Perenungan filsafat

  1. Kegiatan kefilsafatan ialah merenung. Perenungan kefilsafatan adalah percobaan untuk menyusun suatu sistem pengetahuan yang rasional dan memadai untuk memahami dunia tempat hidup dan memahami diri sendiri
  2. Perenungan kefilsafatan berusaha untuk menyusun suatu bagan konsepsional yaitu bagan yang bersifat runtut (konsisten) dan bersifat rasional (secara logis berhubungan satu dengan lain)
  3. Filsafat merupakan hasil perenungan kefilsafatan. Perenungan kefilsafatan tidak berusaha menemukan fakta tetapi menerimanya dari mereka yang menemukan
  4.  Filsafat menunjuk fakta untuk menguji apakah penjelasannya sudah memadai ataukah belum dengan mengajukan kritik atas makna yang dikandung suatu fakta dan menarik kesimpulan umum suatu fakta.
  5. Perenungan kefilsafatan berusaha menyusun suatu bagan yang koheren, bagian rangkaian yang satu  harus terkandung pada yang lain atau hasil penyimpulan yang berasal dari perangkat pernyataan yang mendahuluinya
  6. Perenungan kefilsafatan berusaha memahami segenap kenyataan dengan jalan menyusun pandangan dunia
  7. Perenungan kefilsafatan menurut Rene Descartes dilakukan dengan 7 langkah sebagai berikut :  (a) Langkah pertama :  menyadari adanya masalah, membatasi masalah dan  menentukan apa yang perlu diselidiki, (b) Langkah kedua : menguji secara rasional segala hal yang ada sangkut pautnya dengan sesuatu yang katanya benar,  meragukan segala sesuatu untuk memperoleh pernyataan yang benar,  menguji pengetahuan yang diperoleh dari indera, membandingkannya dengan pengetahuan yang diperoleh dari akal, (c) Langkah ketiga : mengenal apa yang dikatakan orang lain mengenai masalah tersebut,  menguji penyelesaian yang mereka lakukan, (d) Langkah keempat : menyarankan hipotesis, (e) Langkah kelima :  memberikan makna hipotesis,  menyajikan bukti untuk mengukuhkan,  menunjukan bukti yang menentang hipotesis adalah tidak sah,  menggunakan deduksi untuk mendapatkan implikasi dari hipotesis tersebut, (f) Langkah keenam :  verifikasi terhadap hasil penjabaran yang telah dilakukan,  mengadakan pengamatan, membandingkan dan mengatasi kritik yang menentang hipotesis, (g) Langkah ketujuh :  penarikan kesimpulan mengenai masalah,  masalah yang tidak bermakna,  masalah yang bermakna,  menyetujui atau mengingkari masalah,  dijawab  sebagai hipotesis,  dijawab dengan mendeskripsikan proses pemecahan masalah

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s