Target finansial

Target finansial harus dirumuskan dengan SMART (specific, measurable, achieveable, realistic, timebound).

Target finansial yang spesifik (specific) artinya target yang fokus, jelas dan dirumuskan secara tertulis.

Target yang terukur (measurable) menyangkut kriteria keberhasilan dalam mencapainya, baik kuantitatif atau kualitatif.

Target yang dapat dicapai (achieveable) adalah target yang sesuai kemampuan anda atau anda yakin dapat mencapainya karena ada seseorang yang telah mewujudkannya.

Target finansial yang realistis (realistic) artinya target yang moderat, tidak terlalu sulit tapi juga tidak terlalu mudah, karena target yang terlalu sulit mustahil dapat mewujudkannya, sedangkan target yang terlalu mudah membuat anda tidak termotivasi untuk memperjuangkannya.

Target juga perlu ditetapkan waktunya (timebound) untuk jangka pendek, menengah atau jangka panjang.

Saya juga mempunyai target finansial yang SMART, karena saya memiliki tujuan yang spesifik yakni : Saya ingin mempunyai penghasilan pasif per bulan sebesar Rp 6.000.000 sebelum saya berusia 60 tahun.

Target finansial ini terukur oleh jumlah penghasilan pasif yang saya inginkan dan jangka waktu pencapaian.

Target finansial tersebut dapat dicapai karena banyak teman-teman saya yang sudah mendapatkan penghasilan pasif Rp 6.000.000 sebelum mereka berusia 60 tahun.

Target tersebut juga realistis untuk saya karena tidak terlalu mudah bagi saya, namun tidak mustahil saya pun dapat mewujudkannya dalam jangka panjang, yakni sebelum saya berusia 60 tahun.

Apa yang dimaksud dengan penghasilan pasif?

Penghasilan pasif adalah penghasilan yang diperoleh secara terus menerus tanpa keharusan untuk bekerja mendapatkan uang, karena harta yang saya miliki telah ”bekerja” menghasilkan uang untuk saya.

Pada tahap ini, bekerja bagi saya adalah sebagai pilihan dan bukan sebagai keharusan karena ingin mendapatkan penghasilan.

Apakah target finansial anda?

Apakah sudah smart?

Bagaimana pula Anda mewujudkan target finansial Anda?.

+

Iklan

87 tanggapan untuk “Target finansial”

  1. NIM : 2010-52-090

    Saya ingin memiliki penghasilan 5-10 jt perbulan atau bahkan lebih dalam jangka waktu 5 tahun dari sekarang (2015). Mempunyai usaha sendiri.

    Saya mensosialisasikannya dengan cara, saya menempelkan tujuan hidup saya dipintu lemari baju kantor saya yang artinya akan saya liat tiap hari berangkat kantor. Menginspirasikan saya untuk dapat terus bekerja dengan giat sehingga mencapai hasil atau jenjang prestasi yang saya inginkan juga dengan penghasilan yang WAH.

    Saya ingin orang lain tidak meremehkan kemampuan saya dengan menunjukkan prestasi yang bisa saya capai. Mungkin dengan penghasilan paling tinggi dikeluarga saya atau dengan jabatan yang lebih tinggi dari yang pernah ayah saya jabat atau mempunyai usaha dimana-mana.
    Selama ini saya masih menyusahkan kedua orang tua saya, saya masih belum bisa berdiri dengan kaki saya sendiri, saya takut gagal dan rasa takut itu terkadang mengganggu saya sehingga saya mala jadi minder atau tidak percaya diri. Ditambah lagi dengan penghasilan per bulan saya yang tidak seberapa. Yah intinya menurut saya, saya belum menghasilkan apa-apa yang membawa dampak besar bagi kehidupan saya dan keluarga.

    Berkorban waktu terkadang pekerjaan bisa kebawa sampai dirumah entah customer telepon dan order barang diluar jam kantor bikin kepala saya yang seharusnya sudah istirahat mala jadi harus terbebani lagi padahal kerjaan itu sendiri baru dimulai besok.
    Dengan waktu yang banyak untuk pekerjaan saya tapi saya tidak mendapatkan hasil yang setimpal.
    Cara kerja saya yang terkadang menyepelekan jika sedang sepi bukannya mala mem-follow up customer saya mala ‘sibuk’ sendiri.

    Mengumpulkan dana untuk membuka usaha atau membangun rumah untuk disewakan dari sampingan seperti SPG, part time dikafe, jadi guru les. Namun saya belum benar-benar menjalankannya secara rutin.
    Pada saat libur kantor mencari lowongan SPG atau part time direstoran atau kafe.
    Bekerja part time dan SPG.
    Alasan saya adalah karena SPG bisa ambil shift2an, pagi SPG malam atau sore part time drestoran atau kafe, jadi ketika libur kantor atau libur lebaran yang panjang ini saya tidak hanya menganggur.

    Semisal pagi SPG sampai sore jam 4 lalu part time disebuah kafe jam 5 sampai jam 10 malam.

    Anggarannya uang makan dan ongkos yang bisa diminimalisasikan dengan naik kendaraan umum.

  2. NIM : 2010-52-039, Kelas : 36

    Tujuan finansial saya sudah SMART, tujuan saya yaitu ingin mendapatkan target perusahaan Rp500.000.000 dalam waktu 1 bulan dari bulan September 2010 sampai Oktober 2010. Saya mensosialisasikan tujuan tersebut dengan atasan dan sahabat saya, serta saya mencatatnya dalam buku agenda atau apapun agar dapat mengingatnya dan memotivasi saya setiap saat.
    Alasan saya menetapkan tujuan tersebut adalah agar saya dapat naik jabatan menjadi supervisor. Sebelumnya saya sudah mencapai target Rp400.000.000 dalam waktu 1 bulan, yaitu bulan Juni 2010 – Juli 2010 dan itu merupakan kebanggan tersendiri untuk saya.
    Untuk mencapai tujuan tersebut, saya telah mengorbankan banyak waktu, waktu bersama teman, keluarga dan sahabat, serta tenaga dan biaya yang lumayan banyak untuk membuat janji dan mengunjungi para costumer.
    Sampai saat ini target Rp400.000.000 belum memuaskan saya, karena saya sudah mencapainya tetapi saya belum dipromosikan untuk naik jabatan. Maka dari itu, saya ingin mencapai target yang lebih dari sebelumnya.
    Demi mencapai tujuan tersebut, saya sudah menentukan beberapa alternatif, diantaranya :
    • Mencari beberapa costumer baru
    • Mencari info beberapa perusahaan sejenis yang berproduksi dibidang yang sama
    • Mengevaluasi kesalahan yang lalu
    • Memperbaiki kembali kesalahan yang lalu
    • Membuat surat penawaran dan diskon terbaik bagi para costumer
    • Membuat promo dan beberapa macam pameran
    • Mengunjungi beberapa costumer lama/tetap
    • Bekerja sama dengan beberapa relasi dan rekan kerja
    Dari sekian banyak alternatif diatas, saya memilih sebagai berikut :
    • Mencari beberapa costumer baru
    • Mencari info beberapa perusahaan sejenis yang berproduksi dibidang yang sama
    • Mengevaluasi kesalahan yang lalu
    • Memperbaiki kembali kesalahan yang lalu
    • Membuat surat penawaran dan diskon terbaik bagi para costumer
    • Membuat beberapa macam pameran
    • Mengunjungi beberapa costumer lama/tetap
    Saya memilih alternatif tersebut karena, alternatif tersebut yang paling efektif dan tujuan saya bisa dicapai dengan lebih cepat dan mudah dari pada waktu sebelumnya.
    Saya jabarkan kegiatan tersebut dalam bentuk jadwal sebagai berikut :
    Minggu pertama :
    • Mengevalusai kesalahan yg lalu dan memperbaikinya serta mencari kekurangan dan kelebihannya.
    • Mencari informasi beberapa perusahaan sejenis tentang produk, diskon, cara pemasarannya dan promo yang diberikan.
    Minggu ke-2 :
    • Membuat diskon dan penawaran terbaik untuk costumer
    • Mencari costumer baru
    • Menelepon dan membuat janji dengan para costumer tetap dan costumer baru
    • Mengunjungi beberapa costumer untuk membuat kerjasama dan membawa sourvenir
    • Mengadakan pameran di berbagai tempat
    Minggu ke-3 :
    • Mengadakan kembali pameran
    • Menelepon kembali costumer untuk kepastian kontrak kerja
    • Membuat janji kembali untuk penandatanganan kotrak kerja
    • Mengirim barang pesanan dan menagih pembayaran awal
    Minggu ke-4 :
    • Mengevaluasi segala cara yg telah dilakukan
    • Mengevalusai hasil yang telah dicapai
    Untuk menjalani alternatif tersebut diatas, saya mengeluarkan beberapa anggaran/biaya, antara lain:
    • Membayar lokasi pameran : Rp2.500.000/event
    • Membeli sourvenir untuk costumer : Rp5.000.000
    • Membayar pulsa telepon : Rp4.000.000/bulan
    • Makan siang dengan costumer : Rp300.000*10x pertemuan (dengan beberapa costumer) = Rp3.000.000
    • Pengiriman barang ke costumer : Rp28.000.000/bulan
    Demikian perincian saya dalam mencapai prioritas yang utama selama bulan September 2010 sampai Oktober 2010.

    Terima Kasih

  3. NIM 201052033 seksi 36

    1. ya, karena tujuan saya adalah ingin mempunyai suatu usaha dalam jangka panjang yang menghasilkan income pasif untuk kebutuhan hidup saya kedepannya.

    2. pertama-tama saya akan menetapkan tujuan yang jelas, lalu mencari tahu tentang bagaimana atau apa saja yang dibutuhkan dalam mencapai suatu tujuan tersebut.
    Apabila sudah mulai menetapakan rencana untuk mencapai tujuan tersebut bila ada hal yang mudah maka akan dikerjakan terlebih dahulu,lalu secara bertahap saya mulai untuk merelisasikan tujuan tersebut.

    3. Ya,, tentu saja saya mempunyai alasan, pertama alasan saya adalah saya masih membutuhkan pengalaman dan modal yang cukup. tentu saja saya harus menyiapkan dengan matang tujuan saya aga tidak salah dalam mengambil keputusan. saya pernah mempunyai tujuan sebelumnya, dan sekarang saya telah mencapai tujuan tersebut yaitu mempunyai kendaraan bermotor yang saya kumpulkan dari hasil kerja kerja saya.

    4.pengorbanan yang saya hadapin selamaingin mencapai tujuan tersebut adalah saya harus pintar-pintar dalam memilih kebutuhan yang di butuhkan ato tidak dibutuhkan, contohnya membeli pakain yang di bilang cukup mewah ato barang yang tidak dibutuhkan.
    menurt saya yang belum puas adalah mempunyai income pasif dan usaha kuliner yang ingin saya miliki. dan hal yang perlu di tingkatkan untuk memcapai tujuan tersebut saya harus bekerja lebih giat untuk mengumpulkan modal dan aset, lalu saya mencari informasi mengenai tujuan usah tersebut agar mudah tercapai.

    5.alternatif lain, selain rencana diatas adalah saya meminjam modal kepada orang tua, kerabat dekat,teman ,perusahan ato bank sekalipun. dengan modal tersebut saya menjasikan sebagian modal dan sebagian bisa di jadikan membeli barang untuk dijasikan aset usaha.
    Saya memilih untuk mengumpulkan sendiri modal usaha tersebut dari pendapatan saya..
    Karena bila mana saya meminjam kepada orang lain maka saya harus membayar bunga dari pinjaman tersebut…

    6. Rencana saya dalam membuka usaha dalam bidang kuliner milik saya. Pertama saya mencari usaha kuliner yang sesuai dan sedang trend di masyrakat.Lalu saya mencari informasi tentang segala informasi yang berhubungan dengan usaha kuliner. Juga saya bertanya kepada para ahli atau orang yang sudah terjun dalam usaha tersebut.
    Kedua saya menyiapkan modal dan menentukan waktu (timebound).
    Dalam menyiapkan modal tersebut saya memiliki banyak alternatif seperti menabung, meminjam modal ke orang lain atau saya mencari orang yang mau bekerja sama dengan usaha kuliner tersebut.

    7. Anggaran dasar – Modal tempat , Modal tenaga kerja, Bahan baku dan modal iklan

  4. NIM : 201081008 (SK 36)

    -YA,saya ingin memiliki penghasilan 5 juta perbulan.
    -Mungkin cara mensosialisasikan tujuan tersebut dengan cara menabung dari hasil kerja saya yang saya hasilkan selama ini untuk membuka usaha warung internet atau warnet.
    -Alasan saya merumuskan tujuan tersebut adalah media komunikasi yang sangat buming saat ini adalah internet selain alat komunikasi seperti handphone,oleh karna itu saya mengambil kesempatan untuk membuka usaha tersebut karna sebagian masyarakat indonesia belum mempunyai komputer sendiri-sendiri di rumah.Saya mengambil sedikit keuntungan dari kekurangan tersebut.
    Yang saya sudah hasilkan selama saya bekerja adalah saya sudah bisa membuka warnet dengan hasil keringat saya sendiri walaupun hanya sekedar warnet kecil yang berisi 10 komputer.Mungkin dari hasil warnet yang saya jalankan saat ini bisa untuk menambahkan lagi beberapa komputer ,target yang saya capai saya inign memiliki 50 unit komputer di warnet saya ini,agar saya cepat untuk mengapai tujuan tersebut.
    -Pengorbanan saya selama ini adalah saya bekerja selalu lembur sampai pagi agar gaji yang saya dapat lebih untuk menambahkan komputer di warnet saya ini.
    Menurut saya belum memuaskan karna pencapaian tujuan saya berjalan agak lambat atau lama mungkin karna saya tinggal di daerah pinggir kota jakarta yang jarang tersentuh oleh ilmu teknologi seperti internet.dan konsumen yang mengerti akan media tersebut hanya sedikit sebagian yang mengerti kegunaannya.
    -alternatif : – mungkin saya akan melakukan promo.
    – menurunkan harga sewa
    dari alternatif tersebut saya memilih untuk menurunkan harga sewa,karena kalo saya liat harga warnet di lingkungan say sangat mahal mungkin dengan alternatif tersebut saya akan cepat mengapai tujuan tersebut.

    anggaran biaya.

    gaji poko

  5. NIM : 2010-52-048

    Sebagai seorang pendidik (guru di SMP & SMA) tujuan finansial saya sudah SMART, ini terbukti dengan target SMART yang saya dapatkan dalam membimbing siswa, yaitu :
    Sekolah harus dapat meluluskan siswanya 100% dalam Ujian Nasional, dan masuk kategori sekolah terbaik 3 besar untuk daerah Tangerang, juga setiap lulusannya dapat lolos masuk Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia ataupun di luar negeri.
    Meskipun baru 8 tahun Sekolah ini berdiri, target yang diharapkan sudah terpenuhi. Siswa selalu lulus 100% setiap tahunnya, dan mengantarkan siswa masuk ke Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia maupun di luar negeri. Untuk mencapai semua itu saya pribadi bekerja dengan mengandalkan SMART yaitu : membuat Rencana Pembelajaran, Diagram Keberhasilan Siswa (sebagai evaluasi), dll dengan target keberhasilan jangka pendek dan sangat realistik yaitu membentuk siswa berkarakter yang berwawasan global dan mampu bersaing dengan sekolah lain yang bertaraf internasional.
    Semua rumusan tujuan itu saya lakukan setelah melihat keberhasilan dari sekolah lain yang berhasil mengantarkan siswanya ke lomba olimpiade matematika dan fisika setiap tahunnya.
    Dari situlah timbul dorongan memberikan pengorbanan berupa pemberian bimbingan bagi siswa yang remedial, dan mengasah diri sebagai guru dengan mengikuti pelatihan-pelatihan dan menggali dari pengalaman-pengalaman guru-guru senior.
    Tujuan sering kali terganggu dengan keluarnya guru senior ( terutama perempuan) setelah menikah ataupun punya anak.
    Berbagai kegiatan saya tuangkan dalam jadual kegiatan terarah dan teratur berupa persentasi tatap muka dengan siswa, persentasi rapat dengan guru lain dan persentasi kegiatan pribadi selama di sekolah, disamping itu dibuat juga jadual mengajar / tatap muka di kelas.
    Saya pribadi akan terus berinovasi sebagai strategi utnuk mencapai tujuan diatas dengan menciptakan sistem pembelajaran baru sehingga siswa tidak jemu dan bosan dengan hanya mengandalkan sistem belajar konvensional satu arah.
    Tujuan jangka panjang saya (5 tahun ) membawa anak didik lolos dalam lomba olimpiade matematika, fisika, atau debat bahasa Inggris sehingga dapat mengangkat nama Sekolah. Tentu saja butuh anggaran yang harus dikeluarkan oleh Yayasan berupa peningkatan fasilitas Sekolah, bimbingan ekstra & menambah guru-guru berpengalaman.

  6. NIM : 2010-21-016
    Seksi : 36.

    Dahulu saya pernah bekerja sebagai telemarketing. Atasan telemarketing adalah Supervisor. Saya akrab dengan Supervisor dan Manager tempat saya bekerja dulu. Mereka sering sekali memberikan motivasi-metivasi kepada kami. Tiap hari Breafing dan membahas tentang apa yang anda lakukan di masa yang akan datang nanti. Dan saya selalu berkata terget saya ingin memiliki “Mobil” dengan usaha saya sendiri tanpa tergantung oleh orang tua saya. Supervisor saya juga memiliki target ingin memiliki “Mobil Mercy” walau pun dia sudah memiliki mobil Avanza. Orang tua nya berkata kepadanya ” Papa akan membelikan Mobil Mercy itu asalkan kamu jalan kaki dari jakarta ke puwokerto”. Intinya hal tersbut agar supervisor saya berakit-rakit sahulu bersenang-sanang kemudian. Dari perkataan Orang tuanya kepada supervisor saya, sehingga supervisor saya selalu berusaha dan sekarang belau bukan hanya memiliki Mobil Mercy namun beliau juga memiliki Tiga ShowRoom Mobil ternama di Purwokerto dan bandung. Walau beliau sudah Succes dia tidak pernah sombong.

    Dari cerita saya di atas tentang Supervisor saya. Saya merasa di motivasikan dan mengingat-ingat perkataanya yang selalu membuat semangat saya. Walau pun saat ini saya belum bisa membeli apa yang saya mau(Mobil) tapi saya yakin di masa yang akan datang saya bisa membeli Mobil seperti apa yang saya mau tanpa tergantung oleh orang tua. Namun kemampuan saya saat ini saya hanya ingin selalu berusaha agar meningkatkan pekerjaan saya agar lebih Cermat, kuliah berjalan lancar sampai lulus hingga Sarjana dan di masa yang akan datang saya ingin mendapatkan gelar sebagai pengusaha ternama, namun tidak mustahil saya berusaha mewujudkannya dalam jangka panjang nanti.

    Orang yang berusaha itulah orang yang punya kemauan yang sangat tinggi untuk mencapai target yang di mau.

    1 )Tujuan Financial saya saat ini dari saya pribadi hanya cukup, tapi belum sepenuhnya terlaksana dan saya selalu berusaha semaksimal mungkin. Tujuan saya ingin meningkatkan pekerjaan saya agar lebih Cermat, kuliah berjalan lancar sampai lulus hingga Sarjana dan di masa yang akan datang saya ingin mendapatkan gelar sebagai pengusaha ternama.
    2) Dengan cara selalu berusaha dan berdoa.
    3) Saya berpegang teguh dengan rumusan saya dari motivasi dan kenyataan yang ada pada Supervisor saya dahulu yang telah Succes. Belum dan ingin berusaha.
    4) Pengorbanannya adalah pengorbanan waktu saya yang dimana saya bekerja sambil kuliyah sehingga jarang ada waktu buat liburan, hal itu tidak merugikan saya. Ya harus saya tingkatkan.
    5) Alternatifnya saya jika saya ada keluhan saya tanya orang-orang yang succes agar menjadi lebih baik lagi dan tidak ada keluhan kembali.
    6) Dengan mengikuti Seminar
    7) Me-manage, keuangan saya perbulannya agar tidak boros.

    Demikian share dari saya, dimana inilah apa yang saya ungkapkan dan saya jalankan, adalah untuk mencapai target saya. Terima kasih

  7. NIM Nathanael Hartono- 201041055 – SEKSI 36

    Ya, tujuan finansial saya sudah SMART yaitu “Saya ingin memiliki usaha rumah kos-kosan minimal 2 rumah masing-masing dengan 15 kamar di daerah kebon kacang dengan penghasilan nett per bulan Rp. 30 juta dalam kurun waktu 10 tahun mendatang.”

    Cara saya dalam mensosialiasikan tujuan saya adalah dengan:
    1. Saya menuliskan rencana saya tersebut di kamar, kemudian saya memberitahukan tujuan saya tersebut kepada keluarga terutama orang tua. Dengan cara seperti itu, saya mendapatkan dukungan penuh dari orang tua dalam rangka tercapainya tujuan tersebut.
    2. Saya juga memberitahukan tujuan saya kepada rekan-rekan saya yang bergerak dibidang properti dengan tujuan saya bisa mendapatkan informasi dan berita mengenai property (terutama harga pasaran rumah di suatu daerah)

    Alasan utama saya untuk menentukan tujuan tersebut karena saya ingin dalam kurun waktu 10 tahun mendatang sudah memiliki aset yang bisa mendatangkan pemasukan, terlebih itu adalah pemasukan pasif. Yang sudah saya hasilkan selama ini hanyalah berasal dari gaji, dengan hanya berasal dari gaji tersebut saya menyisihkan sebagian dari gaji saya untuk diinvestasikan.

    Pengorbanan yang sudah saya lakukan sehingga bisa mendapatkan hasil seperti itu (tabungan, deposito) adalah sering kali saya harus rela tidak mendapatkan keinginan saya. Saya mencoba untuk hanya memenuhi apa yang menjadi kebutuhan saya.
    Menurut saya, ada hal yang belum memuaskan yaitu cara diri saya dalam mengelola keuangan yang ada. Sebelum saya tahu (tepatnya sebelum perkuliah motivasi usaha), saya hanya memikirkan aset-aset konsumtif. Pola pikir untuk menghasilkan atau mempunyai aset produktif-lah dan membuat uang bekerja untuk kita merupakan salah satu hal yang harus diperbaiki dan ditingkatkan.

