Penyusunan staf

PENYUSUNAN STAF

MATERI BELAJAR OMPE DASAR,  OLEH : MULYO WIHARTO

LEKTOR KEPALA, UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA

*

  • Penyusunan staf adalah menyusun tenaga kerja sedemikian rupa sehingga tersedia tenaga kerja dalam kuantitas dan kualitas yang dibutuhkan (M. Manullang)
  • Penyusunan staf berhubungan dengan penetapan orang-orang yang akan memangku jabatan yang ada dalam organisasi (M. Manullang)
  • Proses penyusunan staf : (1) melakukan analisis pekerjaan, (2) melakukan analisis tenega kerja, (3) menentukan sumber tenaga, dan (4) menentukan metoda penarikan dan seleksi
  • Analisis pekerjaan (Job analysis)  menghasilkan uraian pekerjaan (Job description) dan persyaratan jabatan (Job spesification)
  • Uraian pekerjaan memuat nama pekerjaan dan unit kerja, ikhtisar jabatan, tugas rutin (harian), tugas berkala (periodik), hubungan jabatan, wewenang, tanggung jawab dan persyaratan jabatan
  • Persyaratan pekerjaan merinci syarat yang diperlukan pemegang jabatan, umumnya berupa pendidikan dan pengalaman
  • Analisis tenaga kerja (Work force analysis) dilakukan untuk menentukan jumlah tenaga yang dibutuhkan dengan menghitung jumlah waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan serangkaian pekerjaan.
  • Jumlah waktu tersebut dipreroleh dari penjumlahan waktu yang berhubungan  langsung dengan pekerjaan (Cyclical time) , waktu yang tidak berhubungan langsung (Non cyclical time), waktu yang diperlukan untuk menghilangkan kelelahan (Fatigue time) dan waktu untuk keperluan pribadi (Personnal time)
  • Jumlah keempat waktu tersebut dibagi dengan hasil kali waktu kerja per hari dengan waktu penyelesaian kerja per bulan, kemudian hasil pembagiannya ditambah dengan prosentase absensi pegawai per bulan. Hasil perhitungan akhir menunjukkan jumlah tenaga yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan
  • Contoh : Cyclical time = 2000 jam, Non cyclical time= 40%, Fatigue time = 20 %, Personnal time = 20 %, Waktu kerja = 8 jam,Waktu penyelesaian kerja = 25 hari, dan absensi pegawai = 10 %. Maka : 2.000 + (0,4×2.000) + (0,2×2.000) + (0,2×2.000) =  3.600,  dibagi  8 x 25 = 200 hasilnya 18, kemudian ditambah dengan 0,1×18 = 1,8 sehingga hasilnya 19,8 atau 20 orang
  • Sumber tenaga berasal dari sumber internal dan sumber eksternal. Makin banyak sumber makin berpeluang menemukan tenaga yang sesuai dengan kualifikasi. Sumber internal lebih disukai karena memberi motivasi kepada pegawai, namun tenaga yang sesuai kualifikasi sering ditemukan  dari sumber eksternal.
  • Sumber internal diperoleh dari penataran (Up grading), pemindahan (transfering), pengangkatan (Promoting).Sumber ekternal berasal dari lamaran pribadi, organisasi karyawan, kantor penempatan tenaga, lembaga pendidikan, kursus, pesaing, dan migrasi
  • Penarikan dilakukan dengan menunggu lamaran, pengiklanan, leasing, rekomendasi karyawan, lembaga pendidikan, kursus, serikat pekerja, internet
  • Seleksi dilakukan dengan wawancara pendahuluan, pengumpulan data, pengujian (tes tulis, lisan, praktik, integensi, kecakapan khusus, kecakapan kerja), wawancara lebih mendalam, pemeriksaan referensi / prestasi, pemeriksaan kesehatan, keputusan (menentukan calon terbaik), dan orientasi
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s