari segi pelanggan, jika pemiliki mengalami keuntungan maka pemiliki tidak segan-segan menambahkan susu, atau keju, yang akan menjadi penambah rasa buat martabak tersebut, sehingga pelanggan akan merasa puas baik rasa maupun harga.

    Dilihat dari BCR “Martabak Ratu” telah memperhitungkan biaya yang dikeluarkan, sehingga dapat ter-manage dengan baik dan menurut saya nantinya akan mendatangkan manfaat dan keuntungan baik dari segi financial maupun dari operasional.

    Dalam IRR, saya melihat manajemen dari pemilik usaha ini telah memperhitungkan biaya, sehingga tingkat bunga tidak lebih besar dari nilai income/pendapatan yaitu sebesar 7% perbandigan antara keduanya, sehingga usaha ini dikatakan bisa dibilang save/aman untuk jangka panjang dan dapat diterima.

    2007-52-044

  20. mega handayani
    2009-83-017

    Boutiq Second Branded
    menurut saya dari ke empat kriteria di atas dengan cara kerja yang sudah di kerjakan sangat layak,tetapi dari cara pemilihan bisnis kurang begitu layak dengan menjual barang2 yang brended tetapi dengan harga yang terlalu murah dengan harga yang sudah tertera tersebut.menurut saya terlalu tidak masuk akal,karna walaupun barang brended second tetapi tidak mngkin dengan harga yang segitu murahnya karna walaupn second tertapi brended pasti harganya berkisaran 500rb k atas tidak mngkin d jual di bawah dari 500rb.
    kl dengan harga yang begitu murah bgaimna utk mengambil ke untungan yang ada,jadi seharunya bisa d pertimbngkan kembali

  21. 200983049

    Boutiq secound branded
    Aspek pemasaran, klo menurut saya tidak layak klo cuma berselisih harga yang tidak terlalu jauh dari harga barang baru,alangkah lebih baiknya saya lebih memilih membeli barang baru, ketimbang barang second walaupun dikata masih bagus mulus terjamin dan merknya pun layak dikenal, tetap saja yang namanya barang second tetap saja pasti ada saja cacat-cacat sedikit apalagi cuma berselisih berbeda harga yang begitu tidak jauh dari harga baru lebih baik membeli yang baru, kualitas terjamin.

    Dengan harga murah dan terjamin kualitasnya, saya berpendapat pengalaman saya membeli barang second dengan harga menarik perhatian/dengan harga murah walaupun itu barang masih bagus dilihatnya tetati tetap saja ada riject gtu, contoh: entah pakaian baju berkancing, setelah di lihat-lihat dan di pegang kancingnya sudah tidak bagus jahitannya dan warnanya pun sudah berbeda dengan yang baru. Oleh karena itu sepintar-pintarnya seorang pedagang mempromosikannya, tetap saja kalau orang yang tahu yang mana barang yang bagus dan yang mana yang tidak layak beliau akan memilih yang terjamin kualitas luar dalam.

    Aspek produksi
    Bagian kontrak dibayar dimuka, kenapa tidak diperjelas dan tidak di cantumkan atau dilampirkan jenis apa yg kalian tempatkan.
    Dari bagian bahan baku dan bahan lainnya, kenapa kalian tidak diadakan alat kalkulator, walaupun sudah ada komputer, tetap saja karyawan anda terlebih dahulu menggunakan kalkulator, apalagi kalau seorang yang membeli sejumlah banyaknya barang yang ia beli pasti seorang karyawan menghitungnya terlebih, menggunakan kalkulator.
    Dibagian upah tenaga produksi, tidak terlampirkan berapa jumlah perbulannya, disitu kosong?!!

  22. Nama : Maryustina Iswara
    NIM : 2009-83-025

    -Aspek Pemasaran
    Bagaimana caranya agar pembeli mudah tergiur pada toko tersebut, sedangkan persaingan dalam pemasaran toko tersebut banyak yg memasarkan dengan harganya yg terjangkau dan relatif murah.

    -Aspek Keuangan
    Menurut saya layak, karena modal kerja pada pengeluaran pokok produksi seperti bahan baku, upah tenaga produksi dan biaya umum jumlahnya lebih kecil daripada modal kerja biaya operasi seperti gaji karyawan, biaya pemasaran, alat tulis kantor, sewa, administrasi yg jumlahnya lebih besar dibandingkan modal kerja pd pengeluaran pkok. Dan jika jumlahnya dari investasi jumlah pengembangan sama-sama sebanding.