    Alternatif-alternatif kegiatan yang akan saya lakukan sebagai strategi pencapaiannya adalah:
    1. Menyisihkan 50% dari gaji bersih
    2. Membaca buku-buku tentang bisnis, keuangan, motivasi, kewirausahaan
    3. Mencari relasi atau network sebanyak-banyaknya
    4. Mengikuti seminar-seminar bisnis, motivasi, keuangan.
    5. Mengikuti perkembangan berita mengenai property lewat media cetak atau internet.
    Dari sekian alternatif kegiatan, yang saya pilih adalah menyisihkan 30% dari gaji bersih dan membaca buku-buku tentang bisnis, keuangan, motivasi, dan kewirausahaan. Alasan mengapa saya memilih kedua alternatif tersebut karena kedua hal tersebu saya rasa paling mudah dan murah dilakukan. Seperti menyisihkan gaji, uang gaji sudah saya terima setiap bulannya, hanya dengan menyisihkan 50% nya saya tidak mengeluarkan biaya tambahan apapun, hal tersulit mungkin hanya mengendalikan keinginan saya. Kemudian untuk buku-buku motivasi, bisnis juga sangat berguna, saya bisa belajar dari pengalaman orang lain, pola pikir, mengapa seseorang bisa berhasil, dan bisa belajar juga dari kegagalannya.

    Penjabaran kegiatan-kegiatan tersebut dalam bentuk jadual, yaitu:
    1. Setiap bulannya, saya harus menyisihkan minimal 50% dari gaji bersih saya per bulan untuk ditabung atau diinvestasikan, dimana nanti akan digunakan untuk down payment rumah kos-kosan tersebut.
    2. Setiap hari saya meyisihkan waktu minimal 30 menit – 1 jam untuk membaca buku tentang keuangan, bisnis, motivasi, kewirausahaan yang bertujuan untuk menambah pengetahuan dan motivasi saya dalam mencapai tujuan tersebut.
    3. Sehubungan dengan pekerjaan saya sebagai marketing, saya benar-benar memanfaatkan pekerjaan saya untuk mencari relasi atau network sebanyak-banyaknya, mempelajari berbagai macam bisnis yang ada dan nyata.
    4. Setidaknya 1 bulan sekali mengikuti seminar-seminar, seperti seminar keuangan, bisnis dan wirausaha untuk lebih memperdalam pengetahuan dalam bidang-bidang tersebut.
    5. Mengikuti perkembangan bisnis property melalui media cetak (koran) atau melalui internet dengan frekuensi minimal 1 minggu sekali. Sehingga diri saya juga selalu terupdate dengan harga pasaran, kondisi pasar, kondisi bisnis itu sendiri.

    Anggaran untuk tujuan saya, kira-kira seperti ini perhitungannya:
    1. Investasi awal untuk 1 rumah di kebon kacang dengan luas tanah 200 M2 dgn harga per m2 Rp. 5.000.000 & luas bangunan 540 M2 dgn harga per m2 Rp. 1.000.000 sehingga total Rp. 1.540.000.000
    2. Isi dari kos2 an tersebut, furniture untuk 15 kamar sekitar Rp. 4 juta/kamar, kemudian biaya lain-lain seperti pompa air, kulkas, ruang tamu Rp. 100.000.000 sehingga total Rp. 160.000.000
    3. Total untuk pembangunan sebuah 1 rumah kos membutuhkan biaya Rp. 1.700.000.000.

    Anggaran untuk kegiatan tersebut antara lain:
    1. Menyisihkan 50% dari gaji bersih setiap bulan (tidak ada biaya yang dikeluarkan)
    2. Membeli 2-3 buku per bulan tentang bisnis, keuangan, motivasi dengan estimasi Rp. 50.000 per buku sehingga total Rp. 100.000 – 150.000
    3. Mencari relasi atau membangun network sebanyak-banyaknya serta dapat mempelajari bisnis yang ada (biaya pulsa HP, ongkos perjalanan total sekitar Rp. 100.000 – Rp. 200.000 per bulan)
    4. Mengikuti seminar 1 bulan sekali dengan estimasi Rp. 200.000 – 300.000 untuk satu kali seminar.
    5. Mengikuti perkembangan bisnis property melalui media cetak (1 eksemplar Rp.3000/ hari, 1 bulan sekitar Rp. 90.000) kemudian media internet dengan tarif Rp. 100.000 per bulan sehingga total Rp. 190.000 per bulan.

  8. 1. sudah, mempunyai penghasilan di luar gaji
    2. dengan membuat orang-orang terdekat mengerti tujuan kita, membuat rencana dan membuat orang tersebut memberikan dukungan kepada apa yang kitarencanakan.
    3. untuk membuat finansial saya lebih baik. yang saya hasilkan hanya gaji dan rencana.
    4. saya sudah bekerja diluaar jam kerja dan itu membuat waktu istirahat saya berkurang, yaang saya dapatkan tidak sebanding dengan yang saya kerjakan.
    5. alternatif: mengerjakan usaha lain, berunding dengan orang yang sudah sukses,
    yang saya pilih adalah mengerjakan sesuatu diluar pekerjaan saya,
    karena saya bisa memperoleh ijin dari kantor untuk meluangkan waktu mengurus pekerjaan tersebut.
    6. setiap hari saya harus bekerja dikantor, jadi waktu untuk pekerjaan sampingan haarus dilakukan pada waktu malam hari atau sore hari.
    7. saya sisihkan dari gaji selama saya bekerja pada perusahaan saya.

  9. NIM 2010-41-063 Seksi 36

    Target finansial saya belum mencapai mencapai rumusan SMART. Entah mungkin karena saya masih hidup dengan keluarga (orang tua), jadi belum sama sekali mencoba untuk memikirkan target finansial dengan pendapatan pasif. Namun disini saya coba memaparkan keinginan saya untuk mencapai target tersebut walaupun masih dalam perencanaan.

    Cara saya untuk mensosialisasikan tujuan tersebut adalah akan mulai membuat perincian penghasilan masuk dengan pengeluaran. Dimana agar nilai pengeluaran lebih kecil daripada nilai penghasilan yang masuk. Dan mulai menetapkan nilai pengeluaran-pengeluaran tetap per bulannya. Seperti tabungan untuk usaha tabungan pribadi, kebutuhan sehari-hari, hutang/kartu kredit, serta menekankan kepada kebutuhan yang sifatnya urgent/lebih dibutuhkan.

    Alasan saya menetapkan rumusan tersebut adalah agar terciptanya keseimbangan dalam keuangan yang saya punya. Mengindari semaksimal mungkin nilai pengeluaran yang lebih besar daripada nilai penghasilan yang masuk. Sebelumnya saya hanya dapat menyisihkan sedikit untuk tabungan karena banyak kebutuhan yang tidak terlalu diperlukan malahan saya keluarkan.

    Selama ini saya belum merasa puas dengan apa yang telah saya korbankan, dengan hardworking yang saya jalani tapi saya belum pernah merasa cukup dalam penghasilan padahal apa yang saya korbankan dalam pekerjaan sudah setimpal dengan hasil yang saya dapatkan. Semua karena manajemen keuangan saya yang belum maksimal dan rapi. Jelas semuanya harus lebih ditingkatkan lagi. Agar mendapatkan hasil yang memuaskan juga.

    Alternatif kegiatan yang akan saya lakukan dengan memulai usaha jual barang-barang online atau dengan jual pulsa/handphone. Alternatif yang lebih saya pilih adalah jual pulsa & handphone, karena banyak orang sekarang lebih membutuhkan tersebut. Karena untuk jual barang secara online akan mendapat resiko kerugian yang lebih besar dibanding jual barang yang sudah nyata dan jelas pembeli nya..

    Penjabaran :
    1. Memulai dengan modal yang tidak terlalu besar untuk modal voucher pulsa/pulsa elektrik.
    2. Mulai memasarkannya (promosi) dari mulut ke mulut.
    3. Melebarkan jaringan pembeli & meningkatkan usaha sesuai dengan permintaan para pembeli.
    4. Menawarkan jasa jual-beli handphone dengan sistem pembayaran kredit.
    5. Mengumpulkan modal usaha lagi dari keuntungan-keuntungan yang sudah didapat.
    6. Membuka counter kecil-kecilan.
    7. Melanjutkan usaha kejenjang menengah.
    8. Dalam kurun waktu 1 tahun kedepannya sudah bisa membuat counter besar & menjalin kerja sama dengan distributor handphone resmi

    Modal anggaran bisa saya dapat dari pinjaman bank dengan bunga dan cicilan hutang yang kecil sesuai dengan kemampuan yang saya punya dan keuntungan dari usaha yang saya dapat.

    Demikian komentar yang saya berikan, semoga bisa mendapatkan penilaian yang baik dari Bapak Dosen.

    Terima kasih

  10. 201052069 seksi 36

    menurut saya, tujuan financial saya sudah SMART, dengan menjadi karyawan tetap dan bekerja untuk menghasilkan uang, disisi lain saya juga memiliki penghasilan pasif dengan cara membuka usaha, dan orang lain yang menjalankannya.

    cara saya mensosialisasikannya dengan bekerja memberikan yang terbaik dan tekun kepada perusahaan dimana saya bekerja saat ini, memiliki loyalitas dan berprestasi dalam bidangnya, sehingga mendapatkan promosi dalam dunia kerja, tentunya mengharapkan semakin tingginya jabatan yang diterima, semakin besar pemasukan yang didapat dari gaji serta memiliki tunjangan dan fasilitas dari perusahaan. Dalam usaha saya konsisten dan fokus akan bidang usaha yang digeluti, memiliki suatu standard kriteria yang diharapkan, membuat target akan hal-hal yang ingin dicapai dan mampu untuk dicapao, menyesuaikan bidang usaha sesuai dengan dana yang ada dan keadaan, sehingga mengurangi tingginya resiko yang dihadapi dari lilitan hutng / piutang, mengevaluasi dan membuat program-program jangka pendek dan jangka panjang.

    alasan saya menetapkan rumusan tujuan seperti itu, dilihat dari segi seorang karyawan, awal saya bekerja posisi sebagai “Telemarketing” yang berfungsi menerima tiap telephone yang masuk, memberikan informasi dan layani pembeli secara langsung, dengan memberikan pelayanan yg memuaskan, saya memperoleh reward sebagai karyawan terfavorit pada posisi itu dan mendapatkan promosi pertama menjadi seorang “Sales Executive” disini tugas dan jabatan yang baru saya belajar memahami JOB DES dan channel yg saya peroleh cukup berpengaruh untuk omzet perusahaan, diusahakan ditiap bulannya mampu hit target diatas 100%, tiap barang yang terjual saya mendapatkan insentive berupa materi, selama 2-3 tahun saya dalami posisi ini, ditiap tahunnya saya terpilih sebagai “Karyawan terbaik dalam penjualan dan penanggan pelanggan” untuk itu perusahaan memberikan saya bonus dengan cara mengirim saya holiday keluar dan dalam negri, tidak berhenti diposisi itu, perusahaan menilai saya mampu untuk menerima jabatan dan tantangan baru, saya mendapatkan promosi kenaikan jabatan yaitu “Supervisor” disini saya lebih mengarahkan dan memantau kinerja team sales dan omzet perusahaan, menganalisa market dan produk, dengan ini saya mendapatkan kenaikan gaji, insentive serta bonus double, finansial saya sebagai karyawan masih terus berlanjut karna saat ini saya mendapatkan tawaran bekerja di principals, dengan posisi yang sama, yang membedakan hanya company lokal dan asing, dsini pendapatan saya tentunya jauh lebih besar dibandingkan dgn perusahaan dimana saat ini saya bekerja.
    dari segi seorang pengusaha, saya membuka peluang usaha dengan bermodalkan internet dan koneksi teman, saya memulainya dengan membeli doamin web dan Facebook serta email / YM.
    di web, saya membuka usaha toko IT ACCESORIES online, didalamnya terdapat macam-macam brand, type dan hrg, user cukup kirim email brg apa yang ingin di order dan sdh mentransfer uang, makanya barang akan terkirim, selain itu saya juga berjualan baju import online, saya memulainya dari Facebook dimana saya memiliki list friends yang banyak dan dari sana saya memiliki pendapatan pasif, khususnya baju2 wanita, dari sini saya mendapatkan pemasukan dengan memiliki resiko yang tidak besar utk tahap pencapaiannya.

    Pengorbanan yang saya lakukan sehingga mendapatkan hasil yang sedemikian dan hal hal yang perlu ditingkatkan adalah :
    saya harus memotong dari awal minilan 50% dari gaji yang saya peroleh untuk mengcover biaya operational usaha saya dan tabungan yang sifatnya permanent tidak boleh diganggu gudat yang bertujuan untuk dana cadangan / investasi.
    saya harus menambah karyawan operational dalam toko, mencari investor untuk barang dan materi, merenovasi qualitas tampilan web.

    alternatif kegitan yang akan saya lakukan sebagai strategi pencapaian adalah :
    1. menentukan tujuan yang bersifat positif dengan mempromosikan kepada teman-teman terdekat dan keluarga besar yang mampu untuk dijangkau, bila perlu teman-teman dalam pergaulan sehari – hari
    2. mengevaluasi akan tiap hal yang sudah dihasilkan dengan dikeluarkan, rutin melakukan abalisis hasil dan pengeluaran untuk menentukan tahap tujuan berikutnya
    3. menyusun strategi akan masalah yang mungkin akan dihadapi baik masa yang sdh lewt dan memantau masa yang akan datang
    4. membuat suatu perencanaan yang di deskripsikan dan dijabarkan, dengan menjadikannya kegiatan, dengan adanya susunan jadwal serta menentukan jumlah dan sumber dananya
    5. melaksanakan semuanya dengan konsisten dan mengevalusi demi perbaikan.
    saya cenderung fokus pada poin no.4, alasannya dengan melakukan penjabarang alternatif menjadi suatu kegiatanm akan memotivasi diri saya untuk terus memikirkan tahapan yang harus saya tempuh untuk mewujudkan keinginan saya, dengan menyusun jadwal kegiatan akan memonitor diri saya akan hal-hal yang sudah dan belum saya lakukan, memikirkan unit dan dana yang harus saya kejar akan mendorong diri saya untuk lebih lagi agresif dan tekun dalam tahap pencapaiannya.

    jadwal kegiatan yang akan saya jabarkan menjadi beberapa tahap,
    -daily, memantau pergerakan operational dan keadaan market
    -weekly, mengevaluasi hasil harian , membuat strategi langkah selanjutnya untuk peningkatan diminggu berikutnya
    -monthly, merangkum kegiatan yang sdh dilakukan dan yang blm dilakukan dalam 1 bulan ini, serta memperbaiki hal-hal yang keliru sdh dilakukan
    -yearly, melakukan perhitungan tutup buku apakah ini merugikan/ menguntungkan, menilai dari segi laba bersih dan laba kotor, apakah posisi dalam tahap bagus/ stabil atau harus melakukan langkah-langkah inovasi dan kreatif dalam menghadapi tahun berikutnya.
    kegiatan aktifitas yang harus dipantau : pembelian barang, penjualan barang, membuat program berhadiah utk jangka pendek dan panjang, mengkontrol pergerakan kompetitior.

    mengenai anggarannya, untuk jangka pendek saya hanya cukup mengandalkan modall awal dari pemasukan dan margin yang diperoleh, sedangkan untuk jangka panjang dan peluasan area dan pengembangan usaha akan meminjam dana dari bank negri, sebagai jaminannya “sertifikat rumah dan aset-aset yang ada” agar bisa memperoleh pinjaman berupa uang tunai dan membayar cicilan dengan bunga yang rendah, diusahakan untuk mampu membayar ditiap bulannya dengan paham betul konsekwensi denda yang akan diterima jika sampai terlambat melakukan pembayaran. target saya diumur 30 tahun saya sdh memiliki pemasukan pasif di angkat 4-5 juta ditiap bulannya, saat ini saya hanya mampu memiliki penghasilan pasif di 1-2 juta pasif ditiap bulannya setelah dikurangi biaya operational.

  11. Target financial yang saya rencanakan dengan matang 2 tahun lalu menurut saya sudah SMART, adapun tujuan saya waktu itu adalah membuat bisnis sewa kendaraan bis 3/4 untuk antar jemput karyawan dan mobil avanza untuk tenaga kerja asing.

    Cara saya melakukan sosialisasi terhadap rencana bisnis ini adalah dengan cara menghubungi rekan/relasi saya yang bekerja di pabrik, selain itu saya juga membuat proposal penawaran kerjasama ke perusahan lain yang datanya saya peroleh dari yellowpages/buku telepone.

    Saya merumuskan tujuan bisnis ini cukup beralasan karena dengan mengeluarkan modal satu kali saja, saya akan mendapatkan keuntungan secara tetap/kontinue, disamping itu pula saya menawaran kerjasam lain kepada pemilik kendaraan yang kendaraannya mau disewa atau dititipkan ditempat usaha saya, tentunya dengan harga yang lebih murah dari harga yang akan saya tawarkan ke calon pelanggan. Sebelumnya saya tidak berfikir untuk menggeluti usaha ini, setelah melihat peluang yang ada dan menimbang faktor resikonya, ternyata bisnis ini sangat menguntungkan dan dari bisnis ini akhirnya saya memiliki penghasilan tambahan disamping gaji yang saya terima dari tempat saya bekerja. Bisnis ini cukup dikelola dari rumah dengan dibantu isteri saya.

    Bisnis ini diawali dengan pengorbanan menjual beberapa asset yang saya miliki seperti rumah dan mobi serta mengambil simpanan deposito yang saya miliki. Awalnya saya hanya biasa membeli 1 unit bis 3/4 dengan kapasitas 27 penumpang dan 1 unit mobil avanza, pengorabanan lain adalah adanya penolakan dari calon pelanggan oleh karena belum bisa mempercayai bisnis transportasi yang saya jalani karena belum berpengalaman. Dengan pendekatan emosial dan menunjukan keseriusan bisnis, akhirnya bisnis ini dapat saya raih dengan modal kepercayaan dari pelanggan dan akhirnya saya dapat membeli 2 unit bis 3/4 dan 1 unit avanza lagi. Obsesi yang menjadi keinginan saya adalah membeli is ukuran besar dengan kapasitas 59 penumpang untuk mencover perusahaan yang memilki karyawan minimal 1000 orang.

    Untuk mengembangkan bisnis ini saya punya alternatif yaitu menjadikan relasi sayasebagai marketing atau agent non formal untuk mempromosikan atau menawarkan bisnis ini kepada relasinya, tentunya dengan imbalan komisi yang menarik. Alternatif ini sangat efektif dan dapat meminimalisasi biaya operasional dibanding saya merekrut kayawan untuk dijadikan marketing. Dengan perkembangan bisnis dan pengeluaran yang kecil, Alhamdulillah dari bisnis ini saya memperoleh keuntungan rata-rata per bulan sebesar Rp. 60.000.000.an.

    Kegiatan bisnis ini saya jabarkan secara terjadwal baik dari sisi operasional maupun dalam hal pengeluaran biaya, yaitu dengan cara :
    1. Membuat jadwal perawatan kendaraan secara periodik agar terjaga kondisinya.
    2. Penjemputan karyawan diatur sesuai dengan jadwal kerja/shift.
    3. Sopir diberikan kompensasi/bonus yang menarik.

    Untuk kegiatan operasional sehari-hari, saya menganggarkan biaya perwatan sebesar 15% dari perkiraan penghaslan bersih setiap bulannya sebagai berikut :

    1. Jumlah mobil yang dimilki : bis 3/4 3 unit dan 2 unit mobil avanza.
    2. Harga sewa kendaraan : bis 3/4 Rp. 290.000 per rit ( PP ), Avanza Rp. 4.500.000 per bulan

    Kalkulasi biaya :
    Mobil 3/4 Rp. 290.000x 9 rit per hari (3 unit) x 30 hari = Rp. 78.300.000
    Mobil avanza 2 x Rp. 4.500.000 = Rp. 9.000.000
    Penghasilan kotor per bulan = Rp. 87.300.000

    Biaya operasional usaha :

    Biaya upah sopir @Rp. 1.750.000 x 5 orang = Rp. 8.750.000
    Biaya bensin & tol @Rp. 2.000.000/bln x 3 bis = Rp. 6.000.000
    (mobil avanza, bensin, tol ditanggung penyewa).
    Biaya service & perawatan = Rp, 5.000.000
    Biaya tak terduga = Rp. 2.000.000
    Total biaya pengeluaran = Rp. 21.750.000

    Keuntungan usaha :

    Penghasilan kotor Rp. 87.300.000
    Biaya operasional Rp. 21.750.000
    Keuntungan persih Rp. 65.550.000

    Alhamdulillah dengan bisnis ini ternyata saya telah mendapatkan penghasilan tambahan yang cukup signifikan diluar dari pendapat gaji rutin saya sebagai pekerja.

    Terima kaish.

