Konsep perencanaan

KONSEP PERENCANAAN

MATERI BELAJAR OMPE DASAR,  OLEH : MULYO WIHARTO

LEKTOR KEPALA, UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA

*

  • Perencanaan adalah proses pemikiran dan penentuan secara matang tentang hal-hal yang akan dikerjakan di masa yang akan datang dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan (Sondang P.Siagian)
  • Perencanaan adalah penetapan terlebih dahulu tentang apa yang akan dilaksanakan kemudian dalam batas waktu tertentu dengan faktor produksi tertentu (M.Manullang)
  • Premis-premis yang perlu diperhatikan dalam perencanaan :
  1. Sumber yang tersedia untuk mencapai tujuan terbatas ð sumber yang telah, sedang dan akan tersedia diketahui,  jangan menduga
  2. Organisasi perlu memperhatikan kondisi positif dan negatif ð faktor pendorong dan penghalang kemajuan
  3. Organisasi tidak dapat melepaskan diri dari tanggung jawab ð segala sesuatu  dilakukan secara bertanggung jawab
  4. Manusia sebagai anggota organisasi mempunyai keterbatasan  ð perlu  iklim kerja sama yang baik
  5. Perencanaan merupakan suatu keputusan yang kegunaannya baru terlihat setelah dilaksanakan
  6. Perencanaan memerlukan data dan fakta selengkap mungkin, jika perlu dilakukan penelitian
  7. Penelitian mengakibatkan berbagai tingkat organisasi dilibatkan dalam proses perencanaan
  8. Keikutsertaan berbagai tingkat organisasi mengakibatkan tanggung jawab pelaksana bertambah besar ð menjamin pelaksanaan yang lebih baik
  • Ciri-ciri perencanaan yang baik :
  1. Mempermudah tercapainya tujuan ð rencana adalah alat, bukan tujuan
  2. Dibuat oleh orang yang memahami tujuan organiasi ð  pengumpulan data diserahkan pada orang yang dedikatif
  3. Dibuat oleh orang yang mendalami teknik perencanaan ð jika didelegasikan
  4. Disertai perincian yang teliti ð diikuti program  yang mencakup aspek organisasi, tata cara, tenaga, biaya, waktu,  hasil, dsb
  5. Tidak terlepas dari pelaksanaan ð perlu data, pendapat, saran dari orang yang akan melaksanakan
  6. Harus luwes ð jika ada perubahan keadaan, ada kemungkinan penyesuaian dengan tidak merubah pola dasarnya
  7. Terdapat tempat pengambilan resiko ð masa depan penuh ketidakpastian, maka  resiko harus diperhitungkan
  8. Bersifat praktis  ð harus dapat dicapai, sesuai kapasitas organisasi, tidak ambisius
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s