    -Aspek Organisasi
    Menurut saya karyawan 2 orang sangat kurang, apalagi d’toko butik yg sering banyak sekali pengunjungnya, klo perlu ditambah lagi karyawannya, karena d’butik karyawan yang hanya membutuhkan 2 orang belum bisa ditangani dengan baik.

    -Aspek Produksi
    Menurut saya layak, karena jumlah atau harga dari peralatan dan bahan baku seimbang dan cukup sebanding.

  23. NIM : 2009-83-010

    mengomentari kelompok 1 (boutiq second branded)

    – aspek pemasaran
    daerah penjualan kota berkembang, mengapa harus dikota berkembang saja, di kota maju tidak. padahal dikota maju membutuhkan toko-toko semacam ini. tidak hanya di kota berkembang.
    target pembelinya bisa juga dari kalangan ibu-ibu,bukan hanya dari kalangan muda saja yang ingin menggunakan barang-narang bemerk.

    -aspek keuangan
    menurut saya layak, karena investasi pemilik bisa kembali dalam jangan waktu 2 tahun. tetapi dalam jangka waktu 1 tahun pertama investasi tidak balik modal,bahkan pemilik mengalami kerugian. pemilik baru mendapatkan untung pada tahun ke 2. dr investasi pertama sebesar 166.763.000 ditahun pertam menjadi 120.941.860. ditahun ke 2 menjadi 261.474.380 dan tahun berikutnya mengalami kenaikan pendapatan.

    -aspek organisasi
    menururt saya karyawan hanya 2 orang itu kurang, karena di butik biasanya terdapat lebih dari 2 orang untuk mengurus-mengurus barang dibutik membutuhkan beberapa keryawan bukan hanya 2 orang. untuk mengurus bagian keuangan,bagian stok barang , yang mengoperasikan mesin kasir , dll.
    jadi menurut saya jumlah karyawan 2 orang itu kurang layak.

    -aspek produksi
    menurut saya layak karena semua yang dibutuhkan untuk membuka sebuah butik sudah tercantum dalam aspek produksi. di perincian peralatan dan bahan baku,investasi butik, kendaraan dan beaya umum.

  24. Nama : Maryustina Iswara
    NIM : 2009-83-025

    -Aspek Pemasaran
    Bagaimana caranya agar pembeli mudah tergiur pada toko tersebut, sedangkan persaingan dalam pemasaran toko tersebut banyak yg memasarkan dengan harganya yg terjangkau dan relatif murah.

    -Aspek Keuangan
    Menurut saya layak, karena modal kerja pada pengeluaran pokok produksi seperti bahan baku, upah tenaga produksi dan biaya umum jumlahnya lebih kecil daripada modal kerja biaya operasi seperti gaji karyawan, biaya pemasaran, alat tulis kantor, sewa, administrasi yg jumlahnya lebih besar dibandingkan modal kerja pd pengeluaran pkok. Dan jika jumlahnya dari investasi jumlah pengembangan sama-sama sebanding.

    -Aspek Organisasi
    Menurut saya karyawan 2 orang sangat kurang, apalagi d’toko butik yg sering banyak sekali pengunjungnya, klo perlu ditambah lagi karyawannya, karena d’butik karyawan yang hanya membutuhkan 2 orang belum bisa ditangani dengan baik.

    -Aspek Produksi
    Menurut saya layak, karena jumlah atau harga dari peralatan dan bahan baku seimbang dan cukup sebanding.

  25. 2009-65-079 (Niken Ayu Wulandari)

    kelompok 1 : Second branded
    Menurut saya dari segi harga , harga terlalu tinggi walaupun barang ini branded tapi tidak sesuai dengan tempatnya. pemasarannya terlalu di daerah seharusnya di kota yang lebih maju agar terjadi persaingan yang ketat.
    Layak karena dalam segi Keuangan IRR dan Pay back nya jelas.

    kelompok 3 : Acicu Boutiqe
    Menurut saya aspek pemasaran dalam usaha ini terlalu susah berkembang dengan konsep seperti itu sedangkan daerah lokasinya di kemang agaknya persaingannya ketat dengan butik-butik yang ada di Kemang itu sendiri dengan kualitas yang jauh lebih bagus.
    Dan tidak layak karena dalam segi keuangan, Payback Period dan lain-lainnya di hardcopy tidak disebutkan. IRR di dalam arus kasnya tertera #NUM! (tidak jelas)

    Kelompok 4 : Restoran Markas
    Layak karena dalam segi keuangan terutama IRR dalam arus kasnya jelas.