  12. NIM : 201052047
    SEKSI : 36

    Menurut saya, saya mempunyai tujuan financial sudah SMART,karena saya memiliki tujuan yang spesifik .
    Tujuan financial saya yakni, Ingin membuka travel sendiri yang bermula dari travel kecil, karena saya sudah mempunyai ilmu dan sdh menggeluti di bidang tersebut .
    Cara mensosialisasikan tujuan nya yaitu dengan membuat event promosi tentang travel baru tersebut dan menjelaskan tentang produk2 apa saja yang di jual beserta membuat brosur.
    Alasan nya untuk dapat dikenal masyarakat sekitar terlebih dahulu. Yang dihasilkan sebelum menetapkan rumusan tujuan ini adalah travel yang belum dikenal,karena travel tsb belum terlihat kualitas nya dan baru.
    Pengorbanan yang saya lakukan yaitu terutama uang yang saya sisihkan untuk membuat usaha tsb dan penuh kesabaran untuk mecapai tujuan nya.
    Menurut saya hasil yang belum memuaskan adalah belum tercipta nya cabang baru untuk memperluas jaringan distribusi. Dan yang perlu ditingkatkan adalah mutu dan kualitas human nya sendiri lalu diikuti dengan meningkatkan produk2 yang di jual.
    Strategi yang dilakukan untuk pencapaian nya adalah melakukan promosi iklan di media cetak, melakukan iklan di pamflet, atau melakukan iklan di televisi. Dan seperti nya yang menjadi alternatif pilihan saya adalah iklan melalui media cetak, karena harga nya terjangkau dan semua orang dapat mengetahui nya dengan mudah.
    Penjabaran kegiatan dalam bentuk jadual adalah sebagai berikut :
    01 Sep 2010 : Pembukaan perusahaan
    02 Sep 2010 : Mengadakan promosi travel tsb dan memasarkan produk2 nya di sekitar masyarakat.
    05 Sep 2010 : Mulai beroperasi meskipun belum terlalu efektif.
    07 Sep 2010 : Mempromosikan perusahaan dan produk2 nya melalui media cetak.
    Jika sudah berjalan secara efektif,maka selanjut nya penawaran melalui e-mail blast atau sms blast kepada klien2 .
    Anggaran nya tsb antara lain :
    – Budget iklan media cetak Rp. 8.000.000 untuk 1 bulan (terbit 1 minggu sekali).
    – Anggaran mengadakan promosi dalam bentuk brosur menerbitkan 5.000 brosur x Rp. 500/brosur = Rp. 2.500.000/periode x 6 periode = Rp. 15.000.000/th
    Dalam 1 tahun ada 6 kali periode, yaitu :
    Januari – Maret (Low season)
    Juni – July (High season)
    Agustus (Low season)
    September (High season)
    October – November (Low season)
    December (High season)
    – Salary untuk karyawan setiap bulan .

    Sekian komentar saya dan terimakasih ..

  13. Ya,sudah SMART. Tujuan tersebut yaitu mempunyai deposito dan tabungan cadangan di rekening bank yang berbeda sebelum berumur 24 tahun.Saya mensosialisasikannya dengan cara mengikuti seminar2 dan membaca berbagai buku2 motivasi.Alasannya simple : ingin menjadi pribadi yang MANDIRI dan SUKSES.Yang saya hasilkan sekarang ini berupa sesuatu yang berguna bagi orang lain khususnya keluarga,tapi untuk ke depan saya masih punya banyak tujuan lain yang harus saya raih.Pengorbanan saya yaitu harus berhemat sedemikian rupa. Yang belum memuaskan saat ini adalah saya belum mempunyai penghasilan pasif dan ingin memillikinya sebelum berumur 30 tahun.Alternatif kegiatan yaitu ingin mendapatkan untung dari jual beli dollar,apalagi sekarang harga dolllar sedang merosot,jadi saya ingin membeli sebanyak2nya.Jadwalnya secepat mungkin.Anggarannya memakai dana cadangan yang telah saya kumpulkan di bank.Terima kasih.

  14. NIM : 201041084
    Seksi : 36

    1. Tujuan finansial saya sudah SMART.
    Target finansial saya untuk masa depan adalah menjadi business owner dengan pasive income yang stabil sebesar Rp.5.000.000/bulan sebelum usia saya 50 tahun. Target ini telah saya perhitungkan dilihat dari sisi pengembangan bisnis (peluang dan terus berinovasi) yang terus saya lakukan dan melihat pendapatan rata-rata yang bisa saya dapatkan perbulan pada saat ini. Target ini terukur sesuai dengan kapasitas, kualitas, dan kuantitas saya di masa depan nantinya dan telah saya bangun sejak dini dengan mulai memilki beberapa bisnis sejak saya kuliah sekarang ini. Target saya ini sangat possible karna telah byk business owner yang telah mencapai target tersebut. Target saya ini realistis untuk saya karna telah saya jalankan sejak dini dan dalam hal pencapaiannya tidak terlalu sulit maupun terlalu mudah. target ini termasuk target jangka panjang secara finansial yg akan saya lakukan dan saya capai.

    2. Cara saya dalam mensosialisasikan Target finansial saya ini adalah dengan memberitahukan kepada teman-teman, keluarga saya dan mencatat Target tersebut pada media yang selalu saya buka guna mengingatkan saya kepada target tersebut, seperti : facebook, blog, buku diary, dll.

    3. saya merumuskan tujuan tersebut berdasarkan pengalaman saya dan yang telah saya capai saat ini. guna saya merumuskan hal tsb untuk memotivasi saya agar dapat men-stabilkan pendapatan saya secara passive di masa depan sehingga saya tidak perlu lagi menjadi pekerja untuk orang lain dan saya dapat bekerja sesuai dengan keinginan saya bukan karna kebutuhan saya. pada saat ini saya telah mencapai passive income rata-rata 3 juta/bln dengan 2 buah bisnis yg sedang saya kerjakan dan sifat pendapatan saya ini belum stabil dalam pendapatan rata-ratanya perbulan. oleh karna itu saya ingin mengembangkan bisnis untuk mencapai target finansial saya tersebut dan men-stabilkan minimum pendapatan perbulan saya dari bisnis saya tersebut sebesar Rp.5 juta/bln sebelum usia 50 tahun.

    4. Pengorbanan yang telah saya lakukan seperti berbisnis sambil kuliah. hal ini saya lakukan untuk mencapai Target saya tersebut. sayapun melakukan pinjaman kepada bank besar dengan mengikuti program bank tsb dan menjadi mitra bisnisnya. sehingga dapat menggembangkan sedikit demi sedikit bisnis yang sedang saya bangun. saya pikir masih byk yang perlu ditingkatkan dalam bisnis saya ini seperti terus berinovasi agar tidak terlalu jauh tertinggal dari pesaing lainnya.

    5. Strategi yg saya buat untuk mencapai target saya tersebut adalah :
    – membangun bisnis berbeda-beda dan lebih dari 4 jenis sesuai dg kapasitas saya.
    – mengikuti berbagai seminar wirausaha untuk membangun link dan belajar
    mengembangkan bisnis saya tsb.
    – membuat tabungan rencana mandiri sejak dini.
    – sebelum usia 40 tahun saya mencoba bekerja sebagai pekerja di perusahaan dan
    mengajar sebagai dosen nantinya guna mempermudah menabung modal dengan
    meminjam uang kepada bank besar dan mengembangkan bisnis saya.
    – terus berinovasi dan mencoba bisnis baru tanpa modal sejak dini.

    dari strategi saya diatas saya yang paling saya prioritaskan adalah point ke-4. karna hal ini mencakup keseluruhan strategi saya dan menyeimbangkan dengan tujuan saya yg lainnya di luar target finansial jangka panjang saya ini.

    6. Time table Target Finansial saya :
    Target –> passive income Rp.5 juta / bln
    strategi –> membangun bisnis sejak sekarang sampai 20 tahun kedepan, bekerja pada perusahaan dan sebagai dosen untuk menabung modal sampai usia 43 tahun, memiliki aset produktif sebagai salah satu cara mencapai target (ex: rumah yg disewakan kembali, kost-kostan,dll) sampai usia 40 tahun.
    evaluasi strategi –>hal ini terus saya lakukan dg melihat laporan pendapatan dan pendapatan yg saya dapatkan setelah memenuhi liabilitas bisnis yg ada. guna melihat sudah sejauh mana saya dengan target saya tersebut.

    7. anggaran :
    rata-rata 0-5 juta dalam membangun 1 jenis bisnis saya berskala kecil. seperti : bisnis online furniture, jasa pembuatan website personal, jasa instalasi warnet, dll.
    rata-rata 30-50 juta dalam membangun 1 jenis bisnis saya berskala menengah. seperti : warnet, toko pakaian (distro), cafe, dll.
    rata-rata 80-300 juta dalam membangun 1 jenis bisnis saya berskala besar. seperti :
    kost-kostan, rumah untuk disewakan, mobil untuk disewakan, studio foto, dll.

    inilah Target finansial saya untuk masa depan. 🙂

  15. NIM : 2010.41.044
    SEKSI : 36

    Jawaban:
    1. Ya, Tujuan smart saya adalah 5 tahun mendatang punya Deposito, 2 rumah, 1 unit usaha, 1 mobil dan 500 m2 tanah.

    2. Cara saya mensosialisasikan yaitu menceritakan tujuan ini kepada orang tua dan saudara saya, agar mereka memberi dukungan dan semangat kepada saya.

    3. Alasan: saya ingin mempunyai pasif income dan menjadi orang kaya yang sukses.
    Sebelum ini saya hanya mempunyai tabungan, 1 unit rumah dan 1 motor

    4. Pengorbanan saya : tabungan, 1 unit rumah dan 1 motor didapat dari uang gaji yang saya potong dan kumpulkan selama 3 tahun.
    Yang belum memuaskan : rumah tersebut masih dikosongkan,karena belum direnovasi.
    tabungan biasa, motor tersebut hanya dipakai sebagai transportasi dari rumah ke kantor.
    Yang perlu ditingkatkan :
    rumah tersebut direnovasi untuk dikontrakan,dan membeli 1 rumah secara kredit untuk tempat tinggal saya.
    tabungan hanya berupa tabungan biasa dengan bunga kecil, memindahkan tabungan menjadi deposito berjangka, bunga’na cukup besar.
    motor bisa dipakai untuk usaha/disewakan,jika sudah memiliki mobil,ataupun sebaliknya.
    mobil yang saya dapatkan 50% penghargaan dari perusahaan,50% dipotong dari gaji setiap bulan.

    5.Strategi pencapaian : memilih side job dari sore s/d malam,mengikuti bisnis MLM yaitu oriflame (kosmetik)/ sofie martin (tas),berjualan baju,tas,sepatu lewat internet,menabung Rp 2jt/bln
    Kegiatan yang saya pilih :mengikuti bisnis MLM yaitu oriflame (kosmetik), sofie martin (tas),berjualan lewat internet,menabung Rp2jt/bln
    Alasan :
    Mengikuti bisnis MLM itu,karena rata2 teman kantor,sahabat saya wanita
    bentuk ditawarkan kosmetik dan tas yang dibutuhkan wanita (baik anak remaja s/p para ibu).
    Berjualan baju,tas,sepatu, lewat internet, karena saya punya beberapa teman yang mempunyai butik saya bisa membantunya sekaligus mendatangkan keuntungan bagi saya.

    6.Untuk bisnis MLM yaitu oriflame dan sofie martin setiap ada katalog yang baru saya tawarkan dan berusaha menjaring mereka menjadi anggota (tanpa dipaksa)
    Berjualan secara online di internet,24 jam sehari.

    7. Rencana anggaran :
    Untuk bisnis MLM, membayar biaya untuk menjadi anggota sebesar Rp.150.000,- akan mendapatkan kartu anggota, stater set, dan katalog barang,komisi 30 %, potongan harga, point, harga khusus untuk member.
    Untuk berjualan online, menyiapkan modal Rp.5.000.000,-dan
    dengan keuntungan 10 – 20 % dari modal tersebut.
    Untuk menabung uang bonus tahun 2010 ini, dipakai untuk renovasi rumah lalu dikontrakan.Hasil uang kontrakan untuk bayar kredit rumah baru setiap bulan. Uang gaji yang disimpan sebesar Rp. 2jt/bln, setelah 5 tahun digunakan untuk membeli tanah 500m2,buka usaha ( sparepart motor/mobil).
    Uang hasil bisnis MLM, jualan lewat internet,bunga deposito,dipakai untuk biaya makan, kos,bensin.

  16. belum,tapi akan SMART,baru ingin memulai usaha yg kecil2an.langkah awal bergabung/join dgn teman or kel.karna saya belum cukup mendapat pengalaman yg lebih,dan saya harus lebih banyak belajar,dan akan mengorbankan waktu,uang,tenaga agar usaha dpt bjalan dgn baik,menyisihkan uang dr gaji n tabungan,dr tabungan saya akan saya pakai u/ membuka usaha kecil2an,dan modalnya saya kembalikan ke tabungan saya kembali.penjabaran dlm bentuk jadwal saya mencari tau dl usaha yg akan saya jalankan,badget yg akan saya keluarkan,anggaran yg akan saya hasilkan untun n rugi.anggarannya contoh:jual voucher pulsa electrik modal 1.000.000 dan untung 500.000
    contoh penjualan v.xl 10.000-11.000
    v.as 20.000-21.000
    v.im3 50.000-52.000

    Terima kasih pak,untuk kesempatan yg bp mulyo berikan untuk saya

    naomi natalia
    seksi 36

  17. NIM 2010 41 093 Section 36

    1. Apakah tujuan finansial anda sudah SMART? kalau ya, apakah tujuan tersebut?

    Tujuan finansial saya sudah mengarah ke SMART. Target finansial saya mempunyai tujuan yang sepesifik (Specific) karena target saya sudah jelas dan konkrit, yaitu saya ingin mempunyai outlet / counter boutique di beberapa mall di Jakarta maupun di daerah, dan kelak mempunyai boutique yang permanen dimana saya tidak lagi menyewa tempat tetapi nantinya saya akan mampu membeli ruko atau toko sebagai tempat usaha saya. Target saya jelas karena saya membuat catatan dan merincinya secara tertulis dan detail mulai dari perencanaan dan pemilihan lokasi tempat usaha, pemilihan fesyen yang akan saya jual, pemilihan segmen pasar, membeli peralatan-peralatan untuk display dan mendesain outlet dan alat-alat pendukung lainnya, membuat catatan stoke barang-barang, membuat rincian omset yang saya peroleh, membuat rincian rugi laba, membuat rencana untuk gaji karyawan saya, dan lain-lain. Target saya juga terukur (measurable) karena setelah saya melakukan perhitungan,saya tahu kapan modal kembali, kemampuan membayar sewa outlet/took setiap bulannya, berapa keuntungan yang akan saya peroleh dan berapa lama saya akan mampu menabung untuk dapat membuka outlet-outlet baru atau nantinya untuk modal membeli toko sendiri. Target saya juga dapat dicapai (achieveable) karena target tersebut sesuai kemampuan saya dan saya yakin dapat mencapainya karena ada teman saya yang bisa mewujudkannya, yakni saya bisa membuka beberapa outlet dan toko, dan kelak saya bisa memiiki toko saya sendiri tanpa menyewanya. Tujuan saya dapat di vapai karena teman saya sudah membuktikannya. Sebagai seorang pegawai bank, dia memulai usahanya bersama istrinya dimana awalnya ia hanya menyewa outlet di sebuah mal di daerahnya dan karena ketekunan, kerja keras serta serta kejeliannya melihat pasar, akhirnya sekarang dia mempunyai beberapa outlet dan akhirnya saat ini dia mampu membeli ruko sebagai tempat usahanya dan sampai saat ini usahanya semakin berkembang dan maju. Hal ini lah yang juga memotivasi saya bahwa saya juga pasti akan mampu dan dapat mencapai impian saya untuk memiliki beberapa outlet dan kelak memiliki toko sendiri.Bahwa target finansial saya tersebut juga realistis (realistic) karena memang tidak mudah untuk disiplin meyisihkan penghasilan / gaji saya setiap bulannya untuk modal namun karena keinginan saya demikian kuat maka saya dapat melakukannya dan membuat perhitungan yang cermat dan tepat sehingga keuntungan dari outlet pertama saya dapat saya sisihkan dan saya gunakan untuk membuka outlet kedua dan seterusnya, sehingga apabila berembang juga dapat memungkinkan saya melebarkan sayap usaha saya. Terakhir saya juga telah menetapkan waktunya (timebound) dimana untuk jangka pendek saya harus mendapatkan keuntungan setelah di kurangi sewa, modal dan gaji karyawan dan saya dapat menyisihkan keuntungan saya tersebut untuk dapat memenuhi target jangka menengah saya yaitu dari uang pendapatan outlet yang pertama saya dapat membuka outlet saya yang kedua demikian seterusnya hingga akhirnya saya dapat memenuhi target jangka panjang saya yakni sebelum umur 50 tahun saya mampu membeli toko sendiri dan mendapatkan pelanggan yang tetap agar dapat menghasilkan menghasilkan penghasilan pasif (passive income) untuk saya, sehingga target saya agar uang dapat bekerja untuk saya dapat tercapat pada saat umur saya 50 tahun.

    2. Bagaimanakah cara anda mensosialisasikan tujuan tersebut?

    Cara saya mensosialisasikan tujuan tersebut adalah dengan mengajak istri saya dan teman-teman terdekat saya untuk mengikuti jejak saya agar kelak mendapatkan penghasilan pasif passive income sehingga pada masa tua nanti kita dapat menikmati hasil kerja keras kita selama ini.

    3. Apakah alasan anda menetapkan rumusan tujuan seperti itu? Memangnya, apakah yang telah anda hasilkan sebelum ini?

    Alasan saya menetapkan rumusan tersebut adalah, bahwa saya sadar dengan hanya menjadi karyawan, maka saya hanya akan menunggu gaji bulanan yang akan habis untuk biaya transportasi dan biaya-biaya serta kebutuhan-kebutuhan yang lain sehingga saya memutuskan selain menjadi karyawan saya juga menjadi wirausahan (entrepreneur) dimana dengan menjadi entrepreneur, saya dapat menekuni hal yang saya sukai, saya dapat mengatur pendapatan saya dimana apabila saya bekerja keras maka saya juga akan dan layak mendapatkan penghasilan yang banyak, saya juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain, dan yang paling penting adalah kelak saya akan dapat mempunyai passive income. Selama ini yang saya hasilkan hanyalah gaji setiap bulan yang habis untuk operasional dan kebutuhan sehari-hari dan hanya mengandalkan gaji tersbeut setiap bulannya, oleh sebab itu maka saya terfikir untuk menyisihkan pendapatan saya dan memulai usaha sendiri.

    4. Apakah pengorbanan yang anda lakukan sehingga mendapatkan hasil yang sedemikian itu? Apakah yang menurut anda belum memuaskan dan perlu ditingkatkan?

    Pengorbanan yang harus saya lakukan untuk dapat mencapai target saya adalah bahwa saya harus bekerja extra keras, dimana saya harus bangun lebih pagi untuk belanja barang-barang yang akan saya jual, saya juga harus sering-sering melakukan survey pasar barang-barang fesyen apa yang sedan in saat ini sehingga barang dagangan saya akan selaku laku di beli konsumen, saya juga harus mencari produsen-produsen yang bisa memberikan harga murah bahkan kalau memungkinkan yang bersedia untuk menjual barang kepada saya secara konsinyasi (titip jual) sehingga saya tidak perlu mengeluarkan modal tersebih dahulu. Yang menurut saya belum puas dan perlu di tingkatkan adalah penjualan barang-barang yang saya jual masih terlalu pelan, sehingga saya harus lebih giat untuk melakukan pemasaran (marketing) dan mencari kiat-kiat agar barang-barang yang saya jual di minati oleh konsumen sehingga dengan semakin laris toko saya, maka semakin banyak pula keuntungan yang saya dapat sehingga semakin cepat pula saya dapat membuka outet-outet lain dimana apabila outlet lebih dari satu maka keuntungan yang diharapkan akan lebih besardan target saya untuk dapat memiliki toko sendiri dapat lebih cepat terlaksana.

    5. Apakah alternatif kegiatan yang akan anda lakukan sebagai strategi pencapaiannya? Diantara sekian alternatif kegiatan, alternatif manakah yang anda pilih? Apa alasan anda memilih alternatif tersebut?

    Alternatif kegiatan yang saya lakukan sebagai strategi pencapaian target saya adalah sebagai berikut :

    1. Menentukan barang yang akan saya jual;
    2. Mencari lokasi yang ramai yang cocok dan sesuai dengan jenis barang yang saya jual.
    3. Mencari dan mendatangi para produsen-produsen barang-barang fesyen yang saya jual untuk mendapatkan harga yang murah dari tangan pertama;
    4. Mencari produsen yang hendak mempromosikan produknya sehingga saya bisa mendapatkan barang tersebut secara konsinyasi, diman ini bisa menekan anggaran saya di bandingkan apabila saya harus membeli barang secara putus;
    5. Membeli dan memilih barang-barang yang akan saya jual;
    6. Membeli alat-alat dan mendesain outlet;
    7. Mencoba untuk mendapatkan kredit di Bank untuk memperbesar usaha saya.
    8. Selain menjualnya di outlet, saya juga menawarkan barang-barang yang saya jual kepada kerabat dan kenalan saya;
    9. Mendatangi pameran-pameran agar saya selalu update dengan perkembangan fesyen sehingga barang-barang yang saya jual akan selalu di minati customer saya;

    Diantara alternative tersebut hampir semua saya pilih, alasan saya adalah karena alternative-alternatif kegiatan tersebut patut saya lakukan agar usaha saya maju dan target saya untuk bisa mendapatkan penghasilan pasiv setiap bulanhya dapat segera terlaksana;

    6. Bagaimana penjabaran kegiatan tersebut dalam bentuk jadual?

    Penjabaran kegiatan tersebut dalam bentuk jadwa adalah sebagai berikut :

    1. Tanggal 1-30 Juli 2010, Mencari lokasi yang ramai yang cocok dan sesuai dengan jenis barang yang saya jual, Mencari dan mendatangi para produsen-produsen barang-barang fesyen yang saya jual untuk mendapatkan harga yang murah dari tangan pertama, Mencari produsen yang hendak mempromosikan produknya sehingga saya bisa mendapatkan barang tersebut secara konsinyasi, diman ini bisa menekan anggaran saya di bandingkan apabila saya harus membeli barang secara putus, membeli dan memilih barang-barang yang akan saya jual.

    2. 1- 4 Agustus 2010 Mempersiapkan outlet, membeli peralatan dan mendesain outlet dan mendisplay barang-barang yang akan saya jual.

