Teori kepemimpinan

TEORI KEPEMIMPINAN

MATERI BELAJAR OMPE DASAR,  OLEH : MULYO WIHARTO

LEKTOR KEPALA, UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA

*

  • Teori Tiga Dimensi Blake and Mouton
  1. Deserter : Pemimpin tidak ada keterlibatan dengan bawahan. Hubungan, tugas, dan hasil 0 atau rendah.
  2. Missionary : Pemimpin seorang penolong. Hubungan = 4 atau tinggi, sedangkan tugas dan hasil = 0.
  3. Compromiser : Pemimpin  seorang yang tak berpendirian. Hubungan dan tugas = 4, sedangkan hasil=0.
  4. Autocrat : Pemimpin seorang yang keras. Hubungan dan hasil = 0, sedangkan tugas = 4.
  5. Developer : Pemimpin seorang yang kreatif. Hubungan dan hasil = 4, sedangkan tugas = 0.
  6. Beuraucrat : Pemimpin seorang yang lugu atau to the point. Hubungan dan tugas = 0, sedangkan hasil = 4.
  7. Benevolent beaurocrat : Pemimpin seorang yang tertib. Hubungan = 0, sedangkan tugas dn  hasil = 4.
  8. Executive: Pemimpin seorang motivator. Hubungan, tugas, hasil  = 4.
  • Teori tiga dimensi tersebut dapat diilustrasikan dengan gambar sebagai berikut :

 

  • Teori Kontingensi Fiedler
  1. Pemimpin akan mementingkan tugas bila hubungan dengan bawahan baik, tugas berpola dan memiliki wibawa kuat ataupun lemah.
  2. Pemimpin juga akan mementingkan tugas bila hubungannya baik, wibawanya kuat namun tugas tidak berpola. Demikian pula bila hubungannya tidak baik, tugas tidak berpola dan wibawanya pun lemah.
  3. Pemimpin hendaknya mementingkan hubungan bila hubungan dengan bawahan tidak baik, tugas berpola dan memiliki wibawa kuat ataupun lemah.
  4. Pemimpin juga harus mementingkan hubungan bila hubungannya tidak baik,  tugasnya tidak berpola, namun wibawanya kuat. Demikian pula bila pemimpin mempunyai hubungan yang baik namun tugasnya tidak berpola dan wibawanya  pun lemah.
  • Teori kontingensi fidler dapat diilustrasikan dalam gambar sebagai berikut :
  • KONDISI

    HUBUNGAN

    TUGAS

    WIBAWA

    GAYA KEPEMIMPINAN

    I Baik Berpola Kuat Mementingkan tugas
    II Baik Berpola Lemah Mementingkan tugas
    III Baik T.Berpola Kuat Mementingkan tugas
    IV Baik T.Berpola Lemah Mementingkan hub.
    V T.Baik Berpola Kuat Mementingkan hub.
    VI T.Baik Berpola Lemah Mementingkan hub.
    VII T.Baik T.Berpola Kuat Mementingkan hub.
    VIII T.Baik T.Berpola Lemah Mementingkan tugas
  • Teori Situasi Hersey and Blancard
  1. Gaya kepemimpinan P1  atau instruktif : Pengambilan keputusan oleh pimpinan, komunikasi satu arah, membatasi peran bawahan. Gaya ini dipilih bila bawahan memiliki kematangan rendah, bawahan adalah oerang yang tak mampu dan tak mau bekerja. Caranya dengan mengedepankan tugas.
  2. Gaya kepemimpinan P2 atau konsultatif : Pengambilan keputusan oleh pimpinan, komunikasi dua arah, mendukung bawahan. Gaya ini dipilih bila bawahan sudah mulai memiliki kematangan yang bergerak dari rendah ke sedang, bawahan sudah mulai mau bekerja namun tak mampu. Tugas maupun hubungan harus ditekankan.
  3. Gaya kepemimpinan P3 atau partisipatif : Pengambilan keputusan oleh kedua pihak, komunikasi dua arah meningkat, peran bawahan meningkat. Gaya ini dipilih bila bawahan sudah memiliki kemampuan sedang menuju tinggi dan biasanya dalam hal kemampuan memadai bahkan mungkin melebihi pimpinannya sehingga seringkali memiliki keengganan. Hubungan baik dengan bawahan harus dikedepankan sehingga bisa mengatasi keengganan tersebut.
  4. Gaya kepemimpinan P4 atau delegatif : Pimpinan hanya mendiskusikan masalah, pengambilan keputusan dan penentuan tugas oleh bawahan. Gaya ini dipilih karena bawahan sudah memiliki kematangan tinggi, memiliki kemauan tinggi dan kemampuan yang tinggi pula.
  • Gaya kepemimpinan tersebut dapat diilustrasikan dengan gambar sebagai berikut :
  • P1 (Instruktif)
    K1 (Kematangan rendah)
    Mengutamakan tugas
    P2 (Konsultatif)
    K2 (Kematangan rendah ke sedang)
    Mengutamakan tugas dan hubungan
    P3 (Partisipatif)
    K3 (Kematangan sedang ke tinggi
    Mengutamakan hubungan
    P4 (Delegatif)
    K4 (Kematangan tinggi)
     +
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s