    Kelompok 5 : Mao Spa
    Menurut saya usaha ini yakni Mao Spa akan maju bila pemasarannya bisa berjalan dengan baik dan pemilihan lokasinya strategis sesuai dengan kebutuhan sekitar lokasi.
    Tidak layak karena dalam segi keuangan terutama IRR nya dalam arus kas nya tertera #NUM! (tidak jelas)

    Kelompok 6 : Klinik Fisioterapi
    Menurut Saya ini layak karena dalam segi keuangan terutama IRR nya dalam arus kas nya jelas. IRR 3 tahun 12 % dan IRR 5 tahun 49%.
    Hanya harga terlalu tinggi bila untuk konsumen yang kurang mampu yang ingin treatment didaerah sekitar klinik tersebut. Tapi bagus dengan ada bonus tertentu.

  26. NIM : 2008-65-062
    Nama : Tio Mardan Akbar

    komentar saya tentang peluang bisnis

    kelompok 1 :
    untuk kelompok ini yg saya komentarkan adalah tentang aspek pemasaran karena pemasarannya di daerah lalu dari aspek keuangan terlalu tinggi untuk daerah karena walaupun barang barangnya second branded dari barang2 luar negeri tetapi alangkah bagusnya bersaing di kota dengan barang barang second branded. jika yakin dengan barang second brandednya pasti akan bisa untuk bersaing.

    kelompok 3 :
    untuk kelompok ini saya kurang yakin untuk bisa bersaing dengan pesaing pesaingnya karena dari segi tempatnya yg berada di kemang yg banyak distro distro yg mempunyai nama lebih dulu. jika acicu butik ini datang dan berdiri di daerah kemang menurut saya akan susah untuk bersaing.

    untuk kelompok lain saya belum ada komentar. karena menurut saya masih mampu untuk bersaing dengan pesaing pesaingnya.

    terima kasih

  27. komentar untuk businnes plan

    Agus Frandes (2009-65-086)

    Kelompok 2:menurut saya kelompok ini sangat susah untuk bersaing karena mereka bilang memanfaatkan keahlian mereka yang tidak punya visi dan misi yang tidak jelas karena mereka hanya menjual makanan tak ada fasilitas yang beda dari pesaing2 mereka,pasti keuntungan atau payback nya pasti minus…thanks…

    kelompok 3:sangat tidak realistis melihat visi dan misinya karena didaerah kemang merupakan pusat orang-orang berada dan tidak mudah untuk mudah mengambil pelanggan untuk menarik jadi bila tak ada keunggulan yang menonjol dari pesaing saya rasa sangat sulit mendapatkan keuntungan yang besar dalam berbisnis ini dilihat dari BC Ratio nya..

    Terima kasih banyak

  28. Hesti Rippurwanti
    200965088

    Saya akan memberikan komentar untuk kelompok 1 yang membuka usaha dalam bidang Butiq second branded…..Menurut saya jika dinilai dari aspek payback periode, benefit cost ratio (BC Ratio), net present value (NPV) dan internal rate of return (IRR) bisnis mereka sudah memiliki kelayakan karena:
    -Dilihat dari aspek pay back periode investasi usaha mereka bisa kembali lebih cepat dari waktu proyek yang ditentukan.
    -Dilihat dari aspek benefit cost ratio (BC Ratio) manfaat yang dihasilkan dari hasil usaha butiq second branded lebih besar dibandingkan kerugian
    -Dilihat dari aspek internal rate of return (IRR) besarnya investasi bisnis butiq second branded lebih besar dibandingkan tingkat bunga bank sekarang..
    Namun jika dilihat dari aspek pemasaran dan produksi kurang layak karena:
    1.Tempat pemasaran adalah daerah atau kota berkembang jadi daya jual masyarakat masih rendah meskipun barang yang di jual adalah barang branded.Karena pada umumnya masyarakat di daerah tidak terlalu memprioritaskan barang bermerk atau branded tetapi masyarakat akan lebih mengutamakan barang yang berkualitas dan fungsional.
    2.Dari aspek produksi barang yang dijual adalah barang bekas jadi masyarakat untuk membeli barang-barang bekas walaupun itu bermerk terkenal dan murah akan berfikir 2X.