    3. 5 Agustus 2010 Membuka Outlet

    7. Bagaimana pula anggarannya?

    Anggaran yang di perlukan adalah sebagai berikut :

    No Keterangan Anggaran

    1. Sewa Outlet bulan Agustus 2010 Rp. 3.000.000,-
    2. Membeli peralatan awal untuk display Rp. 2.000.000,-
    3. Modal Awal untuk membeli barang-barang secara putusRp. 6.000.000,-
    4. Gaji Karyawan & Transport bulan Agustus 2010 Rp. 700.000,-

    TOTAL ANGGARAN Rp. 11.700.000,-

  18. NIM : 2010-52-034
    Seksi : 36

    Ya, saya ingin mempunyai penghasilan pasif per bulan sebesar Rp. 7.000.000 sebelum saya berusia 40 tahun (sekarang saya berusia 21 tahun). Untuk mencapai tujuan tersebut saya menceritakannya juga kepada orang tua dan sahabat saya.
    Dari tahun 2009 sampai sekarang saya mempunyai usaha pribadi di luar dari tempat saya bekerja. Usaha saya menjual pulsa . modal pertama saya hanya Rp. 100.000 karena banyak yang membeli, modal dan pendapatan saya pun bertambah, setiap bulan saya mendapat keuntungan 10% dari modal. Sekarang keuntungan yang saya dapat perbulan Rp. 1.000.000 dan setiap bulannya terus bertambah.
    Saya juga belajar dari keberhasialan orang lain dan kegagal sendiri (evaluasi), setiap hari saya membuat pembukuan untuk mengetahui berapa kentunganya dan siapa saja yang berhutang.
    Saya mempromosikan dan menawarkan pulsa kepada saudara, tetangga, teman kantor, teman kerja, teman gereja, dan teman kuliah dengan cara mengirimkan sms, telepon, dan kerumahnya langsung. Saya berjualan pulsa setelah selesai bekerja di kator yaitu dari jam ½ 5 sore sampai jam ½ 12 malam (hari senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu 24 jam) . Terkadang pelayanan saya terhadap konsumen kurang begitu baik, kenapa? Karena ketika konsumen ingin membeli pulsa, pulsanya tidak ada saldo disebabkan modal yang saya miliki masih kurang, saya sedang berusaha untuk mendapatkan modal yang lebih besar sehingga saya dapat memenuhi keinginan kosumen.
    Dalam waktu satu tahun (tepatnya September 2011yang akan datang) saya ingin mendapat kan pemasukan per bulan Rp. 2.000.000 (target jangka pendek).
    Saya juga memperkerjakan orang lain dengan cara orang tersebut menjual pulsa saya kepada teman-temannya, saya melakukan langkah tersebut agar orang lain yang bekerja untuk saya, karena saya hidup bukan dari gaji, tetapi dari luar gaji karena gaji bulanan akan habis untuk bayar listrik, telepon dll.
    Bulan ini saya berencana mempromosikan pulsa saya kepada karyawan pabrik yang ada di dekat rumah saya dengan cara meberikan diskon, untuk menarik para pelanggan. Dan saya akan terus bejar mengevaluasi diri apa yang masih kurang dan perlu di perbaiki.

  19. NIM : 2010-52-044
    SEKSI : 36

    Saya juga mempunyai target finansial yg SMART,dalm kurun waktu 1 tahun saya ingin mempunyai usaha salon,sebagai aset.dan cara saya mensosialisasikan tujuan tersebut,terlebih dahulu saya memberitahu kepada relasi dan orang-orang terdekat.dan alasan saya agar orang tahu bahwa saya mempunyai uasaha di bidang kecantikan yaitu salon.sebelum saya ingin punya usaha salon,saya melihat dari orang tua saya sendiri yang sudah lebih dulu berkecimpung di bisnis ini,menurut saya membuka usaha salon itu cukup bagus/menunjang untuk bekal saya di masa depan kelak,setelah saya sudah tidak bekerja lagi.yang pasti kalo ingin memulai usaha harus ada pengorbanan,yang pasti korban waktu,korban pikiran,tenaga juga,tapi semua itu untuk mendapat hasil sesuai dengan apa yang di harapkan.
    saya ingin meningkatkan kualitas salon saya,pelayanan terhadap konsumen lebih di ti ngkatkan,agar konsumen merasa nyaman.alat-alat lengkap.
    agar semua itu berjalan dengan lancar saya juga mengadakan promosi.agar menarik minat konsumem supaya datang lagi ke salon saya.saya mempunyai modal Rp.10.000.000 , uang sebesar itu saya ambil dari tabungan pribadi yang saya khususkan untuk membangun usaha ini dan sebagian lagi meminjam dari orang tua saya.lalu saya tinggal jalankan rencana dan melakukannya dengan konsisten,lalu tinggal bagaimana mengevaluasi dan perbaiki hasil.

  20. NIM : 201041082
    seksi : 36

    * Belum,Tujuan saya ingin meneruskan usaha Roti milik keluarga yang sekarang terhenti

    * Saat ini saya belum mensosialisasikan tujuan saya secara luas,tetapi saya sedang melakukan pengembangan diri dalam bidang usaha saya,dengan cara kursus dan menerima orderan pada saat momen-momen tertentu dan dalam jumlah kecil.
    * Alasan saya melakukan hal itu di karenakan kami belum meliki modal besar serta tenaga ahli dalam bidang ini serta dengan menerima order kami bisa menerapkan ilmu yang kami dapat dalam kursus yang kami ikuti dan dengan cara menerima orderan itu salah satu sarana kami untuk promosi.penghasilan yang dapat kami capai adalah kami bisa hidup sampai sekarang dan mencukupi kehidupan keluarga kami tanpa adanya Ayah di sisi kami,sampai saat ini dan kakak saya bisa menyelesaikan D3 nya.
    sebelumnya kami menjalankan usaha roti juga tetapi punya OM kami,dari situ kami sekelurga nekat membuka usaha itu sendiri dengan ilmu yang sudah kami punyai.
    * Pengorbanan saya rasa belum tapi itu kewajiban dan komitmen kami untuk bisa bertahan hidup.pada saat sebelum sekolah kami mengantar membantu membuat proses produksi dan mengantar ke pelanggan-pelanggan kami yang sudah memesan.tentunya pasti harus di kembangkan.
    * Di karenakan alat-alat produksi kami lengkap jadi kami menerima semua jenis kue kering,kue basah,kue ulang tahun dan makan berat seperti ayam dan bebek panggang.saya sangat berterima kasih ke pada pak Mulyo Wiharto atas masukannya bahwa usaha keliling sangat lebih bagus prospeknya di bandingkan berjualan tetap di sebuah lokasi,hal itu yang sekarang menjadi arternatif buat kami bagaimana caranya melakukan hal itu sebagai strategi kami.
    * pada saat ini kami belum melakukan pedualan,karna pinjaman kami pada aat bulan Mei di tolak oleh bang seandainya di acc,kami sudah survei tempat di perum Villa Mutiara Gading 3 ada ruko kosong dan daerah itu selalu ramai serta masih sedikitnya penjual makan-makan berat.
    pada saat bulan November kami sudah bukan dengan berjualan Ayam Panggang,yang sudah kami survei itu belum ada di daerah perum itu.
    * Maka dari itu kami tiga bersaudara sedang merintis dan menabung bersama agar usaha itu dapat terealisasikan pada saat di Tahun 2011.

    Terima kasih

  21. 2010 41 045 seksi : 36

    Saya berusaha mempunyai target finansial yang SMART karena saya mempunyai tujuan yang spesifik, measurable, achievable, realistic, dan timebound, yakni
    ” saya ingin berprofesi sebagai pengacara dalam jangka waktu 8 tahun kedepan ”

    Cara yang di tempuh untuk mensosialisasikan tujuan saya adalah :
    – Mempelajari lebih dalam tentang ilmu hukum
    – Mematuhi peraturan tempat perkuliahan
    – Hadir dikelas tepat waktu
    – Selalu hadir di setiap pertemuan pembelajaran
    – Mencermati semua materi yang diberikan oleh dosen
    – membuat tugas dengan baik,benar & tepat sesuai waktu yang di tentukan dosen

    Untuk saat ini belum ada prestasi yang saya hasilkan maka,karena hal tersebut saya berusaha menuntut ilmu agar bisa berprestasi, dan alasan saya menetapkan rumusan tujuan tersebut karena ingin membela hak asasi manusia yang adil dan beradab.

    Dalam pencapaian tujuan pastinya akan ada yang dikorbankan ;
    – Berkurangnya waktu untuk berkumpul bersama keluarga
    – Tenaga dan Pikiran
    – Perekonomian
    – Berkurangnya waktu untuk bersosialisasi dengan kerabat dekat
    Sampai saat ini saya meras puas dengan apa yang saya dapatkan karena tidak semua orang mampu mengenyam pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

    alternatif untuk mencapai tujuan saya yaitu :
    – mengikuti pendidikan advokat dengan membekali ilmu hukum sebelumnnya dan benar – benar sudah menguasai.

    – mendaftarkan diri untuk mengikuti pendidikan
    – membayar biajya pendaftaran
    – mengikuti test seleksi yang di tentukan oleh pihak setempat
    – menunggu hasil kelulusan test untuk mengikuti proses berikutnya

    – mempersiapkan secara matang seluruh anggaran dana agar tidak terjadi inflasi pada proses pendidikan berlangsung, dan memikirkan segala konsekuensi yang akan dihadapi,
    – mempersiapkan dana cadangan untuk biaya yang tak terduga.

  22. NIM 201041090, Seksi 36

    1. Ya,, saya ingin menjadi Notaris (insya allah) sebelum berumur 28 tahun. Karena seperti yang saya ketahui :
    – untuk mendapatkan gelar Sarjana Hukum (di Esa Unggul) itu kurang lebih mambutuhkan waktu sekitar 4 tahun.
    – untuk memperdalam ilmu kenotariatan, pendidikan tdk brhnti hanya dengan mendapat gelar SH, akan tetapi di lanjutkan lagi untuk mengejar gelar Magister Kenotariatan, dan utk mendapatkan gelar tersebut membutuhkan waktu kurang lebih 2 tahun.
    – Notaris hrs mngetahui jg masalah pertanahan, oleh krn itu hrs melanjutkan pendidikan lagi, agar memenuhi syarat menjadi PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah).

    2. – Yang paling utama, saya sll mensosialisasikan tujuan saya tsb kpd orang tua. tentang apa yg akan saya lakukan dikemudian hari, meminta perbandingan baik dan buruknya utk hidup saya mendatang, maupun sbelum UTS/UAS dilaksanakanm guna menambah semangat saya dalam mengerjakan soal-soal.
    – Biasanya saya banyak bertanya/berkonsultasi dlm bidang ini kpd atasan saya di kantor, krn alhamdulillah saya memiliki pekerjaan di bidang yg sama.

    3. Krn saya tidak ingin menggantungkan hidup pada gaji/upah kerja yg diberikan orang lain. Dengan begitu pula, saya menciptakan sebuah lapangan pekerjaan sehingga setidaknya sedikit mengurangi angka pengangguran.
    – sampai saat ini, saya blm dpt menghasilkan apa-apa, akan tetapi setidaknya dalam usia yg masih muda, saya dapat membiayai Administrasi kuliah saya sendiri.

    4. Setidajnya saya telah mengorbankan waktu untuk berkumpul bersama keluarga dan sanak saudara, Saya juga harus pintar-ointar dalam mengatur keuangan saya selama 1 bulan kedepan, agr biaya pendidikan, transportasi, biaya tdk terduga, dan biaya-biaya lainnya terpenuhi. Waktu utk berkumpul bersama teman-teman pun saya ubah menjadi kegiatan membaca/pergi ke toko buku.
    – (Alhamdulillah) dlm usia semuda ini, saya telah mendapatkan kepercayaan ekstra dr atasan saya di kantor. Selama menjalani 2 kegiatan sekaligus, pikiran saya terpecah menjadi 2 bagian. hingga, saya mulai susah utk berkonsentrasi. Kedepannya, saya ingin meningkatkan daya pikir dan lebih pintar utk memusatkan konsentrasi.

    5. a) Saya bekerja keluar kantor juga (utk mengurus surat ke Departemen, Balai Harta Peninggalan, Kanwil, dll.. agar dpt job dr klient-klien, pekerjaan sampingan yg dpt saya urus sendiri tanpa campur tangan atasan) Tapi bukan Calo lowh..
    b) menjadi Asisten Notaris
    – saya memilih alternatif b, krn dengan begitu saya langsung terjun/praktek dlm menjalankan pekerjaan, serta uang yg biasa atasan saya terima, jadi saya yg terima (krn saya yg mengerjakan pekerjaan tsb)

    6. * Senin-Jumat :
    sholat subuh
    tdr lagi
    07.00 bangun, mandi, sarapan
    07.40 berangkat ke kantor
    12.00 mkn siang, shlt dzuhur
    15.30 shlt ashar
    16.30 pulang ke rumah
    17.00 istirahat
    18.00 shlt magrib
    19.00 shlt isya
    19.30 mkn mlm, baca buku, belajar, ngerjain tugas
    setelah itu smua, baru deh tidur mlm, tp itu jg tdk blh lebih dr jam 24.00
    * Sabtu-Minggu
    shlt subuh
    tidur lagi
    bangun, mandi, sarapan
    08.00-17.00 khusus utk pendidikan (termasuk mkn dan shlt)
    18.00 shlt maghrib
    19.00 shlt isya, mandi, mkn mlm, dll…
    setelah itu smua, baru deh tidur mlm, tp itu jg tdk blh lebih dr jam 24.00.
    Jika ada wkt luang, pergi ke toko buku atau kemana kek gitu untuk membeli keperluan yg dibutuhkan.

    7. Sebisa mungkin/hrs di usahakan,, segalanya menggunakan dana pribadi dr kantong & penghasilan sendiri, TAPI jika tidak memungkinkan ia pinjam ke orang tua. Syukur-syukur kalau hutang tsb di ikhlaskannya!! (alhamdulillah bgt tuh..)
    -Sedari sekarang berapapun sisa uang perbulan, harus di tabung (jangan di jajanin terus) agar jika ada keperluan mendadak, kita tidak bingung.

    Cukup sekian, dan terimakasih..

  23. NIM 201052038 seksi 36

    Tujuan saya disini adalah ingin membangun hidup menjadi lebih baik tetapi usaha yang saya akan lakukan ini akan saya fokuskan berdasarkan hooby, kepekaan saya terhadap salah satu pangsa pasar terutama fashion membuat saya mempunyai keuntungan yang lebih peka terhadap sasaran yang tepat dalam meraih konsumen atas usaha yang saya akan lakukan.
    seperti model apa yang sedang diminati kualitas yang diinginkan konsumen dan bahan dasar suatu barang agar berusaha untuk dapat berkompetitif dalam harga tanpa mengambil keuntungan yang kecil yakni dikreasikan dengan bhan kualitas baik tetapi murah dan dengan dipadukan dengan ragam corak dan tamoilan yang inovatif dan unik sehingga banyak dimimnati dan menekan biaya produksi yang seminim mungkin dengan keuntungan yang semaksimal mungkin

    dalam mensosialisasikan hal tersebut yang pertama saya lakukan adalah memanfaatkan jalinan relasi yang luas dengan kontak2 pertemanan yang saya miliki melalui teman ke teman memanfaatkan media internet yang kini kian marak dan dijadikan tujuan sosialisasi utama orang2 saat ini dengan situs jejaring sosial, membuat web dan blog pribadi dsb

    alasan saya seperti yang saya jelaskan diatas yakni kepekaan yang saya miliki dan relasi yang saya miliki dan dengan memanfaatkan media elektronik berupa internet yang saat ini berkembang pesat merupakan langkah awal yang cukup baik apalagi dengan biaya yang minim saya dapat dikenal oleh jaringan individu yang luas. dan yang telah saya lakukan adalah saya tengah mensosialisasikan konsep usaha yang akan saya buat dan respon yang saya terima teryata meebihi harapan saya, dukungan dan ide2 pun telah banyak saya terima dengan mengakumulasikan semua pendapat yang ada dan saya ambil yang paling menguntungkan dan mdah dijangkau serta banayak dikonsumsi semua kalangan.

    pengorbanan yang saya lakukan saat ini adalah saya tengah menjual kreasi yang merupakan respon dan pendapat yang telah saya kumpulkan dan saya pikir laku dipasaran denga membaca ternd sasaran dan biaya yang diperlukan dan baiknya ialah apa yang saya lakukan sangat diterima atau direspon oleh orang lain, hanya saja saya perlu lebih meningkatkan sosialisasi dengan sedikit mengorbankan waktu dari aktivitas saya yang padat dan biaya yang harus saya keluarkan sebagai modal awal agar bisnis yang akan saya lakukan ini dapat berjalan dengan lancar.

    media internet yang ada saat ini semakin bersaing pula dalam menetapkan tarif layanan mereka, dengan basic penjualan usaha yang saya pilih yakni media online, hal yang saya lakukan adalah dengan memilih provider dengan layanan termurah namun cepat sehingga menekan biaya dan dengan pemasaran mulut kemulut dalam promosi akan semakin mengembangkan strategi promosi saya. alasan saya pilih strategi ini dikarenakan menghemat biaya dan tentunya cukup efektif ditengah maraknya teknologi informasi

    1. Sosialisasi dalam bentuk verbal tentang update barang yang saya miliki kepada teman kantor/kuliah ketikan jadwal aktivitas tersebut.

    2. Update barang melalui internet dengan terus mengadakan sounding + update foto kreasi barang-barang.

    3. Mengadakan promosi atau diskon barang-barang lama tanpa mengorbankan keuntungan dengan cara mengakumulasikan keuntungan yang telah didapat dari penjualan tiap-tiap barang.

    4. Menambah jumlah barang yang dibutuhkan dengan mengakumulasikan pendapat yang dikumpulkan dari para konsumen dan memperluas sasaran demi keuntungan dan efeknya dimasa datang agar terus dapat diminati.

    Anggaran :
    Saldo Awal
    Tas Rp. 5000.000 x 10%
    Baju Rp. 5000.000 x 10%
    Keuntungan masing2 barang sebesar Rp. 500.000 x 10 pcs = Rp. 5.000.000
    Biaya Biaya :
    Biaya listrik Rp. 100.000
    Biaya telpon Rp. 100.000
    Biaya Unlimited Rp. 150.000
    Biaya Transport Rp. 80.000

    total netto Rp. 4.570.000

  24. Tujuan finanaial saya hampir smart.Saya ingin penghasilan pasif(yang saya dapatkan dari penjualan baju) saya dapat bertambah setiap bulannnya sebesar -/+ Rp 7.500.000 selama satu tahun ini.setelah itu semua tercapai, saya ingin menyewa 1 ruko agar saya tidak hanya menjual baju by online saya, melainkan di tempat dan di jaga oleh karyawan(saya cukup mengontrol dan mendapatkan hasil).Dan jika tujuan saya sudah mencapai”SMART”maka saya tentunya tidak membayar uang kuliah secara cicil lagi setiap bulannya tetapi sebaliknya dan tentunya saya akan mencari kos yang lebih nyaman lagi,dan setelah penghasilan rutin tersebut dapat tercapai tentunya akan saya lebih tingkatkan lagi nilai dari tujuan saya tersebut dan setelahnya saya berencana untuk membeli mobil(apabila tujuannya sudah meningkat dari sebelumnya).
    Saya memutuskan tujuan tersebut karena dari lingkungan/teman-teman yang memiliki usaha yang samapun mereka telah mencapai target tersebut bahkan ada yang telah mencapai lebih dari target saya tersebut.Tujuan tersebut tidak hanya saya rencanakan saja dan tidak saya simpan sendiri,namun saya juga mensosilisasikan pada keluarga saya, karena saya juga membutuhkan pendapat keluarga saya dan bantuan dari keluarga saya.
    Saya menetapkan tujuan tersebut tentunya karena saya ingin kehidupan saya dapat lebih baik lagi dan secara financial saya lebih tercukupi dari sebelumnya.Yang telah saya hasilkan sebelum ini, saya hanya berpenghasialan -/+ Rp 3.000.000 setiap bulannya,dan secara financial saya pikir tujuan saya belum tercukupi(belum mencapai target yang saya harapkan).Pengorbanan yang saya lakukan untuk mencapai target saya yang sebelumnya itu tidak terlalu selit dan tidak terlalu mudah juga, saya memasarkan/menjual produk(pakaian)saya melaui situs online dan menawarkannya baik pada yang saya kenal maupun tidak, dan baik yg saya kenal ataupun tidak ada juga beberapa yang kurang berminat pada produk yang saya tawarkan, namun seiringnya waktu dan usaha, semuanya dapat di minimalisirkan.Yang belum memuaskan dari usaha saya ini adalah saya masih mengurus sendiri usaha ini dan belum mempunyai ruko/tempat untuk menjualnya.
    Alternatif yang saya lakukan sebagai strategi pencapaian adalah 1.saya memberikan discount setiap akhir bulan(tentunya bukan jual rugi) pada pelanggan saya yang membeli lebih dari 10 pakaian pada saya sebesar 50% untuk 2 pakaian saja atau alternatif ke 2.saya akan memberikan bonus 1 dari 5 pakaian tertentu yang boleh dipilih sesuai pilihan pelanggan yang membeli lebih dari 20 pakaian dari saya.Dan alternatif yang paling sering digunakan(yang saya pilih) adalah alternatif nomor 2. Karena harga pakaian yang saya jual tentunya lebih tinggi di bandingkan 1 pakaian yang free yang saya berikan, jadi saya tidak rugi pelanggan pun tidak rugi itulah alasan saya memilih alternatif ini.
    Penjabaran alternatif saya dalam bentuk jadwal adalah setiap akhir bulan saya akan memberi tanda ke dalam jurnal penjualan(yang saya buat sendiri) bahwa bagi pelanggan saya yang membeli lebih dari 10 pakaian saya akan menandainya dengan tulisan 50% dan bagi pelanggan yang membeli lebih dari 20 pakaian saya akan memberi tanda 1 free(one free). Contoh : 30 agustus, Lina >10= 50% atau 30 agustus Desy>20=1
    Untuk anggarannya jika kiriman barang saya di kenai ongkos kirim maka tentunya biaya tersebut di tanggung oleh si pembeli(dan akan di kabarkan), untuk biaya pengambilan pakaian tidak ada, sebab pakain tersebut saya ambil free dari kakak saya.
    Demikian financial SMART saya.Terima kasih.

