Sumber dan daftar pustaka

  • Penulisan sumber teori :
  1. Satu pengarang,  satu buku :  Anwar Ibrahim, Metodologi Riset, (Jakarta : PT Abadi, 2009), hh. 22-30
  2. Dua pengarang, satu buku : Anwar Ibrahim dan Taufiq Isma’il, Metoda Deskriptif, (Jakarta : PT. Amor, 2008), h. 50
  3. Dua pengarang, lebih  satu buku : Anwar Ibrahim, “et al”.  Wawasan Ilmiah, (Bandung : 2009), h.110
  4. Kumpulan karangan atau hasil editing :  Zaky Zakaria, “Kedudukan Filsafat Ilmu” di dalam Rayhan (Ed.), Bunga Rampai Filsafat, (Jakarta : PT Grasindo, 2009), h. 17
  5. Hasil terjemahan :  Max Weber, Beroucration, diterjemahkan oleh Rayhan Adimulyo, (Jakarta: Golden Press, 2008), h. 15
  6. Ensiklopedi :  Ahmad Hasan, “Logika Islam” di dalam Ensiklopedi Dunia Islam, Vol.3, (Jakarta: PT Bola Dunia, 2009), hh. 90-110
  7. Skripsi, tesis atau disertasi :  Ratih Puspita, Hubungan Pelatihan dengan Kinerja Karyawan PT. Gas, Skripsi Sarjana Kesehatan, (Jakarta : Universitas Esa Unggul, 2009), h. 50
  8. Laporan :  Adi Nugroho, Kualitas Pelayanan Puskesmas Kecamatan Grogol,  Laporan Penelitian untuk Pemerintah DKI Jakarta, (Jakarta : 2008), h. 30
  9. Brosur, pamflet, atau buku tahunan : Departemen Kesehatan RI, Bahaya Merokok, (Jakarta : 2007), h. 3
  10. Makalah yang tidak dipublikasikan : John Lokawisesa, “Metoda kualitatif”, mimeo, makalah yang diajukan pada Seminar Ilmu Sosial, (Tegal : 1 Mei 2009), h.10
  11. Karangan dalam surat kabar, jurnal, atau majalah :  Cecep Gorbacep, “Nilai-nilai Ilmu Sosial”, Kompas, 15 Mei 2009, h. 4
  12. Karangan dalam internet : Osama Bin Lain ”Tolak terorisme”, Aladin.com, diakses tanggal 1 Mei 2009  atau www.esaunggul.ac.id, diakses tanggal 21 Agustus 2008
  13. Berita dalam surat kabar :  Kompas (11 September 2007). Halaman IV, kolom 2
  • Penulisan Notasi Ilmiah
  1. Ibid singkatan dari ibidem, artinya di tempat yang sama, maksudnya pengarang dan judul pustaka yang sama namun halamannya berbeda dikutip lagi dan tanpa diselingi dengan sumber kutipan lainnya. Cara menulis : no kutipan  Ibid, h. . . . . .
  2. Op.Cit. singkatan dari opere citato, artinya karya yang telah dikutip, maksudnya  pengarang dan judul  pustaka yang sama namun halamannya berbeda dikutip lagi dan telah diselingi dengan sumber kutipan lainnya. Cara menulis : no kutipan  Nama lengkap pengarang, Op.Cit., h. . . . . .
  3. Loc.Cit. singkatan dari loco citato, artinya dikutip di tempat yang sama, maksudnya sumber (penulis, judul tulisan dan halaman) yang sama dikutip lagi, baik tanpa diseling ataupun telah diselingi oleh sumber kutipan lainnya.
  • Penulisan Daftar Pustaka
  1. Unsur yang ditulis sama dengan foot note, namun nomor halamannya dihilangkan
  2. Nama penulis disusun balik : Anwar Ibrahim ditulis menjadi Ibrahim, Anwar
  3. Penulisan nama yang karyanya dikutip lebih dari satu pada  baris berikutnya diganti dengan garis
  4. Disusun alfabetis sesuai huruf depan nama pengarang yang telah disusun balik dan tidak boleh diberi nomor urut
  5. Leading atau jarak antar baris pada satu pustaka adalah 1 spasi, sedangkan pustaka satu dengan pustaka berikutnya 2 spasi
  6. Dengan menggunakan teknik hanging (menggantung) menggunakan leading yang sama, misalnya 1 spasi semua.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s