  29. Nama : Resti Selan
    NIM : 200965062
    Untuk kelompok 4 yang membuka usaha dalam bidang “Restoran Markas” Menurut saya jika dinilai dari aspek payback periode, benefit cost ratio (BC Ratio), net present value (NPV) dan internal rate of return (IRR) bisnis mereka sudah memiliki kelayakan karena:
    • Pay back periode investasi usaha mereka bisa kembali lebih cepat dari waktu proyek yang ditentukan.
    • Benefit cost ratio (BC Ratio) manfaat yang dihasilkan dari hasil usaha Restoran lebih besar dibandingkan kerugian.
    • Internal rate of return (IRR) besarnya investasi bisnis Restoran lebih besar dibandingkan tingkat bunga bank sekarang.
    Namun dalam bisnis Restoran harus memiliki CHEF, tapi dalam kelompok ini di bagian aspek keuangannya belum dicamtukan berapa gaji CHEF tersebut, padahal CHEF adalah salah satu aspek penting dalam pembukaan peluang usaha di bidang restoran. Jadi di aspek keuangannya harus dirubah sesuai dengan Gaji yang akan diberikan. Kelebihan yang di berikan dari restoran ini sangat menarik karena selain hidangan yang enak, juga diberikan desain hutan tropis dan Layar LCD yang bisa memberikan hiburan kepada pengunjung sambil menuggu pesanan datang.

  30. Nama : Robiatun Amaliyah Ranti
    NIM : 2009 65 084

    Untuk mendapatkan bonus nilai pada mata kuliah Kewirausahaan, yang akan saya komentari kelompok 1 yaitu :

    Butiq Second Branded

    Menurut saya, jika dinilai dari aspek payback periode, benefit cost ratio (BC Ratio), net present value (NPV) dan internal rate of return (IRR) bisnis mereka sudah memiliki kelayakan karena:

    -Dilihat dari aspek pay back periode : investasi usaha mereka bisa kembali lebih cepat dari waktu proyek yang ditentukan.jadi, bisa dibilang usaha mereka besar peluang untuk berhasil usahanya.

    -Dilihat dari aspek benefit cost ratio (BC Ratio) : manfaat yang dihasilkan dari hasil usaha butiq second branded lebih besar dibandingkan kerugian.

    -Dilihat dari Net Present Value (NPV) : sudah layak dan cukup bagus dalam mendapatkan laba.

    -Dilihat dari aspek internal rate of return (IRR) : besarnya investasi bisnis butiq second branded lebih besar dibandingkan tingkat bunga bank sekarang.

    Namun, jika dilihat dari aspek pemasaran,produksi&organisasi :

    1.Tempat pemasaran : Menurut saya sudah tepat karena, pada daerah Banjarmasin saya tahu seperti apa penghasilan-penghasilan daerah sana.orang-orang sana dari segi penghasilan sangat besar dan lebih mengutamakan style.
    2. Aspek produksi barang yang dijual : menjual barang-barang bekas bermerk tapi dari segi mendapatkan barang-barang bermerk tersebut tidak jelas akan melakukan transaksinya dengan siapa atau bagaimana bisa mendapatkan barang-barang bekas&bermerk tersebut.
    3. Aspek Organisasi : untuk aspek organisasinya sudah bagus. Karena yang memimpin usaha tersebut sudah tahu seluk beluk tempat pemasaran. Untuk karyawan-karyawannya harus lebih kolektif lagi memilihnya agar usaha tersebut bisa berjalan lancar dengan memperkerjakan karyawan-karyawan yang memiliki keahlian dalam butiq tersebut.

  31. Nama : febry aryusman
    NIM : 200965073

    saya akan memberi komentar pada butik Baju Acicu, menurut saya usaha yang usulkan oleh kelompok ini sangat tidak bisa ditolerir dalam membuat sebuah jenis usaha, karena dalam aspek keuangan mereka sangat berantakan sehingga IRR nya tidak bisa diketahui. selain itu dalam penempatan lokasi usaha kelompok ini menempat kan usaha mereka di kawasan kemang,dengan tidak adanya produk yang bisa dibanggakan maka untuk bisa bertahan usaha didaerah itu sangat lah sulit, seperti yang kita ketahui sebelumnya daerah ini merupakan daerah yang biasa dikunjungi oleh kalangan menengah keatas. dengan tidak adanya yang bisa dibanggakan maka bisa di pastikan usaha ini akan koleps karena tidak akan memuasakan dalam hal penjualan produk-produk mereka.