    =Ervina Sunarti-201052091-seksi 36-kelas 314=

  25. NIM : 2010.52.050 Sesi : 36

    Tujuan finansial saya sudah masuk dalam rumusan SMART , yaitu masuk dalam target yang dapat dicapai atau ( Achieveable) karena target itu sudah sesuai dengan kemampuan yang saya miliki .Tujuan saya ialah ingin menjadi seorang marketing profesional .Cara saya dalam mensosialisasikan tujuan saya tersebut dengan menjadi member serta sales suatu produk dan saya perkenalkan itu dalam dunia kerja , kampus , serta lingkungan sekitar rumah . Alasan saya yang paling mendasar untuk tetap menetapkan tujuan tersebut karena hanya di bidang itu saya dapat menguasainya , dari tujuan itu pula saya mendapat uang tambahan selain dari gaji yang saya dapat dalam bekerja sekarang . Pengorbanan yang telah saya lakukan demi mewujudkan tujuan saya tersebut yaitu sering pulang malam . Menurut saya semua itu belum memuaskan dari segi mensiosialisakannya karena kurang efektif dan perlu di tingkatkan lagi dari aspek-aspek modal , sosial dll agar mendapat hasil yang memuaskan . Saya mempunyai alternatif lain agar tujuan yang saya capai dapat sesuai target yaitu dengan merekrut seorang teman atau partner kerja yang telah saya kenal sebelumnya dan saya memilih alternatif tersebut agar tak kerja sendiri dan dapat hasil yang maksimal .Setiap hari kerja yaitu senin hingga jum’at saya dapat mensosialisasikan tujuan tersebut terhadap teman kantor , dan sabtu hingga minggunya saya sosialisasikan dengan teman kuliah serta lingkungan sekitar rumah . Karena saya tak bekerja sendiri dalam mencapai tujuan saya tersebut jadi masalah anggaran biaya tak terlalu membuat saya merasa sulit atau terbebani , semua anggaran biaya saya lakukan dengan fifty fifty atau joint dan hasilnya pun terbagi secara adil dengan itu saya merasa tujuan saya tak terlalu sulit ataupun mudah untuk saya capai karena semua tujuan tersebut pasti terdapat suatu masalah dan terdapat suatu solusi .
    terima kasih .
    wassalam .

  26. NIM : 2010.41.050 Sesi : 36

    Tujuan financial saya sudah tercapai dan sudah masuk dalam kriteria SMART yaitu (Realistic) karena target yang saya pasang tidak terlalu mudah dan terlalu sulit . Tujuan tersebut yaitu saya ingin membuka usaha jual pulsa, hp , dan accesoris- accesoris yang lainnya . Disamping kesibukan saya bekerja menjadi seorang karyawan swasta . Cara saya mensosialisasikan tujuan saya tersebut yaitu dengan memberitahukan kepada semua orang di antaranya teman kantor , kerabat , keluarga serta tak lupa teman kuliah . Alasan itu saya targetkan karena agar selepas saya bekerja menjadi seorang karyawan saya telah mempunyai tempat atau bidang usaha yang telah saya realis sendiri , hasil dari usaha saya tersebut telah memberikan banyak dampak ekonomi yang signifikan yaitu membayar kuliah tanpa bantuan orang lain maupun orang tua . Pengorbanan yang telah saya korbankan dalam tujuan saya ini adalah mengeluarkan modal yang cukup besar . Untuk saat ini saya merasa puas . Untuk sementara jalan alternatif belum saya pilih karena saya merasa sudah cukup puas . Karena saya seorang karyawan juga jadi saya tak dapat menghandle semuanya sendiri sehingga saya mempekerjakan salah seorang saudara saya yang masih belum mempunyai pekerjaan dan saya hanya dapat memhandle semuanya di malam hari selepas pulang kerja . Anggaran yang saya keluarkan sudah cukup banyak sesuai keterangan yang saya katakan di atas namun itu semua sesuai dengan penghasilan yang saya dapat dari usaha saya tersebut .
    Cukup dari saya.

  27. NIM : 2010-52-070
    Seksi : 36

    Menurut saya, tujuan finansial saya saat ini sudah mulai memasiki kategori SMART.
    Saya memiliki 2 Jenis Tujuan dalam hidup saya,
    yang pertama adalah tujuan jangka pendek. Untuk jangka pendek di bidang finansial saya mempunyai satu tujuan yaitu memiliki penghasilan Rp. 4jt/bulan. Tujuan ini harus saya capai sebelum akhir tahun 2010.
    Yang ke-2 adalah tujuan jangka panjang. Untuk jangka panjang, saya memiliki tujuan ingin mempunyai rumah pribadi saat usia saya 23 tahun. (saat ini usia saya 20 tahun)

    Hal itu akan saya sosialisasikan dengan cara terus meningkatkan performance saya dalam bekerja, saya akan bekerja lebih giat, dan terus meningkatkan prestasi saya di kantor, dan apabila ada peluang untuk berwirausaha dengan modal kecil, resiko sedang dan laba yg bisa diperhitungkan saya tidak akan ragu untuk mengambil kesempatan tersebut.

    Menurut saya, target yang saya tentukan itu bukan sesuatu hal yang mustahil dan bukan juga sesuatu yang mudah dicapai. Dikatakan tidak mustahil karena, misalnya untuk tujuan jangka pendek saya tersebut (ingin punya penghasilan Rp. 4jt/bulan di akhir tahun) menurut saya itu bukan hal yang mustahil, karena saat ini memang penghasilan saya hanya 2,25jt/bln (kurang lebih 1/2 dari target saya) tapi, di depan saya sudah 2 peusahaan menanti saya yang menjanjikan penghasilan 4jt/bln. Namun untuk itu saya juga tidak mau bertindak gegabah dengan langsung memilih satu dari dua perusahaan tersebut, karena saya tau segala keputusan yang saya ambil itu ada resikonya. Dan itu yang harus saya pikirkan masak-masak dari sekarang sebelum saya menyesal di kemudian hari, karena walaupun perusahaan tempat saya bekerja saat ini memang belum memberikan penghasilan seperti yang saya inginkan. Namun saya memiliki Bos yang sangat baik dan mengerti akan saya. Ketika saya menyampaikan bahwa saya ingin melanjutkan kuliah, Pimpinan saya menyambut hal tersebut denganbaik. Bahkan beliau memberikan kenaikan salary, memberikan saya fasilitas laptop, dan membiarkan saya libur bisa keesokan harinya saya akan menghadapi ujian. Saya rasa, tipe pimpinan seperti itu akan sangat sulit sekali ditemukan saat ini. Karena itu saya akan benar-benar mempertimbangkan sebelum saya melangkah. Disamping itu saya jjuga berdoa agar Tuhan membukakan jalannya, karna saya yakin Dia yang empunya semesta alam in Dia yang paling tau apa yang terbaik bagi anak-anaknya.
    Saya akan lebih bijak dalam menggunakan uang saya supaya selain tujuan jangka pendek saya tercapai, tujuan jangka panjang saya pun dapat tercapai tepat waktu.
    Karena saya tipikal orang yang mudah bosan dan tidak bisa tinggal diam lama-lama dirumah biasanya saat saya mendapatkan liburan, liburan itu saya isi dengan bekerja paruh waktu (SPG, Jaga Toko, dll) dan tentunya penghasilan dari pekerjaan tersebut biasanya menghasilkan penghasilan yang lebih besar dari biasanya. Sehingga sebagian dapat saya sisihkan untuk mencapai tujuan jangka panjaang saya. Saya yakin Tujuan jangka panjang saya ini juga tidak mustahil, karena beberapa dari teman saya yang berusia 23-25 sudah bisa mapan dan memiliki rumah sendiri bahkan usaha sendiri. Tapi ini juga membutuhkan pengorbanan yang tidaklah ringan.

    alasan saya merumuskan tujuan tersebut karena saat ini menurut saya itulah jalan yang dapat saya tempuh untuk mencapai tujuan saya. Seiiring dengan berjalannya waktu, saya yakin saya akan mendap-atkan ide-ide cemerlang lainnya dalam mencapai kedua tujuan tersebut.

    Yang Telah saya lakukan selama ini adalah, bekerja sesuai dengan atturan, menghormati pimpinan saya, dan berusaha menunjukan kalau saya mampu bersaing dengan staff laiinnya karna saya mempunyai nilai lebih yang patut diperhitungkan. Dan terbukti, pimpinan saya melihat hal tersebut sehingga saat ini saya memiliki keistimewaan fasilitas dari pimpinan saya yang belum tentu dimiliki oleh staff yang lainnya, yang kadang membuat mereka menjadi iri terhadap saya.

    Pengorbanan yang telah saya lakukan selama ini adalah, saya bekerja tidak perhitungan misalnya, ketika orang lain bila pulang melebihi jam kantor, merekanakan meminta uang lembur dan segala kelebihannya. Saya lebih memilih diam dan membiarkan yang bersangkutan saya yang menilai, apakah saya memang layak mendapatkan hal tersebut atau tidak. Selain itu, ketika pimpinan saya membutuhkan bantuan saya, sebisa mungkin akan saya bantu semaksimal mungkin yang saya bisa. Tapi saya belum merasa puas dan merasa ada beberapa hal yang perlu saya tingkatkan dan saya rubah lagi. Seperti sifat saya yang sangat mudaah bosan dan membuat saya malas melakukan sesuatu hal yang rutin, itu HARUS saya rubah dan perbaiki, karena saya tau untuk mendapatkan sesuatu yang baik harus dimulai dari kesadaran diri kita sendiri untuk mau berubah.

    Alternatif kegiatan yang saya ambil adalah seperti yang telah saya sebutkan diatas, misalnya part time, maupun mulai membuka wirausaha kecil – kecilan yang mungkin saat ini belum terpikir di benak saya, Tapi yang paling saya priorotaskan untuk alternatif saat ini mungkin lebih cenderung ke kerja part time saat liburan. Karena sangat menguntungkan. Dengan kerja part time sebagai SPG selam 2 minggu (waktu libura) saya bisa mendapatkan penghasilan yang setara dengan 2 bulan gaji saya di kantor.

    Unruk penjabaran dalam jadual mungkin saya akan mengatur dalam bentuk event kerja dan event liburan saja. Karena kantor saya benar-benar menguras waktu sehingga tidak mungkin bagi saya untuk kierja part time di saat hari kerja kantor.

    Unruk anggaran , saya biasanya mengatur pemasukan dan pengeluaran saya dalam 1 buku khusus. sehingga saya dapan mengetahui kemana alur keuangan saya saat ini. Dan saya juga dapanmemperhitungkan kapan saya dapan mencapai segala tujuan saya.

  28. Sampai saat ini tujuan financial saya belum dapat terlaksana dengan baik karena saya belum dapat menerapkan sepenuh nya. Seperti contoh saya belum bisa memaksimalkan anggaran saya dengan SMART. Namun setelah saya mempelajari ilmu SMART saya ingin menerapkan cara SMART yaitu dengan mempunyai target penghasilan untuk jangka panjang. Seperti contoh dari dulu saya berkeinginan untuk membuka usaha Toko Galon Air. Dengan membuka usaha sederhana ini saya bisa memaksimalkan anggaran saya untuk lebih baik. Dampak nya pun saya bisa membuka peuang kerja untuk orang – orang yang tidak mempunyai pekerjaan untuk membantu saya mengantarkan galon – galon ini ke customer. Untuk itu saya sedang berusaha untuk mengumpulkan uang guna mencapai tujuan saya itu. Salah satu nya saya membuat daftar pendapatan dan pengeluaran saya tiap bulan nya. Dalam hal ini yang ingin saya capai adalah peningkatan dalam penghasilan dimana saya ingin berpenghasilan diatas rata – rata. Target finansial yang saya tuju ini terukur oleh jumlah penghasilan pasif yang saya inginkan dan jangka waktu pencapaian. Target finansial tersebut saya yakin bisa capai diliat dari sebagian teman – teman saya yang sudah menerapkan nya. Maka dari itu saya mebuat anggarn per bulan nya untuk pendapatan yang sudah saya terima dan pengeluaran yang sudah saya keluarkan selama 1 bulan. Dengan demikian saya bisa mengetahui dan mengontrol finansial saya. Terima Kasih

  29. NIM 2010-81-093, SEKSI 36

    Pada saat ini saya berprofesi sebagai salah satu karyawan di sebuah perusahaan otomotif yang berada di daerah Tangerang. Selama ini saya mencukupi kebutuhan hidup saya hanya bergantung pada gaji yang saya peroleh setiap bulannya. Tapi tidak mungkin selamanya saya hanya bergantunng pada penghasilan yang saya miliki saat ini. “Suatu saat nanti saya ingin mempunyai penghasilan tambahan(di luar gaji bulanan) minimal 3.000.000 per bulannya sebelum berusia 35 tahun”. Ini merupakan salah satu tujuan hidup saya yang akan saya wujudkan dengan metode SMART. Langkah yang saya lakukan, saya ingin melakukan usaha bisnis rental mobil (bengkel+spare part)dan internet(warnet).
    Tahapan-tahapan yang akan saya lakukan untuk target pencapaian tujuan (SMART) :
    A. Pertama, saya harus bisa menyisihkan sebagian penghasilan saya mminimal 500.000 per bulannya yang akan saya gunakan sebagai salah satu sumber modal usaha. Usia saya sekarang 25 tahun, dalam jangka waktu 5 tahun ke depan saya sudah bisa mengumpulkan modal kira-kira 30 juta dari penghasilan pokok saya sebagai karyawan.
    B. Kedua, Sebagai seorang karyawan yang bekerja di bidang otomotif tentunya saya mempunyai keahlian di bidang otomotif yang meliputi pengetahuan tentang service mobil, sparepart, jenis-jenis kendaraan dan spesifikasinya, dsb. Hal tersebut merupakan salah satu alasan mengapa saya mempunyai tujuan untuk memiliki usaha bisnis rental mobil. Dari pengalaman kerja yang saya miliki, saya sudah menghasilkan antara lain: 1) Kemammpuan untuk melakukan perbaikan system kendaraan roda empat, 2) Kemampuan untuk menjelaskan kepada relasi atau customer penggunaan kendaraan roda empat secara tepat dan aman, kelebihan serta kekurangan dari kendaraan tersebut. 3) Kemampuan untuk menjekaskan tentang penggunaan sparepart mobil yang tepat dan aman.
    C. Ketiga, selain itu saya juga harus bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari kemampuan yang saya miliki. Antara lain sebagai distributor spare part, jasa perbaikan mobil di luar jam kerja, distributor jual beli mobil baru/second. Itu artinya saya harus bekerta extra time untuk mempercepat tercapainya tujuan saya tersebut.
    D. Keempat, seiring dengan berkembangnya teknologi mobil yang berhubungan dengan system informatika (komputerisasi) maka saya harus bisa mempunyai pengetahuan tentang kelebihan teknologi itu demi mengembangkan bisnis saya nantinya terutama yang bergerak di bidang perbengkelan dan warnetnya. Oleh karena itu saya mengambil langkah untuk memperdalam pengetahuan saya di bidang teknologi informatika dengan cara melanjutkan sekolah di universitas. Selain itu hal tersebut juga bisa membantu mengembangkan bisnis yang saya miliki lewat dunia maya (bisnis online), apabila sudah mulai berjalan.
    E. Kelima, dengan keterbasan waktu yang saya miliki maka saya harus bisa mangatur semua kegiatan saya tersebut agar semuanya bisa berjalan dengan tepat. Hal ini bisa disebut sebagai jadwal kegiatan untuk mempercepat proses pencapaian tujuan dengan metode SMART. Antara lain : 1) Untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari proses distribusi spare part ataupun distributor jual beli mobil mengenai pengaturan waktunya bisa dilakukan setiap saat sesuai dengan adanya peluang yang saya miliki. 2) Untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari jasa perbaikan system kendaraan bisa saya lakukakan setelah selesai jam kerja yaitu Senin-Jum’at jam 16.00-21.00 secara bertahap jika pekerjaannya tidak bisa diselesaikan sekaligus. 3) Untuk pelaksanaan proses penambahan pengetahuan dan wawasan tentang teknologi informatika saya lakukan setiap hari Sabtu dan Minggu. 4) Untuk membantu proses sosialisasi rencana bisnis saya ini, bisa dilakukan setiap saat sesuai dengan peluang yang bisa saya ciptakann sendiri (pada saat transaksi jual beli mobil/spare part, pada saat kerja berhubungan dengan customer langsung, pada saat kuliah dengan teman-teman yang menurut saya bisa membantu mempercepat terwujudnya tujuan saya ini. Hal-hal yang perlu saya tingkatkan pada pribadi saya, antara lain :
    – Keterbatasan saya untuk menjalin hubungan bisnis, relasi, mencari pelanggan. Saya mengatasi hal ini dengan membuka hubungan relasi lewat dunia maya dan memperbanyak teman di kampus yang bisa membantu saya mempercepat tercapainya tujuan saya ini.
    – Mencari customer atau pelanggan, saya mengatasi hal ini dengan cara memulainya di lingkungan kerja saya yaitu menawarkan jasa saya ke rekan-rekan kerja yang mempunyai kendaraan(mobil).
    F. Keenam, berbicara mengenai anggaran yang harus saya adakan untuk membantu mempercepat terwujudnya tujuan saya ini antara lain :
    – Untuk membayar kuliah saya sudah mmenyediakan uang tabungan yang bisa digunakn untuk membayar pembangunannya, sedangkan untuk biaya semester bisa saya angsur setiap bulannya dari penghasilan pokok saya yaitu gaji. (pengeluaran sebagai umpan balik untuk tujuan saya ke depannya).
    – Untuk kebutuhan saya sehari-hari, saya bisa menggunakan penghasilan tambahan saya baik dari bisnis spare part, jual beli mobil free line, maupun jasa service mobil. (pemasukan tambahan yang tidak stabil tetapi bisa mencukupi dan kadang-kadang bisa kurang/lebih—> kurang tidak terlalu banyak, tapi kalau lebih bisa banyak bisa sedikit).
    – Untuk membayar uang sewa kontrakan, saya menggunakan penghasialn pokok saya yaitu 300 ribu per bulannya. (pengeluaran tetap yang tidak ada umpan baliknya).
    – Target saya selanjutnya, 1) Untuk membuka peluang bisnis di dunia maya (warnet &bisnis online) saya membutuhkan anggaran minimal 25 juta dengan persyaratan tempat sudah tersedia yaitu di daerah tempat tinggal saya. Target ini bisa saya capai dari tabungan penghasilan pokok saya setelah 5 tahun. 2) Untuk membuka peluang bisnis saya di dunia otomotif (rental mobil & workshop freeline) saya membutuhkan anggaran minimal 25 juta yang bisa saya dapatkan dari penghasilan tambahan + tabungan gaji pokok. Dengan anggaran 25 juta saya akan membeli mobil second yang layak pakai dan di minati oleh pengguna jasa rental mobil yang akan saya perbaiki semaksimal mungkin hingga bisa dipakai dengan aman & nyaman. Target ini harus bisa saya capai 5-7 ahun ke depan dari penghasilan tambahan dan penghasilan pokok. (Saya harus bisa menyelesaikan kuliah saya dalam jangka waktu 3,5 tahun—> 2010-2014, setelah itu saya jadi mendapatkan penghasilan tambahan lagi dari penghasilan pokok yang digunakan untuk pembayaran kuliah).
    G. Ketujuh, dari semua uraian di atas jika harga rental mobil per hari 200 ribu, maka saya bisa mendapatkan penghasilan sebesar 6.000.000 per bulan dengan rincian 3 juta untuk biaya admistrasi kendaraan( pajak, asuransi, dll) dan biaya perawatan kendaraan per bulannya. Itu berarti saya bisa mendapatkan penghasilan pasif sebesar 2-3 juta per bulan, yang akan saya gunakan untuk mengembangkan usaha saya. Dengan anggaran 25 juta saya bisa membeli 5 set computer, jika di hitung rental per jam nya 4.000. maka saya bisa mendapatkan penghasilan :
    Buka dari jam 07.00-22.00 = 15 jam x 4000 = 60.000 per hari 1 komputer
    60.000 x 5 = 300.000 per hari, maka penghasilan saya per bulan = 300.000 x 30 = 9.000.000
    Dari penghasilan tersebut akan digunakan 2 juta untuk biaya bayar listrik, 3 juta untuk biaya registrasi berlangganan internet dan perawatan, 1 juta untuk membayar pegawainya. Berarti penghasilan bersih saya dari bisnis internet kira-kira 2-4 juta. Hasil ini sebagian akan saya gunakan untuk mengembangkan bisnis saya ini.

    TERIMA KASIH

  30. Monika Lestari
    9999.11.101
    Seksi 31

    Bekerja sebagai pegawai menurut saya adalah salah satu upaya untuk mengumpulkan modal. Untuk menambah penghasilan, tetap dibutuhkan usaha selingan yang merupakan pendapatan pasif kita yang nantinya diperuntukkan sebagai tabungan atau kebutuhan mendadak. Gaji tetap yang kita terima saya rasa seharusnya cukup untuk kebutuhan kita sehari-hari, dan apabila kita cerdas mengakalinya, bahkan gaji kita pun dapat dikumpulkan sebagai modal untuk memulai usaha.
    Untuk itu, penggunaan gaji harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sehingga target finansial kita yang lainnya dapat tercapai, walaupun minimal penghasilan kita hanya berasal dari 1 sumber.