  32. 2009-65-087
    komentar untuk kelompok 1 : dari aspek keuangan dapat dianggap layak, sedangkan pada aspek pemasaran sangat baik karena letak penjualan yang strategis yaitu di daerah yang berkembang dan penduduknya memiliki daya beli yang tinggi akan tetapi memang masih jarang toko yang menjual barang seperti yang dijual pada boutiq secondhand branded

    komentar untuk kelompok 2 : dari aspek keuangan amat baik, pada aspek pemasaran memang agak sulit karena pesaing yang banyak dan produk yang dijual pun merupakan masakan yang banyak dijual di pasaran
    komentar untuk kelompok 3 : dari aspek keuangan cukup layak, namun dalam aspek pemasaran agak kurang karena promosi yang kurang

    komentar untuk kelompok 4 : aspek keuangan baik, dari aspek organisasi kurang terencana dengan baik

    komentar untuk kelompok 6 : aspek keuangan cukup baik, dari aspek pemasaran agak kurang karena dinilai masih belum bisa bersaing dengan klinik yang ternama dikarenakan peralatan yang dimiliki kurang lengkap

  33. NAMA : ADI PERDANA
    NIM: 2009- 65 – 076
    KEWIRAUSAHAAN
    Kelompok 1
    Payback Periode: menurut saya, investasi yang di berikan bisa kembali pada 1 tahun karena investasi dari kelompok 1 sangat mengutungkan bagi busnis planning mereka.
    Benefit Cost Ratio:menurut saya, Besaran yang dikeluarkan oleh bisnis plan dari kelompok 1 ini sangat di perhitungkan sebab bisnis mereka sangat dicari oleh masyarakat.
    Net Present Value: menurut saya, kas yang diterima oleh bisnis plan dari kelompok 1 ini sangatlah besar disebabkan banyak barang barang eksport yang mereka produksi.
    Internal Rate of Retrun : menurut saya, pengembalian investasi berdasarkan tingkat diskonto yang diharapkan sangat besar pada bisnis ini apalagi banyak yang menanamkan saham ke usaha mereka.
    Jadi kesimpulan dari bisnis dari kelompok ini sangat layak di buat apalagi di daerah Banjarmasin.
    Kelompok 2
    Payback Periode: menurut saya, investasi pada bisnis plan kelompok 2 belum kembali dalam jangka waktu 1 tahun disebabkan modal digunakan untuk keperluan yang tidak terdungga.
    Benefit Cost Ratio:menurut saya, metoda yang diguanakan untuk mengetahui besaran keuntungan dan kerugian dengan pembesaran modal yang masuk sehingga akan diketahui untung atau ruginya.
    Net Present Value: menurut saya, dalam jangka waktu 1 tahun kas yang diterima10%,karena belum bisa dibandingkan nilai yang sekarang.
    Internal Rate of Retrun : menurut saya,pengembalian investasi berdasarkan tingkat diskonto sangat besar dibandingkan tingkat bunga.
    Jadi kesimpulan dari bisnis plan sangat layak apalagi di sekitar daerah binus yang sangat ramai mahasiswa dan warganya.
    Kelompok 3
    Payback Periode: menurut saya, pada bisnis plan kelompok 3 belum kembali dalam jangka waktu 1 tahun disebabkan modal bersih bisnis ini sangat minim.
    Benefit Cost Ratio:menurut saya, metoda yang diguanakan untuk mengetahui besaran keuntungan dan kerugian dengan pembesaran ialah dengan cara mengupayakan kas masuk dalam beberapa tahun sehingga dapat mengetahui nilai untung/rugi/.
    Net Present Value: menurut saya,manfaat untuk mengukur kelayakan usaha sangat subtansial karena berguna bagi penghitungan neraca.
    Internal Rate of Retrun : menurut saya, pengembalian investasi berdasarkan tingkat diskonto sangat besar dibandingkan tingkat bunga.
    Jadi bisnis plan dari kelompok 3 sangat layak dan berguna bagi kaum wanita.
    Kelompok 4
    Payback Periode: menurut saya, pada bisnis plan kelompok 4 belum kembali dalam jangka waktu 1 tahun sebab modal yang digunakan untuk keperluan bisnis mereka.
    Benefit Cost Ratio:menurut saya, metoda yang diguanakan untuk mengetahui besaran keuntungan dan kerugian dengan pembesaran ialah mengupayakan kas masuk setiap tahunnya.
    Net Present Value: menurut saya,manfaat untuk mengukur kelayakan usaha sangat dibutuhkan dalam bisnis ini.
    Internal Rate of Retrun : menurut saya, pengembalian investasi berdasarkan tingkat diskonto sangat besar dalam presentasenya.
    Jadi kelompok 4 dalam bisnis ini sangat layak. Dan berguna bagi masyarakat
    Kelompok 5
    Payback Periode: menurut saya, bisnis plan kelompok 5 belum kembali dalam jangka waktu 1 tahun modal yang dikeluarkan sangat fantasis.
    Benefit Cost Ratio:menurut saya, metoda yang diguanakan untuk mengetahui besaran keuntungan dan kerugian dengan pembesaran ialah mengupayakan kas masuk setiap tahunnya.
    Net Present Value: menurut saya,manfaat untuk mengukur kelayakan usaha sangat dibutuhkan dalam bisnis ini.
    Internal Rate of Retrun : menurut saya, pengembalian investasi berdasarkan tingkat diskonto sangat besar dalam presentasenya.
    Jadi bisnis yang digunakan kelompok ini sangat layak dan berguna bagi masyarakat.
    Kelompok 6
    Payback Periode: menurut saya, bisnis plan kelompok 6 belum bisa kembali dalam jangka waktu 1 tahun disebabkan modal yang dikeluarkan pada tahun 1 sangat besar
    Benefit Cost Ratio:menurut saya, metoda yang diguanakan untuk mengetahui besaran keuntungan dan kerugian dengan pembesaran ialah meningkatkan kas yang masuk sehingga bisa mengetahui untung/rugi.
    Net Present Value: menurut saya,manfaat untuk mengukur kelayakan usaha sangat dibutuhkan dalam bisnis ini.
    Internal Rate of Retrun : menurut saya, pengembalian investasi berdasarkan tingkat diskonto sangat besar dalam presentasenya
    Jadi bisnis kelompok 6 ini sangat layak dan dibutuhin oleh masyarakat yang membutuhkan.