    -Apakah tujuan finansial anda sudah SMART? kalau ya, apakah tujuan tersebut?
    Tujuan finansial saya yang paling utama adalah dapat membagi penghasilan saya sesuai post-post yang saya tetapkan, entah itu untuk kebutuhan operasional dan menabung. Tujuan menabung saya yang paling penting adalah, memulai usaha kecil-kecilan sebagai bekal saya untuk hari esok.
    Saya sudah mempostkan penghasilan saya sekian persen adalah untuk menabung, dan sisanya untuk kebutuhan sehari-hari. Rencananya, tabungan yang terkumpul akan saya akumulatifkan dengan bonus yang saya terima selama satu tahun, untuk memulai usaha yang saya idam-idamkan.
    Apakah tujuan saya sudah SMART? dalam hemat saya, saya sudah cukup menerapkan langkah-langkah SMART dalam target finansial saya.Tujuan saya adalah membuka warung tenda kecil-kecilan, usaha patungan saya dengan beberapa teman. Walaupun dalam beberapa bulan masih minus, tapi target utama saya membuka usaha telah tercapai. Usaha saya juga spesifik di bidang kuliner. dan tujuan saya juga realistik dengan keadaan saya yang tidak bermodalkan finansial yang banyak.
    Target jangka pendek dan menengah saya pun telah tercapai, sisanya adalah bagaimana usaha saya nantinya dapat mengembalikan modal yang saya keluarkan dan pada akhirnya menjadi penghasilan pasif saya untuk masa depan.

    -Bagaimanakah cara anda mensosialisasikan tujuan tersebut?
    cara saya mensosialisasikan tujuan finansial saya adalah dengan membuat catatan berupa target-target apa saja yang menjadi tujuan saya. Saya yang akan menetapkan apa-apa saja yang harus saya capai sebagai tujuan jangka pendek, menengah dan panjang. Biasanya, saya akan berkonsultasi dengan orang tua saya dan orang-orang terdekat saya lalu meminta saran mereka sebaiknya apa saja yang harus saya lakukan dan meminta mereka mengingatkan saya apabila saya telah keluar dari jalur yang menjadi tujuan saya.

    -Apakah alasan anda menetapkan rumusan tujuan seperti itu? Memangnya, apakah yang telah anda hasilkan sebelum ini?
    Alasan saya menetapkan terget untuk membuka usaha kuliner pada dasarnya adalah untuk mencoba memulai usaha, tujuan saya adalah, mendapatkan penghasilan pasif diluar gaji yang saya terima terima setiap bulannya. Yang telah saya hasilkan selama ini sebagai pegawai adalah sedikit tabungan yang saya sisihkan sebagai simpanan pribadi saya. Dan saya merasa tidak puas dengan apa yang saya capai hanya sebagai pegawai, oleh karena itu, dengan memberanikan diri saya ikut berinvestasi dengan teman saya untuk memulai usaha.

    -Apakah pengorbanan yang anda lakukan sehingga mendapatkan hasil yang sedemikian itu? Apakah yang menurut anda belum memuaskan dan perlu ditingkatkan?
    Pengorbanan saya yang paling utama adalah,sedihnya melihat berapa sisa nominal yang tertera di buku tabungan saya waktu memulai usaha ini. Karena saya merasakan, tabungan itu adalah hasil jerih payah saya menyisihkan beberapa persen gaji saya selama beberapa tahun. Yang belum membuat saya puas adalah, bagaimana cara mempromosikan usaha saya, karena saya melihat, beberapa orang yang bekerja kurang agresif memasarkan produk kita bersama, sehingga hasil yang didapat kurang maksimal.

    -Apakah alternatif kegiatan yang akan anda lakukan sebagai strategi pencapaiannya? Diantara sekian alternatif kegiatan, alternatif manakah yang anda pilih? Apa alasan anda memilih alternatif tersebut?
    Alternatif kegiatan yang saya lakukan untuk mencapai tujuan saya adalah memasarkan produk saya ke berbagai situs-situs dan forum yang ada di internet, selain itu saya juga memasarkan produk saya dengan cara lain. Karena selain sebagai wiraswasta, saya juga seorang pegawai, maka saya terkadang memanfaatkan acara resmi maupun rapat-rapat non formal kantor dengan menawarkan produk yang saya jual. Dengan cara ini, hasil yang saya dapat tentu lebih banyak dan produk saya pasarkan menjadi terkenal, minimal di kalangan teman-teman kerja saya.

    -Bagaimana penjabaran kegiatan tersebut dalam bentuk jadual?
    Dalam bentuk jadual, tentu saja kegiatan saya terorganisir dengan baik, dimulai dari saat pertama memulai sampai sekarang telah berjalan, target-target yang di inginkan tercapai sesuai jadul, walaupun ada beberapa yang meleset, tapi tidak menjadi kendala berarti dalam operasional usaha ini.

    -Bagaimana pula anggarannya?
    Karena merupakan usaha patungan, anggaran saya tetapkan menurut kesepakatan bersama adalah proporsional satu sama lainnya, begitu pula dengan penghasilan yang didapat. Yang paling penting adalah, anggaran saya yang berasal dari tabungan telah sekian persen kembali pada tempatnya, berkat langkah-langkah SMART yang saya dan teman-teman saya lakukan untuk mencapai target finansial yang kami tetapkan…
    Amin

  31. Nim : 2009-11-10-
    Seksi 31

    1 ya, sangat jelas, dalam 2 tahun kedepan saya ingin menambah portfolio investasi saya
    untuk biaya pendidikan 2 anak saya nanti diperguruan tinggi swasta diluar negri.

    2. karena kebutuhan saat ini sudah dilakukan perhitungan sebelumnya, jadi
    untuk pencapain tujuan yang telah dicanangkan adalah melakukan asumsi
    jumlah dana yang dibutuhkan dengan cara :
    – kondisi dana yang tersedia saat ini
    – tingkat inflasi
    – pencapaian dalam berapa tahun lagi

    3. melakukan perhitungan dengan cara seperti diatas sangat efektif karena tujuan terfokus dan arus dana yang diperlukan juga jelas, karena hal ini pernah juga saya lakukan dalam berinvestasi dengan tujuan pembelian rumah baru, investasi dilakukan melalui investasi di Reksadana dan pembelian Obligasi pemerintah dengan mempertimbangkan resiko yang dimiliki prdoduk investasi tersebut dan dalam jangka waktu kurang dari 3 tahun apa yang diinginkan sudah didapat

    4. pada awal melakukan investasi tersebut saya mengalokasikan bonus yang saya dapatkan ditambah penambahan jumlah investasi setiap bulannya dengan mengalokasikan 10 – 15% pendapatan perbulan saya tetapi sebelumnya saya melakukan perhitungan yang matang
    terhadap besar pengeluaran rutin, biaya pendidikan dan biaya rekreasi keluarga. Dengan melakukan sedikit pengorbanan tersebut dirasa perlu ditingkatkan dengan melihat hasil yang didapat dan agar mendapatkan hasil yang lebih baik dari sebelumnya

    5. setiap bulan untuk investasi reksadana yg saya lakukan, perkembangannya dapat dilihat dan dipantau namun demikian karena tujuan dari investasi ini
    adalah jangka menengah dan panjang maka untuk pencapaian target perlu dilakukan penambahan unit kepemilikan dengan melihat perkembangan ekonomi yang ada dan perkembangan dari reksadan tersebut
    sedangkan hasil dari kepemilikan obligasi yang bisa didapat setiap 3 bulan sekali dari hasil pembayaran kupon, hasilnya bisa dialokasikan
    untuk pembayaran cicilan kendaraan roda 4 yang seharinya digunakan untuk antar jemput anak sekolah, dan dengan demikian telah terjadi penambahan harta produktif yang saya miliki sebelumnya, kenapa saya memilih berinvestasi di Reksadana dan obligasi karena 2 produk investasi tersebut memiliki resiko yang cukup kecil dibanding bermain
    dipasar saham, walaupun fluktuasi gain yang didapat dipasar saham juga cukup menarik namum memiliki resiko yang cukup besar pula

    6. penjabarannya dari memaksimalkan harta produktif yang saya miliki
    – memilih investasi di reksadana dan obligasi
    – memperhitungkan resiko yang didapat
    – mengalokasikan dana
    – melakukan perputaran kembali dari hasil investasi yg didapat

    7. seperti yang telah sedikit saya jabarkan mengenai anggarannya adalah
    untuk tujuan pendidikan 2 anak saya setelah dilakukan asumsi biaya yg diperlukan sekitar 3 milyar, pemenuhan biaya ini. Saya dapat dari investasi di reksadana dan obligasi pemerintah, biaya yang diambil melalui 1 tahun bonus yg didapat dan penambahan dari 10-15% gaji bulanan yg diperoleh dengan memperhitungkan nilai inflasi dan perkembangan perekonomian yang ada saat ini saya optimis dalam 3-4 tahun kedepan dana yang diperoleh sudah didapat

  32. Nama: Hendi Kurniawan
    NIM: 2009-11-134
    Seksi: 31

    Komentar saya tentang pertanyaan-pertanyaan diatas:

    1. Menurut saya, target financial saya sudah disusun secara SMART. Tujuan saya adalah mempersiapkan uang untuk kuliah saya dan persiapan melanjutkan ke jenjang S2. Saya memperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp 70 juta dan saya mentargetkan semua sudah selesai sebelum usia saya mencapai 40 tahun.

    2. Untuk mensosialisasikan hal tersebut, saya membicarakan hal tersebut kepada semua anggota keluarga, terutama kepada orang tua. Karena hal yang paling utama terhadap saya terhadap masalah keuangan adalah saya tidak dapat menyimpan uang secara baik. Terlalu boros. Oleh sebab itu, mereka membantu saya untuk mengatur kondisi keuangan. Hal lain lagi adalah dengan di kantor, terutama dengan atasan. Hal tersebut agar beliau juga mendukung keuangan kita dalam mengejar cita-cita tersebut, terutama dalam masalah waktu dan membagi pengalaman dalam masalah finansial.

    3. Tujuan saya menetapkan rumusan seperti itu, dikarenakan bagi saya pendidikan sangat penting dan faktor pendukungnya adalah masalah financial. Dengan memiliki rumusan seperti itu, pengaturan keuangan akan lebih tepat. Mana yang perlu diutamakan, keinginan atau kebutuhan . . . . Sebagai seorang pekerja, penghasilan utama saya berasal dari perusahaan. sejak dari jauh-jauh hari, saya menginvestasikan uang saya di dalam instrument keuangan, sehingga saya memiliki sedikit tambahan (pasif income). Selain itu, pengalaman saya terdahulu yang pernah DO di salah satu Perguruan Tinggi, membuat saya termotivasi. Karena pengalaman yang dievaluasi-lah yang paling baik.

    4. Tidak sedikit pengorbanan yang saya lakukan dalam mencapai target financial saya. Saya harus merelakan beberapa kebutuhan yang kiranya bermanfaat bagi saya. Harus merelakan dalam mengatur pola hidup agar sedikit berhemat. Dan juga merelakan sedikit keuangan untuk membeli rumah, dikarenakan saya lebih fokus ke masalah pendidikan. Yang perlu saya tingkatkan adalah kemauan saya dalam membedakan mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan, agar semua jadwal financial saya tetap berjalan sesuai dengan rencana. Saya sudah merasa puas terhadap apa yang sudah saya kerjakan, dikarenakan saya sudah dapat menikmati hasilnya walaupun sedikit. Tapi saya harus tetap bersyukur.

    5. Untuk mencapai target financial, ada beberapa alternatif yang saya lakukan dan saya memilih salah satunya yang paling baik adalah di instrument investasi. Karena dengan investasi, saya menganggap “uang mati” dan tidak dapat diganggu gugat. Tapi hasilnya ada di kemudian hari dan saya menganggap ini sangat baik. Kita tidak akan pernah tahu keadaan kita di kemudian hari.

    6. Kegiatan tersebut saya lakukan dengan langsung “memotong” penghasilan saya setiap bulan untuk investasi tersebut (42%). Cukup besar, tapi saya merasa nyaman dan sampai saat ini tetap berjalan.

    7. Untuk permasalahan anggaran, sampai saat ini belum ada kendala. Semuanya tergantung niat kita. Jika mau, tentu tidak ada masalah.

  33. NIM : 201041084
    Seksi : 36

    1. Tujuan finansial saya sudah SMART.
    Target finansial saya untuk masa depan adalah menjadi business owner dengan pasive income yang stabil sebesar Rp.5.000.000/bulan sebelum usia saya 50 tahun. Target ini telah saya perhitungkan dilihat dari sisi pengembangan bisnis (peluang dan terus berinovasi) yang terus saya lakukan dan melihat pendapatan rata-rata yang bisa saya dapatkan perbulan pada saat ini. Target ini terukur sesuai dengan kapasitas, kualitas, dan kuantitas saya di masa depan nantinya dan telah saya bangun sejak dini dengan mulai memilki beberapa bisnis sejak saya kuliah sekarang ini. Target saya ini sangat possible karna telah byk business owner yang telah mencapai target tersebut. Target saya ini realistis untuk saya karna telah saya jalankan sejak dini dan dalam hal pencapaiannya tidak terlalu sulit maupun terlalu mudah. target ini termasuk target jangka panjang secara finansial yg akan saya lakukan dan saya capai.

    2. Cara saya dalam mensosialisasikan Target finansial saya ini adalah dengan memberitahukan kepada teman-teman, keluarga saya dan mencatat Target tersebut pada media yang selalu saya buka guna mengingatkan saya kepada target tersebut, seperti : facebook, blog, buku diary, dll.

    3. saya merumuskan tujuan tersebut berdasarkan pengalaman saya dan yang telah saya capai saat ini. guna saya merumuskan hal tsb untuk memotivasi saya agar dapat men-stabilkan pendapatan saya secara passive di masa depan sehingga saya tidak perlu lagi menjadi pekerja untuk orang lain dan saya dapat bekerja sesuai dengan keinginan saya bukan karna kebutuhan saya. pada saat ini saya telah mencapai passive income rata-rata 3 juta/bln dengan 2 buah bisnis yg sedang saya kerjakan dan sifat pendapatan saya ini belum stabil dalam pendapatan rata-ratanya perbulan. oleh karna itu saya ingin mengembangkan bisnis untuk mencapai target finansial saya tersebut dan men-stabilkan minimum pendapatan perbulan saya dari bisnis saya tersebut sebesar Rp.5 juta/bln sebelum usia 50 tahun.

    4. Pengorbanan yang telah saya lakukan seperti berbisnis sambil kuliah. hal ini saya lakukan untuk mencapai Target saya tersebut. sayapun melakukan pinjaman kepada bank besar dengan mengikuti program bank tsb dan menjadi mitra bisnisnya. sehingga dapat menggembangkan sedikit demi sedikit bisnis yang sedang saya bangun. saya pikir masih byk yang perlu ditingkatkan dalam bisnis saya ini seperti terus berinovasi agar tidak terlalu jauh tertinggal dari pesaing lainnya.

    5. Strategi yg saya buat untuk mencapai target saya tersebut adalah :
    – membangun bisnis berbeda-beda dan lebih dari 4 jenis sesuai dg kapasitas saya.
    – mengikuti berbagai seminar wirausaha untuk membangun link dan belajar
    mengembangkan bisnis saya tsb.
    – membuat tabungan rencana mandiri sejak dini.
    – sebelum usia 40 tahun saya mencoba bekerja sebagai pekerja di perusahaan dan
    mengajar sebagai dosen nantinya guna mempermudah menabung modal dengan
    meminjam uang kepada bank besar dan mengembangkan bisnis saya.
    – terus berinovasi dan mencoba bisnis baru tanpa modal sejak dini.

    dari strategi saya diatas saya yang paling saya prioritaskan adalah point ke-4. karna hal ini mencakup keseluruhan strategi saya dan menyeimbangkan dengan tujuan saya yg lainnya di luar target finansial jangka panjang saya ini.

    6. Time table Target Finansial saya :
    Target –> passive income Rp.5 juta / bln
    strategi –> membangun bisnis sejak sekarang sampai 20 tahun kedepan, bekerja pada perusahaan dan sebagai dosen untuk menabung modal sampai usia 43 tahun, memiliki aset produktif sebagai salah satu cara mencapai target (ex: rumah yg disewakan kembali, kost-kostan,dll) sampai usia 40 tahun.
    evaluasi strategi –>hal ini terus saya lakukan dg melihat laporan pendapatan dan pendapatan yg saya dapatkan setelah memenuhi liabilitas bisnis yg ada. guna melihat sudah sejauh mana saya dengan target saya tersebut.

    7. anggaran :
    rata-rata 0-5 juta dalam membangun 1 jenis bisnis saya berskala kecil. seperti : bisnis online furniture, jasa pembuatan website personal, jasa instalasi warnet, dll.
    rata-rata 30-50 juta dalam membangun 1 jenis bisnis saya berskala menengah. seperti : warnet, toko pakaian (distro), cafe, dll.
    rata-rata 80-300 juta dalam membangun 1 jenis bisnis saya berskala besar. seperti :
    kost-kostan, rumah untuk disewakan, mobil untuk disewakan, studio foto, dll.

    inilah Target finansial saya untuk masa depan. 🙂

  34. -200911025 seksi 31

    * ya, Saya ingin mempunyai penghasilan Rp 10.000.000,- per bulan sebelum saya berusia 30 tahun dan saya ingin mempunyai kehidupan yang nyaman pada saat saya berusia 40 tahun.

    * Saya ingin menjadikan penghasilan saya itu menjadi penghasilan pasif.

    * Agar penghasilan yang saya dapat, bisa digunakan sebagai pengeluaran yang bisa menghasilkan.
    Penghasilan yang cukup memuaskan.

    * Waktu dan usaha yang maksimal
    Usaha dan Pendapatan pasif yang lebih banyak lagi

    * coba meminjam modal kepada orangtua untuk usaha

    * 1.membuat rancangan usaha
    2.mencari tempat
    3.membuat modal yang saya punya menjadi berguna

    * anggarannya berdasarkan dari tabungan dan pinjaman yang mungkin bisa saya dapatkan dari orang tua saya

  35. NAMA : ANNISA FITRIANI
    NIM : 2005-52-137
    MATA KULIAH : MOTIVASI USAHA

    TUJUAN FINANCIAL SAYA SUDAH SMART

    • SPECIFIC
    Memiliki kost-an sebanyak 20 kamar, 1 kamar 2 orang @ Rp 250.000,- jadi per kamar Rp 500.000,- didirikan di atas bangunan seluas 600 m2.
    • MEASURABLE
    Dalam sebulan dapat menghasilkan Rp 6.000.000,-
    • ACHIEVABLE
    Berhubung lokasinya strategis, yaitu dekat sekali dengan kampus maka usaha ini dapat berjalan lancar.
    • REALISTIC
    Usaha kost-an ini cukup relistis, sebab sudah ada beberapa pemilik kost-an yang telah melakukan usaha ini terlebih dahulu dan hasilnya lumayan.
    • TIMEBOND
    Batas waktu pencapaiannya tidak begitu lama, untuk mendapatkan BEP, hanya sampai jangka waktu menengah. Sebab didukung oleh fasilitas yang memuaskan dan permintaan konsumen juga tinggi.
    Cara sosialisasi:
    Dengan menyebarkan brosur yang berisi informasi mengenai berbagai fasilitas yang ada pada kamar kost dan lingkungan sekitarnya serta pelayanan dalam memberikan kenyamanan dan keamanan kost. Dapat juga dilakukan dengan cara mouth to mouth atau mulut ke mulut.
    Alasan menetapkan tujuan, agar saya mendapatkan penghasilan pasif rutin setiap bulannya. Tanpa harus bekerja memeras tenaga dan menguras pikiran.
    Pengorbanan yang dilakukan adalah dengan :
    • Bekerja siang dan malam,
    • Menabung dan mengumpulkan uang untuk modal usaha membeli sebidang tanah di dekat kampus,
    • Meminjam atau meminta bantuan dana dari saudara atau dari bank,
    • Bekerja di luar negeri atau bekerja di perusahaan asing dengan gaji dolar.
    • Namun alternatif yang saya pilih adalah meminjam uang dari bank.
    Hal yang masih harus ditingkatkan adalah pemberlakuan peraturan dalam menggunakan sarana dan prasarana kamar kost dan melakukan evaluasi tiap minggu.
    Anggaran:

    1. Sebidang tanah seluas 600 m2 dengan harga Rp 2000.000,- per meter Rp 1,2 M

    2. Membangun rumah kost Rp1 M

    3. Perlengkapan tempat tidur, lampu, AC, lemari, dan meja belajar Rp 50.000.000,-

    4. Total
    Rp 2.250.000.000,-

  36. Nim : 2006-12-070, Seksi 31

    tujuan finansial yang saya inginkan sudah smart, karena tujuan saya spesifik yaitu memiliki penghasilan pasif Rp 2.000.000,- / bulan sebelum usia 30 tahun, target terukur oleh jumlah penghasilan pasif yang saya inginkan dan dapat dicapai karena sudah banyak yang mencapainya, dan bagi saya ini realistis tidak mustahil untuk saya.

    saya mensosialisasikan ini ke teman dekat saya agar ada yang membantu motivasi saya, saya menetapkan tujuan seperti ini karena saya ingin mendapat penghasilan tanpa harus terikat oleh waktu pekerjaan, dan kini pada usia 22thn saya telah mendapat penghasilan pasif Rp 300.000,-/ bulan.

    penghasilan tersebut saya dapat dari bunga arisan dan usaha kecil yang saya jalankan melalui web dan facebook,dan menurut saya ini masih jauh dari target saya. saya telah membuat alternatif lain selain usaha yang kini saya jalankan, dari penghasilan tersebut saya tabung agar saya mendapat bunga san kelak menjadi modal unutk usaha yang lebih besar.

    kini saat saya memiliki waktu ruang saya akan memeriksa inbox di facebook, modal yang saya keluarkan hanya memotong gaji yang saya terima dari bekerja sebulan, tiap bulan saya memotong penghasilan saya Rp 900.000,- untuk membayar arisan dan keuntungan yang saya terima berupa bunga +/- Rp 100.000,- / bulan, dan pada akhir periode saya akan menerima modal yang telah saya setor + bunga, dan untuk bisnis kecil saya di facebook saya hanya mengeluarkan pulsa untuk internet Rp 50.000,-/bulan walaupun saya tidak bisnis biaya ini akan tetap keluar karena internet adalah kebutuhan dijaman sekarang ini.

  37. Nim : 2009-11-132 Seksi 31

    • Menurut saya tujuan saya sudah smart yang mana tujuan financial saya adalah sebelum umur 45 tahun. Saya telah memiliki beberapa pasif income melalui usaha rumah makan dan kostsan. Saya menargetkan dari dari kedua bidang usaha tsb, minimal bisa menghasilkanpasif income sebesar 10 jt/bln. Dasar dari penentuan targetuni adalah dengan umur saya sekarang yang masih 24 thn, tapi telah mencapai posisi supervisor diperusahaan ternama. Oleh karena itu, saya berkeyakinan sebelum umur 40tahun saya bisa mencapai posisi Top Manajement yang mana dari penghasilan tsb akan dikumpulkan sebagai modal.
    • Cara saya mensosialisasikan tsb adalah dengan cara saya selalu menceritakan apa yang saya targetkan kepada orang tua dan orang terdekat saya, agar mereka selalu dapat mengingatkan target saya ketika sedang dumotivasi.
    • Alasan saya merumusakan tujuan tersebut adalah saya menyadari bahwa suatu saat saya pasti memasuki usia yang di pandang oleh perusahaan tidak produktif lagi. Oleh karena itu sebelum hal itu terjadi tentunya diperlukan strategi dari awal untuk memetakn bagaiamana agar disaat memasuki usia pensiun, kita tetap memiliki penghasilan tanpa harus bekerja. Hasil yang telah saya dapatkan adalah saya dapat membeli barang yang saya inginkan dan tabungan yang saya investasikan untuk sebuah barang beharga. Yang pada saatnya bila dijual saya akan ada peningkatan secara valve.
    • Saya berprinsip apa yang saya lakukan untuk mencapai apa yang saya telah saya capai sekarang, bukan sebuah pengorbanan, melainkan suatu proses yang memang harus saya lewati. Saya merasa bersyukur denang apa yang saya miliki sekarang dan yang perlu diperbaiki dari diri saya. Untuk bisa mencapai blue prind yang telah saya susun adalah lebih memperdalam teknik EQ dan pendidikan akademik lainya.
    • Alternatif lain yang akan saya jalankan adalah dengan mencari orang-orang yang telah mencapai hal yang say cita-citakan untuk dapat di jadikan sebagai mentor. Karena saya memiliki pandangan untuk mencapai hal yang diinginkan, tentunya kita harus dibimbing oleh orang yang telah mencapai posisi tsb.
    • Kegiatan tsb akan saya lakukan dengan mengikuti seminar-seminar yang mana didalamnya berisi orang-orang yang telah sukses, biasanya saya mengikuti seminar dihari sabtu dan minggu.
    • Anggaran yang telah say rencanakan adalah menyisakan minimal 10% dari gaji saya untuk ditabung agar dapat mengikuti seminar-seminar yang meurut saya dapat mendapatkan mentor yang saya butuhkan untuk mencapai blue prind kesuksesan saya.

  38. Nim : 2009-11-091 Seksi 31

    • Menurut saya tujuan financial saya sudah SMART. Karena untuk masa yang akan datang saya harus mempunyai usaha sendiri dimana saya tidak perlu bekerja lagi dengan orang lain/ perusahaan. Dimana jika saya berumur diatas 40 tahun keatas saya ingin membuka usaha seperti warung makan / restoran.
    • Cara saya mensosialisasikan tujuan dengan cara selalu berbicara dengan orang-orang terdekat salah satunya adalah orang tua kita agar memotivasi saya untuk lebih semangat mencapai semuanya.
    • Alasan saya merumuskan tujuan ini untuk masa tua dimana jika saya tidak bisa bekerja lagi maka masih mendapatkan penghasilan. Hasil yang saya dapatkan sebelum ini belum ada.
    • Pengorbanan yang saya lakukan adalah harus selau berusaha serta kerja keras untuk mencapai semua itu. Yang belum memuaskan pada diri saya adalah kurangnya wawasan/ pengetahuan akan cara mengelola usaha yang baik. Saya perlu meningkatkan itu dengan cara banyak membaca buku dsn mengikuti seminar-seminar.
    • Alternatif kegiatan yang saya lakukan sebagai strategi pencapaina adalah rajin bertanya kapada orang-orang yang trlah berpengalaman dalam bidang usaha tersebut, dan melakukan survey berbagai tempat. Alternatif yang saya pilih dua-duanya, karena menurut saya kedua alternative tersebut sangat penting bagi saya karena untuk memulai usaha harus dibekali alternative tersebut.
    • Penjabaran dalam bentuk jadwal yakni saya akan membuat planning dari awal (berupa modal) sampai semuanya terlaksana.
    • Angarannya dapat saya peroleh dari koperasi sebagai pinjaman.

  39. NIM : 2007-12-082 seksi 31

    1 Apakah tujuan finansial anda sudah SMART?
    sudah, saya akan ingin pensiun saat usia 40 atau 45 tahun dengan penghasilan pasif yang terus menerus dengan membuka usaha jasa Internet Cafe
    (untuk nilai nya saya belum bisa prediksi karena masih ad 24 tahun lagi sampai saya 45 tahun, munkin saya akan tau nilai nya saat saya berumur 30th an.)

    2 Bagaimanakah cara anda mensosialisasikan tujuan tersebut?
    dari sekarang saya telah menjelaskan ke orang tua saya, saudara-saudara dan kerabat tentang tujuan finansial saya kedepan. Dan respon mereka pun mendukung 100%

    3 Apakah alasan anda menetapkan rumusan tujuan seperti itu? Memangnya, apakah yang telah anda hasilkan sebelum ini?
    Alasan nya karena dewasa ini kita sangat memeerlukan yang nama nya internet. yang saya telah hasilkan sekarang memang belum ada tapi sekarang saya sudah mencoba kerja di salah satu warnet di dekat kediaman saya.untuk mengetahui dana dan apa apa saja yang menjadi kendala dan cara menangulangi ntya.

    4. Apakah pengorbanan yang anda lakukan sehingga mendapatkan hasil yang sedemikian itu? Apakah yang menurut anda belum memuaskan dan perlu ditingkatkan?
    Yang telah saya korbankan untuk pekerjaan ini adalah saya telah memutuskan berhenti dari kerjaan saya yang dahulu yang cukup menjanjikan demi berkerja di warnet yang bila dibandingkan dengan penghasilan saya terdahulu sangat jauh berbeda.jadi dengan merasakan kerjaan sekarang saya berharap bisa lebih siap terhadap usaha saya kedepan.

    5 Apakah alternatif kegiatan yang akan anda lakukan sebagai strategi pencapaiannya? Diantara sekian alternatif kegiatan, alternatif manakah yang anda pilih? Apa alasan anda memilih alternatif tersebut?

    Untuk saat ini belum ada alternatif jelas yang saya konsepkan.tetapi saya tertarik dengan alternatif rumah makan yang bisa salig berdambingan dengan Internet Cafe saya nanti.

    6. Bagaimana penjabaran kegiatan tersebut dalam bentuk jadual?
    penjabaran dalam bentuk jadwal mungkin untuk saat ini belum saya buat tetapi sudah ad dalam bentuk konsep sederhana yang sudah saya buat dari ide ini tercipta.

    7. Bagaimana pula anggarannya?
    Kalau soal anggaran itu sudah menjadi pemikiran awal sejak ide ini terbersit yaitu dengan komitmen orang tua saya yang akan memberikan 50% dana yang saya inginkan sedangkan 50% nya lagi dari usaha Online Shop yang juga saya geluti sampai sekarang. yang mungki dan pasti tercapai dalam waktu 2-3 tahun lagi.

  40. 2009-12-157, seksi 31
    Tujuan finasial saya sudah SMART,saya inggin mempunyai penghasilan pasif per bulan sebesar Rp.8.000.000,- dengan cara membuka Bengkel Sekalin jual onderdil mobil/motor.tergaet financial ini di capai karna pengalamn dari saudara dan teman-teman saya.menurut saya target ini merupakan suatu hal yang tidak mudah bagi saya, langkah yang saya harus tempuh yaitu berinovatif dan mencari ide-ide kreatif sehingga dapat menarik pelanggan saya.
    strategi pencapaian:menawarkan produk yang berkualitas,harga yang kompetitif,dan service yang memuaskan.strategi yang saya pilih adalah service yang memuaskan dengan cara ini mungkin lebih efektif membuat pelangan lebih layal pada bengkel saya.mengenai biaya target modal saya Rp.100.000.000.
    sekian dari saya …

  41. Helmawati , NIM ; 2009-11-127 seksi 31

    1. ya, tujuan saya sudah smart. target finansial saya ingin mencapai penghasilan perbulan sebesar Rp.10.jt sebelum usia 50thn, target itu suapaya bisa saya capai dengan bekerja diperusahaan & uasaha samapingan, saya berharap ini bisa dicapai dalam waktu 5 thn kedepan.
    -tujuan finansial saya cukup spesific, yang dapat diukur,target waktu pencapaian yang cukup.

    2. Cara mensosialisasikan tujuan tersebut adlah dengan ;
    – membagi waktu dengan baik antara tempat kerja dan tempat usaha saya.

    – di perusahaan saya bekerja harus dengan rajin, kerja keras , dan memanfaatkan kesempatan waktu yang ada.

    – usaha sampingan dengan memanfaatkan SDM yang ada,berusaha yang rajin, menghemat penghasilan, memanfaatkan dan mengolah bahan sisa yang ada menjadi bahan yang bermanfaat yang bisa menghasilkan keuntungan, kreatif .

    3 . Alasan saya adalah ; untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dari yang ada , meningkatkan taraf hidup ke arah yang lebih baik, bisa membantu mewujudkan impian-impian saya yang belum tercapai selama ini,menambah penghasilan sampingan , membantu amal ibadah saya.

    Hasil yang saya dapatkan selama ini cuma hanya cukup untuk kehidupan saya sehari-hari , yang hanya berasal dari gaji hasil bekerja diperusahaan aja, dimana kalau untuk meningkatkan taraf hidup ke arah yang lebih baik tidak dapat dicapai hanya dengan bekerja diperusahaan aja harus ada bantuan dari usaha sampingan yang bisa dijalankan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

    4. Pengorbanan yang saya lakukan selama ini waktu yang terpakai selama bekerja diperusahan dan sisa waktu dipakai untuk usaha sampingan sehingga waktu untuk bersama keluarga menjadi sedikit.tetapi tetap saya usahakan waktu untuk berkumpul bersama keluarga.

    belum puas, karena usaha samapingan saya belum memberikan hasil yang maksimal dari target tujuan saya , sehingga di perlukan waktu dan kerjakeras yang lebih extra untuk mencapai hasil yang lebih baik.

    5. Alternatif kegiatan yang saya lakukan adalah untuk mencapai hasil yang lebih baik adalah ;
    – Meningkatkan mutu dan kualitas hasil produk usaha sampingan saya ke hasil yang lebih baik supaya bisa di sukai dipasaran.
    – Menetapkan biaya-biaya yang bisa laku dipasaran tanpa harus mengurangi mutu dan kualitas hasil produksi.
    – Mengikuti pangsa pasar yang lebih trend sekarang.
    – Mengikuti pekembangan teknologi yaitu dengan memanfaatkan teknologi yang ada demi meningkatkan omset penjualan.
    – Memperluas dan meningkatkan pangsa pasar dari yang ada sekarang,sehingga bisa meningkatkan omset penjualan.

    Alternatif yang lebih saya pilih yaitu mengikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkan teknologi untuk mempromosikan produk sehingga bisa lebih dikenal orang banyak dan dapat bisa memperluas dan meningkatkan omset pendapatan.

    6. Bentuk penjabaran saya dalam waktu 1 tahun adalah ;
    – waktu 1-3 bulan merupakan waktu yang survey pangsa pasar .
    – bulan ke-4 adalah survey teknologi apa yang akan dipakai untuk diterapak dalam produksi produk.
    – bulan ke-5 s/d 8 adalah menerapkan kedua point diatas kehasil yang nyata.
    – bulan ke-9 adalah pengujian dari hasil yang ada apakah bisa di terima dipasaran ato tidak.
    – bulan ke-10 adalah waktu pemasaran.
    – bulan ke-11 sampai seterusnya adalah waktu untuk menikmati hasil yang ada didapat dari perjuangan keras selama ini.

    7. Anggarannya adalah meminimalkan seminimal mungkin dan menghemat biaya – biaya yang tidak perlu sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal, membuat batasan – batasan biaya yang harus dikeluarkan setiap bulan dan diberi toleransi 10 % dari batasan biaya yang akan dikeluarkan , apabila biaya tersebut dikeluarkan dari biaya perhitungan kita. mencari investor buat penanaman modal.

  42. Florencia ( 2009 – 52 – 124 sesi 31 )

    1)Tujuan finansial saya sampai saat ini belum sempurna seperti yang tercantum dalam konsep SMART,tetapi saya menjalankan tujuan finansial saya dengan berfokus pada konsep SMART ini.

    2)Cara saya mensosialisasikan tujuan saya adalah dengan terus bekerja dan mengumpulkan sedikit demi sedikit hasil usaha saya.karena saya bertarget dapat berpenghasilan pasif sebesar Rp.5.000.000,00 perbulan sebelum saya berusia 30tahun.ini merupakan tujuan jangka menengah berkaitan dengan usia saya sekarang 22thn.

    3)Alasan saya menentukan tujuan tersebut adalah agar tujuan finansial saya dapat saya monitor perkembangannya,apakah dengan mengkonsep seperti ini tujuan saya akan lebih efektif,jika tidak efektif tentunya saya bisa langsung merevisi konsep/rumusan akan pencapaian tujuan saya sendiri. Untuk saat ini saya belum bisa menghasilkan penghasilan pasif dikarenakan saya baru saja merintis karier (mulai bekerja)dimana penghasilan setiap bulan masih di bagi-bagi untuk biaya kuliah dan sebagainya.

    4)Untuk saat ini pengorbanan yang saya rasakan adalah pengorbanan yg setimpal,dimana saya harus bekerja sambil kuliah.Banyak keuntungan dari pengorbanan yang saya jalanin,sebenarnya tidak bisa dikatakan pengorbanan besar karena saya hanya mengorbankan waktu akhir pekan saya untuk kuliah.Bahkan saya merasakan keuntungan dimana saya bisa menjalankan keduanya beriringan.Dimana saya bisa kuliah dan menambah ilmu serta pendidikan saya,selain itu saya juga bisa belajar banyak hal dalam dunia kerja sehingga begitu lulus kuliah nanti saya bisa menyikapi dunia kerja dengan lebih baik lagi.Jika ditanya tentu saja belum memuaskan karena untuk sekarang ini saya belum bisa berpenghasilan pasif,yang ada hanya pengeluaran tiada habisnya tetapi hal ini tidak membuat saya menyerah untuk terus berusaha menjadi lebih baik lagi.

    5)Alternatif lain yang akan saya lakukan untuk mencapai tujuan saya tersebut adalah dengan membuat usaha lain selain mengandalkan kerja pada orang lain.Alternatif lain yang akan saya jalankan adalah berjualan online dan merintis kembali kegiatan mengajar private saya diluar jam kuliah saya pada malam hari.Tetapi alternatif yang akan saya jalankan terlebih dahulu adalah mengajar private, setelah sempat terputus karena harus bekerja,sekarang saya merencanakan alternatif lain yaitu mulai mengajar kembali,jika usaha ini bisa berjalan lancar saya akan mulai merancang untuk memperbesar kegiatan ini dengan membuka usaha bimbel (bimbingan belajar).Alasan saya memilih mengajar kembali adalah karena mengajar sudah menjadi bagian dari diri saya,saya sudah mulai mengajar private sejak saya duduk dibangku sekolah tingkat pertama (SMP) selain itu saya sudah sangat nyaman dengan lingkup pekerjaan ini.Selain itu perlengkapan yang dibutuhkan untuk sebuah bimbel pun sudah tersedia dirumah saya,sehingga nantinya modal yang akan saya keluarkan untuk merintis kembali usaha ini tidaklah terlalu besar,layaknya saya harus berjualan online. Saya diharuskan membeli semua barang tersebut secara putus baru memasarkannya.Tetapi alternatif berjualan online pun bukan alternatif yang buruk,bisa dijalankan beriringan dengan mengajar.

    6) Penjabaran kegiatan mengajar saya dalam bentuk jadwal:

    1) Mempersiapkan diri sebagai modal utama
    2) Mempersiapkan keadaan rumah dan menciptakan
    lingkungan yang memadai untuk tempat pendidikan
    (penyediaan meja,kursi,papan tulis kecil,penerangan
    yang cukup serta buku-buku pendukung).
    3) Memasang Tulisan sederhana dimana bertujuan agar
    orang-orang tahu jika saya membuka bimbel dirumah.
    4) Mulai mencari-cari rekanan dari mantan-mantan anak
    les,atau tetangga-tetangga sekitar.
    5) Membicarakan jadwal harian saya kepada para orang tua
    murid, agar tidak terjadi kesalahpahaman dan biar
    suasana menjadi sama-sama enak sehingga tidak ada
    yang merasa dirugikan.

    7) Anggarannya :
    1) Menggunakan meja dan kursi yang masih ada
    2) Membuat Tulisan tangan sendiri yang dipasang
    didepan pintu rumah.
    3) Membantu orang tua dalam pembayaran biaya listrik
    contoh : jika pembayaran listrik setiap bulan
    Rp 600.000,00 sebaiknya membantu bayar 1/2 nya
    yaitu Rp 300.000,00
    4) Pengeluaran membeli isi ulang Aqua galon seminggu
    1 galon aqua Rp 4.000,00
    5) Hadiah naik kelas berupa peralatan sekolah :
    @ 1 anak = Rp 30.000,00 dikalikan dengan banyakknya
    anak.

    Modal awal yang saya perlukan untuk merintis usaha ini
    adalah sebesar +/- Rp 600.000,00 karena sebagian besar
    perlengkapan yang seharusnya membutuhkan dana besar
    masih dapat dimanfaatkan seperti meja dan kursi.

    Oleh sebab itu saya memilih alternatif kegiatan
    mengajar private untuk mencapai tujuan finasial saya
    yaitu berpenghasilan pasif sebesar Rp 5.000.000,00
    setiap bulan.Karena bekerja dalam bidang pendidikan
    tidak akan pernah ada matinya.

    ~Thanks~

  43. Vika Maris Nurani : 2008-71-045 (seksi 31)
    1. Menurut sata tujuan financial yang saya miliki belumlah SMART, karena sejujurnya sampai sebelum saya mengikuti perkuliahan motivasi usaha, saya lebih cenderung hanya berusaha menjadi pegawai yang baik. namun ternyata hal tersebut tidak akan membuat saya kaya. Saya harus memiliki inovasi baru untuk menghasilkan penghasilan tambahan. Dan saat ini saya baru menyusun rencana financial saya yang SMART. Saya ingin memiliki penghasilan lain disamping pekerjaan saya, saya ingin mencoba bisnis baru dengan teman saya dalam bidang obat herbal. Saya ingin memiliki keuntungan atas bisnis saya ini untuk tahap awal selama 1 tahun pertama yaitu 500 ribu rupiah perbulan. Dan untuk selanjutnya target pendapatan saya akan saya kembangkan sesuai kemajuan yang akan saya evaluasi. Hal ini mungkin saya raih karena teman saya yang bukan berprofesi sebagai assistant aopteker saja bisa meraih penghasilan yang jauh lebih besar. Dan menurut saya target pencapaian 500 ribu rupiah perbulan ini adalah sesuatu yang mungkin tidak terlalu sulit juga tidak terlalu mudah untuk saya raih. Namun jumlah target ini akan berkembang seiiring semakin meningkatnya pasar yang bisa saya jalankan. Untuk saat ini target awal hanya satu tahun.

    2. cara saya mensosialisasikan tujuan diatas dengan bantuan teman saya yang sudah terlebih dahulu terjun dalam bidang sale obat herbal agar saya tahu pasar. Selanjutnya saya akan mencoba mensosialisasikan pada teman-teman saya sebagai langkah awal atau pun kepada kerabat. Saya bekerja ditumah sakit jadi saya juga bisa mensosialisasikan dirumah sakit tempat saya bekerja.

    3. alasan saya merumuskan tujuan tersebut karena terinspirasi oleh teman saya yang sukses dengan bisnisnya tersebut padahal dia bukanlah seorang farmasi. Dan saya yang seorang farmasi tidak mencobanya, itu adalah bidang saya. Yang saya hasilkan sebelumnya hanya berupa gaji dan bonus dari pekerjaan saya dirumah sakit. tidak ada pemasukan lainnya.

    4. pengorbanan yang mungkin akan saya lakukan adalah waktu saya yang akan lebih banyak tercurah untuk beradaptasi dengan usaha baru tersebut. Sehingga mungkin waktu kuliah akan sedikit mengalami hambatan. Namun sedapat mungkin saya akan berusaha menyeimbangkannya.

    5. saya berfikir alternative yang akan saya lakukan untuk awal ini adalah saya memasarkan produk pada teman-teman sepekerjaan yang juga mengerti obat-obatan. Dengan mengenalkan pada mereka saya harap saya akan mendapat banyak masukan dari mereka akan obat tersebut serta bagaimana memasarkannya atau bentuk pasar yang seperti apa yang bisa saya kembangkan..

    6. penjabaran bentuk kegiatan yang akan saya lakukan sebenarnya masih belum tertata dengan pasti. Namun bila rencana kegiatannya kurang lebih pertama-tama akan belajar mengenai produk itu sendiri. Lalu mulai ikut terjun ke pasar untuk mengetahui cara pemasarannya. Ketiga saya akan dipinjamkan modal sebagai awal dan saya akan pasarkan kepada teman-temans saya terlebih dahulu dengan pola mouth to mouth. Dan setelah itu saya akan melakukan evaluasi untuk mengetahui apa saja kendala dan apa saja yang harus saya tingkatkan.

    7. untuk anggaran awal teman saya akan meminjamkan terlebih dahulu produknya, baru setelah saya bisa berdiri sendiri setelah mendapatkan konsumen maka saya akan membeli produk sendiri dengan diskon.