  34. NIM: 2009-65-096
    Untuk kelompok 1:saya kurang yakin usaha anda akan bisa bersaing dengan usaha-usaha yang lain,karena barang-barang yg anda pasarkan merupakan barang bekas..pasti orang lebih memilih barang baru,dibanding barang bekas/second..

  35. 2009-65-090
    UNTUK KELOMPOK 5: Menurut saya pribadi usaha anda akan mengeluarkan banyak modal karena memerlukan banyak alat.di samping itu usaha anda akan sangat lama membalikan modal anda dan butuh waktu lama untuk membeli alat baru.

  36. Saya bernadette gita (2009.65.074) menurut saya BP yang dibuat oleh kelompok 6 (diamond klinik) layak,, karena klinik tersebut dapat bersaing dengan klinik-klinik FT yang ada.. Secara menggunakan tenaga ahli (fisioterapis) yang sudah mendapat SIP..

    Tapi ada beberapa yang perlu diperhatikan seperti:
    -job description dari masing-masing,, siapa yg bertugas di klinik apakah giliran atau langsung semua rame-rame
    -gaji,, walaupun usaha sampingan gaji juga patut dipertimbangkan bagaimana pembagian gajinya apakah pake sistem komisi atau bagi hasil

    sekian dan terimakasih

  37. NIM : 2009.65.058
    menurut saya warung makan dan angkringan lobo -lobo dan mao spa layak..
    karena peluang bisnis makanan itu cukup bagus..apalagi didaerah kampus..pasti banyak mahasiswa-mahasiswa yg mencari makan siang didekat kampus..nah peluang itu bisa dimanfaatkan..kalau mao spa itu peluangnya juga bagus karena kesehatan itu perlu dijaga terutama untuk anak-anak atau bayi..dengan spa bayi ini bisa memudahkan keluarga untuk tetap bisa menjaga kesehatan anaknya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s