  44. 2008-11-106

    1.Ya, tujuan saya adalah membuka warung makan “warung bakso” dengan target pendapatan sebulan minimal 3.000.000 per bulan, sebagai pendapatan pasif saya sebelum saya pensiun dari pekerjaan saya.

    2.Cara saya mensosialisasikan tujuan tersebut adalah dengan melakukan:

    a.Menentukan tujuan
    1.Menetepkan tujuan saya yakni membuka warung makan bakso
    2.Mendeskripsikan secara pasitif tentang produk saya yakni bakso dengan kuah yang seger menggugah selemakan konsumen
    3.Saya menentukan indicator keberhasilanya. Setelah saya beberapa kali mebandingakan dengan berbagai usaha yang lain ternyata usaha yang bisa saya lakukan sesuai dengan kemampuan saya adalah saya memilih untuk membuka warung makan bakso.
    4.Saya mensosialisasikan kepada relasi saya, teman-teman, saudara dekat, dll.

    b.Evaluasi diri
    Menentukan, menganalisis dan memantapkan tujuan dan tekat saya untuk membuka warung makan bakso. Agar lebih baik dari hasil gaji saya sebagai tenaga kerja di perusahaan orang saya harus lebih focus pada pengelolaan asset saya agar menambah terus dan mendapatkan keuntungan dari hasil penjulan bakso saya. Jika pada tiga bulan pertama keuntungan saya kecil maka saya menaikan target penjualan saya dengan cara memperbaiki menu bakso saya agar lebih maanyoss lagi.

    c.Cari strategi
    Saya menganalisis masalah dalam pencapaian tujuan, menyusun alternative cara pencapaianya, dan memilih alternative yang terbaik dalam membuat strategi saya.

    d.Susun rencana.
    Menjabarkan alternative menjadi kegiatan , menyusun jadual kegiatan, menentukan jumlah dan sumber dana. Hal yang paling diperhatikan adalah menentukan jumlah sumber dana berasal dari mana, saya akan melakukan pengumpulan dana yang pertama kali adalah melakukan pemotongan gaji untuk disikan sebagai sumber dana selain melakukan peminjaman nanti jika belum mencukupi modal awal.

    e.Laksanakan
    Dalam melaksanakannya agar lebih focus kepada pengelolaan financial saya agar tidak rugi nantinya saya menjalankan rencana saya dengan konsisten, evaluasi dan perbaiki hasilnya jika belum mencapai target saya yakni minimal 3 juta rupiah perbulan.

    3.Alasan saya menetapkan rumusan tujuan seperti ini adalah agar pengelolaan financial saya dengan baik dan bisa mendapatkan penghasilan pasif yang banyak. Karena rahasia orang kaya adalah mengelola asset dengan baik dan benar bukan mengurusi liabilitasnya.
    Yang telah saya hasilkan selama ini memang belum ada pemasukan saya hampir seimbang dengan pengeluaran saya dan nyaris tak serupiahpun yang saya sisihkan ditabungan saya. Inilah yang membuat saya berniat untuk melakukan dan memulai usaha kecil-kecilan seperti diatas.

    4.Pengorbanan yang saya lakukan sehingga mendapatkan hasil yang sedemikian itu adalah rela untuk bekerja keras dalam mengumpulkan rupiah demi rupiah agar niat saya bisa tercapai untuk memulai usaha saya itu. Focus pada mengelola asset dan bekerja untuk belajar tetap berpikir positif.
    Yang belum memuaskan adalah

    5.Strategi alternatif yang akan saya lakukan sebagai strategi pencapaiannya adalah mencari penghasilan tambahan lain seperti kerja lembur, kerja lepas, honor dan yang utama adalah saya harus tetap konsisten dalam tiap bulan untuk memotong sendiri gaji saya supaya modal untuk membuka usaha saya nanti tercukupi. Diantara sekian alternative diatas yang saya pilih adalah pemotongan gaji saya sendiri setiap bulan. Alasan saya memilih alternative tersebut karena inilah salah satu penhasilan saya yang pasti dan menjanjikan dalam mencapai modal saya yang dibutuhkan untuk membuka usaha warung bakso nanti.

    6.Penjabran kegiatan tersebut dalam bentuk jadual:
    Saya tidak terlalu rumit dalam pejabarannya karena alternatif yang saya pilih adalah pemotongan gaji setiap bulan yakni 20% dari total gaji yang saya terima tiap bulan, jika sudah terkumpul maka saya jalankan usaha saya sesuai dengan rencana awal saya.

    7. Anggaran
    Anggaran untuk membuka dengan modal awal Rp 5.000.000 total semua biaya.

    Sjssj
    kks

  45. Nama : Budy Prasetyo
    NIM : 2008-11-107

    Tujuan Finansial saya sudah SMART, yaitu : Saya ingin mempunyai bisnis ekspedisi sendiri (jasa pengiriman barang impor udara dan laut), serta rumah seharga 100juta dan mobil seharga 100juta dalam waktu 5tahun kedepan. Menurut saya target tsb bisa saya capai namun tidak terlalu mudah, karena saya punya beberapa teman yang sudah mencapainya bahkan dalam 2 tahun saja.

    Cara saya mensosialisasikan bisnis ekspedisi saya adalah kebetulan saya bekerja sebagai tenaga operasional yang sambil marketing sendiri di sebuah ekspedisi di Jakarta, saya sudah mempunyai beberapa pelanggan ekspedisi internasional (impor), jadi bila sambil menabung sampai sekitar 45juta untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga saya (saya sudah berkeluarga) untuk 6bulan kedepan, saya berniat membuka usaha ekspedisi sendiri. Usaha ekspedisi tsb tidak perlu memiliki modal materi yang besar, karena saya sudah mempunyai channel sebagai rekan bisnis saya sehingga pada saat usaha sudah saya buka, saya tinggal mencari order untuk ekspedisi saya. Saya punya keyakinan atas usaha saya itu, karena bermodal pengalaman 10th bekerja, dan saya sudah mempunyai jaringan atau pelanggan, maka saya tinggal menjalankan usaha tsb hampir tanpa resiko, atau kecil kemungkinan untuk gagal, karena sudah SMART, yaitu Specific artinya saya sudah menentukan sebuah target usaha (tentunya ekspedisi impor), measurable artinya terukur karena target pencapaian saya jelas yaitu membuka usaha sendiri dan memiliki rumah serta mobil (masing2 seharga 100juta), Achieveble artinya bisa dicapai karena ada beberapa teman saya yang berhasil dalam bidang usaha ini, Realistic artinya nyata atau tidak mustahil karena usaha ekspedisi adalah usaha klasik (dari dulu sudah ada), Timebond artinya dalam jangka waktu 5th saya menargetkan lamanya pencapaian saya.

    Alasan saya merumuskan tujuan seperti ini karena kembali ke tujuan finansial itu sendiri yaitu SMART, maka dengan tolok ukur tsb saya yakin hal tsb bisa dicapai namun juga tidak terlalu mudah. Yang sudah saya hasilkan adalah sebagai marketing, saya pernah mendapat komisi sampai 20juta per bulan selama beberapa bulan (tergantung pasar), namun yang pasti saya mendapat komisi tetap yaitu sekitar 3juta per bulan dari pelanggan setia yang saya lobi.

    Pengorbanan yang saya lakukan untuk hasil seperti ini (20juta) adalah saya bekerja lebih dari 8 jam per hari, contohnya bila saya bekerja sebagai marketing sambilan dan jam kerja saya tidak mengikat, dan prinsip saya yaitu saya harus melebihi jam kerja orang kantoran, sehingga pencapaian saya juga melebihi komisi dari kantor saya yaitu 3juta per bulan. Bahkan saya juga sering melobi pelanggan pada hari libur.
    Saya belum cukup puas, karena saya merasa saya bisa meningkatkan komisi saya per bulannya, bila saya benar2 berada khusus menjabat sebagai marketing. (Catatan, karena saya bekerja di perusahaan perorangan, maka tidak jarang pula saya bekerja serabutan artinya saya sering mendapat pekerjaan dari atasan yang seringnya tidak berhubungan dengan pemasaran).

    Alternatif kegiatan yang akan saya lakukan sebagai strategi pencapaiannya (bisnis sendiri dan rumah serta mobil) adalah:
    – saya kuliah sehingga bisa mendapat gaji dan komisi tinggi
    – saya main saham
    – saya menjadi makelar surat perizinan impor
    – saya menjadi marketing freeline
    – saya membuka usaha sendiri
    – dll

    Dari sekian alternatif saya lebih memilih saya membuka usaha sendiri, alasannya saya melihat peluang usahanya adalah peluang yang sudah dikenali, dimana ada permintaan dan penawaran yang jelas. Hampir semua pelaku bisnis membutuhkan transportasi/pengiriman, dan sasaran saya secara jelasnya adalah penawaran jasa ekspedisi (impor) kepada perusahaan trading yang mana membeli barang di luar negri untuk dijual kembali di dalam negri.

    Penjabaran kegiatan tsb dalam bentuk jadwal adalah sbb:
    Saya berencana keluar dari perusahaan tempat saya bekerja, sebelumnya saya sudah mempunyai rekan bisnis yang pasti untuk membantu kelancaran usaha saya, lalu saya tinggal melobi pelanggan yang sebelumnya sudah saya kenal dan memang berniat mengalihkan proses importasi barangnya melalui jasa saya. Sederhananya, saya sudah mempunyai persiapan dari segi penerimaan barang di luar negri (berupa kerja sama antar agen) dan dari segi pengiriman barang ekspedisi (berupa rekanan bisnis yang bisa bekerja sama dengan saya, rekanan ini pengertiannya seperti saingan kantor saya, jadi saya menjadi broker ekspedisi yang barangnya nanti saya alihkan ke rekanan tsb, tetapi saya yang mengatur jalan penerimaan barang di agen luar negri dan pengiriman barang ke tempat pelanggan saya, singkatnya seperti agen ekspedisi yang tidak mempunyai pesawat atau kapal, tetapi mereka dapat bekerja sama dengan agen penerbangan dan pelayaran)

    Dan, anggaran adalah sbb:
    Saya hanya perlu menyediakan kendaraan roda 2 dan handphone untuk melobi pelanggan, (kebetulan sebelumnya saya sudah punya dari hasil kerja), kantor (bisa bekerja di rumah, karena sifatnya hanya broker ekspedisi) dan komputer, telepon/fax serta perlengkapan kantor (saya sudah punya sebelumnya, karena memang saya sudah persiapkan sambil kerja, sambil melobi pelanggan disaat libur atau membuat penawaran harga). Anggaran saya adalah sbb:
    a. Sepeda motor Rp.10.500.000,-
    b. Handphone Rp. 2.000.000,-
    c. Komputer Rp. 4.500.000,-
    d. Telepon/Fax Rp. 1.200.000,-
    e. Lain-lain Rp. 1.000.000,-
    Total Rp.19.200.000,-

    Demikianlah tujuan finansial yang saya anggap sudah SMART, berbekal kecerdasan finansial yang sudah saya pelajari, bila tabungan saya sudah cukup untuk bertahan 6bulan kedepan, maka saya akan buka usaha ini, mewujudkan rencana saya mencapai kesuksesan finasial. Bila sudah sukses secara finansial, dan menjadi kaya, maka saya akan menginvestasikan segala aset saya, mendapatkan penghasilan pasif, membuat pengeluaran menjadi pengeluaran produktif. Intinya segala yang sudah saya pelajari tentang bagaimana memotivasi diri untuk usaha, dan segala cara tentang pengelolaan pemasukkan dan pengeluaran, membangun aset, pemahaman utang baik dan utang buruk, pengertian resiko dsb, akan saya wujudkan baik didalam usaha, maupun di kehidupan sehari-hari, saya ingin menjadikan hidup dan segala yang berhubungan dengan hidup saya menjadi produktif, produktif dan produktif.

  46. Nama : Noviyanto
    NIM : 2008-11-131

    Tujuan Finansial saya sudah SMART, yaitu : Saya ingin mempunyai usaha sate kambing dengan pasif income sebesar 6juta/bulan dalam masa pencapaian 1tahun dst. Menurut saya target tsb tidak terlalu mudah tetapi bisa saya capai, karena saya kakak saya sudah mencapainya.

    Cara saya mensosialisasikan usaha sate kambing saya adalah kebetulan saya pernah membantu kakak saya bekerja sebagai koki di warung sate kambingnya di Jakarta, jadi saya mengerti cara membuat sate kambing yang enak (catatan penghasilan pasif income kakak saya sekarang 12juta/bulan, usaha di mulai 5tahun silam). Usaha sate kambing tsb tidak perlu memiliki modal materi yang besar yaitu sekitar 15 juta, karena sudah SMART, yaitu Specific artinya saya sudah menentukan sebuah target usaha (usaha sate kambing), measurable artinya terukur karena target pencapaian saya jelas yaitu membuka usaha sate kambing dan mempunyai passive income, Achieveble artinya bisa dicapai karena ada kakak saya yang berhasil dalam bidang usaha ini, Realistic artinya nyata atau tidak mustahil karena usaha sate kambing sudah ada sejak dulu, hanya tinggal masalah rasa, Timebond artinya dalam jangka waktu 1th saya menargetkan lamanya pencapaian saya.

    Alasan saya merumuskan tujuan seperti ini karena tujuan finansial secara SMART, saya yakin hal tsb bisa dicapai namun juga tidak terlalu mudah. Setelah tidak membantu kakak saya sebagai koki sate kambing, sekarang saya bekerja di perusahaan swasta bergerak di bidang properti sebagai manajer marketing, saya mempunyai tabungan dari penghasilan bekerja di perusahaan properti yang bisa saya gunakan untuk membuka usaha sate kambing ini.

    Pengorbanan yang saya lakukan untuk hasil seperti ini (mendapat modal 15juta) adalah saya bekerja lebih keras sehingga selalu mencapai target yang ditentukan perusahaan, tentunya saya mendapat komisi yang tidak sedkit dari penjualan property yang diserahkan kepada saya. Saya bekerja hampir tidak pernah libur untuk mendapat modal materi untuk membuka usaha sate kambing.
    Saya belum cukup puas, karena saya merasa saya bisa meningkatkan finansial saya selain bekerja sebagai marketing property, sehingga saya bertekad membuka usaha sate kambing, yang sebelumnya saya sudah mempunyai pengalaman menjadi koki sate kambing, sedikit banyak saya juga mengetahui kualitas daging, harga serta prosesnya, baik proses pembuatan sate kambing maupun belanja bahan2 serta penjualannya dan lokasi yang strategis untuk membuka warung sate kambing.

    Alternatif kegiatan yang akan saya lakukan sebagai strategi pencapaiannya (passive income sebesar 6juta/bulan) adalah:
    – saya ikut multilevel marketing
    – saya main saham
    – saya menjadi makelar properti
    – saya bekerja sambil berdagang atau berwirausaha

    Dari sekian alternatif saya memilih bekerja sambil berwirausaha, alasannya saya melihat peluang usahanya adalah peluang yang sudah dikenali, yaitu ada permintaan dan penawaran yang jelas. Dan sebelumnya saya sangat memahami usaha ini.

    Penjabaran kegiatan tsb dalam bentuk jadwal adalah sbb:
    Saya mencari lokasi startegis untuk warung usaha sate kambing, untuk membantu kelancaran usaha saya nanti, saya sudah merekrut beberapa karyawan dan sudah uji kelayakkannya, lalu saya tinggal membuka usaha tsb.

    Dan, anggaran adalah sbb:
    -Meja+Kursi Rp. 1.000.000,-
    -Piring + Alat Makan Rp. 1.000.000,-
    -Alat kebersihan Rp. 500.000,-
    -Peralatan Masak Rp. 1.000.000,-
    -Belanja, Gaji Pegawai, dll Rp. 6.500.000,-
    -Cadangan Rp. 5.000.000,-
    TOTAL Rp. 15.000.000,-

    Tujuan finansial yang menurut saya sudah SMART, saya yakin bila saya menerapkan semua ilmu yang saya pelajari di motivasi usaha serta kewirausahaan, maka penghasilan pasif sebesar 6juta/bulan akan saya capai dalam 1tahun.

  47. NIM : 200911129 ,SEKSI : 31
    a.Saya sudah menerapkan smart.
    Specific:tujuan saya fokus pada apa yang saya mau raih dan jelas arahnya dan saya catat.
    Measurable:selalu melakukan tujuan ada kriteria keberhasilan secara kuantitatif ataupun kualitatif,pasti berhasil tekad yang harus di tanamkan.
    Achieveable:mencapi tujuan suatu rancangan atau susunan menejemen keuangan yang baik dan tidak berantakan susunannya dan saya mencontoh pembukuan orang yang sudah sukses di sekitar saya.
    Realistic:di sesuaikan dengan keadaan dan selalu menjalani proses pengaturan finansial tidak terlalu rumit dan tidak terlalu mudah dalan menyimbangkan atara kebutuhan dan keinginan.
    Timebond:ada batasan waktu dalan mengembangkan tujuan finansial dan ada tentuan jangka waktu dalam mengembangkannya dan jangan buang waktu dan tenaga.
    Tujuan yang terpenting adalah kita harus memperhatikan pengeluaran kita sebaiknya pengeluaran lebih kecil dari pada pemasukan itu yang membuat kita bisa menabung,tabungan yang kita kumpulkan tadi di belikan aset guna untuk mempergunakan aset itu untuk menghasilkan uang bertambah.Aset yang di beli harus ada tujuan dan manfaat pasti dan tidak sia-sia nantinya,karena aset tersebut menghasilkan penghasilan pasif buat kita.

    b.Menerapkannya dari sekarang,kita perlu catat apa saja yang mesti kita lakukan,dan bila belum selesai kita harus berkomitmen dengan diri sendiri pasti dan harus menyelesaikannya.

    cYa supaya hidup kita lebih berkembang dan kita bisa menjadi sukses dan kaya bila kita menetapkan rumus tujuan.kesuksessan ditangan kita dan bukan orang lain yang menentukannya,maka kita harus pintar dalam mengelolah uang sendiri,maka kalau bisa kita nanti bisa menerapkannnya dalam bidang usaha kita nantinya.Saya juga merasakan keberhasilan diri saya karena saya menerapkannya dari awal saya bekerja peningkatan gaji dan jabatan setiap tahunnya.

    d.Pengorbanan selama ini selain waktu dan tenaga namun yang paling utama segala sesuatu yang kita lakukan harus sesuai dengan konsep tujuan akhir yaitu sukses dan bukan kegagalan semata.Kita semakin hari harus semakin smart dalan mengatur keuangan dan jangan boros untuk hal yang sebenarnya tidak berguna.Semakin kita rajin semakin kesuksesan mendekati kita dan kekayaan akan datang.Rajin pangkal kaya itu harus kita tanamkan dalam mengatur financial yang baik.

    e.Dalam dunia kita bekerja kita harus selain ikuti peraturan dan kegiatan kantor kita dalam melaksanakan tugas dari bos harus tepat waktu dan tidak salah dalam mengambil tindakan.Time is money(waktu adalah uang) maka kita sebagai pekerja yang baik selain bisa menyelesaikan tugas kantor dengan baik dan terencana harus pintar mengatur stategi dan jeli menghadapi pasar apalagi kalau kita kerja bergerak di bidang pemasaran&marketing.Kalau saya sebagai marketing selain harus bisa menguasai produk yang kita mau jual harus jeli mengamati pasar dan target sasaran penjualan yang baik dan jangan sampai peluang pasar lewat begitu saja,masalah konsumen kita layanin dengan benar agar di selalu setia membeli produk kita pasarkan meski banyak yang menjual sama dengan kita.Kepercayaan konsumen kita jaga guna memperlancar omset kita.

    f.Pertama tama kita harus tau tujuan utama saya bekerja,pelatihan dan pembekalan diri tehadap apa yang mau kita jual,bisa mengusai produk dengan cepat,pasar yang kita tujuh harus jelas jangan asal jual saja ,mengenal lebih dekat selera pasar,dan menyakinkan para konsumen untuk membeli produk kita,pelayanan yang baik,service yang baik,dan membantu bila ada masalah,menjalin hubungan yang baik dengan konsumen,maka bila tahapan tersebut di ikuti pasti omset penjualan bertambah dan konsumen banyak permintaan.

    g.Untuk anggaran kita harus membuat pembukuan yang rapi ,pembukuan itu berisikan catatan baik pengeluaran kecil sampai besar,membedakan dan lebih teliti dalam mengatur keuangan ,dapat mengutamakan mana yang harus di beli dulu dan mana yang bisa di tunda.Setiap akhir bulan melakukan penjurnalan pengeluaran dan harus lengkap isinya baik dari modal dan berapa yang terpakai modal tersebut.Menjurnal tahunan juga jadi kita tau berapa hasil kita dan berapa biaya kita keluarkan diakhir tahun.Kalau positif dan untung kita berhasil mengaturnya dan bila minus harus kita ubah strategi ke arah lebih baik lagi dan lagi ,dan jangan mudah menyerah terhadap apapun yang terjadi di depan .Kegagalan awal kesuksesan bila kita bijak dalam mengatur finansial dengan baik dan benar kesuksesan pasti kita raih.Semangatlah dalam bekerja dan mencapai hasil yang baik.

  48. NIM 200741099

    Tujuan finansial saya sudah smart.
    tujuan finansial saya yaitu 5 thn yang akan datang saya sudah mempunyai penghasilan pasif per bulan minimal Rp 10.000.000. yaitu pada umur saya 35 thn.
    caranya :
    saya memiliki kebun kelapa sawit seluas 5 hektare.dengan tiap hektare menghasilkan uang bersih 2jt. jadi dengan 5 hektare kebun kelapa sawit tersebut penghasilan pasif saya 10.000.000./bln.
    alasan saya menetapkan rumusan seperti tersebut, karena saya memiliki tanah 5 hektare yang siap ditanam kelapa sawit. jadi saya tinggal menanaminya dan merawat selama 3,5 thn. karena setelah 3,5 thn kelapa sawit tersebut telah berbuah dan siap dipanen terus menerus selama 25 thn.jadi wajar saya merumuskan seperti itu karena saya memiliki target dan modal yang jelas.
    pengorbanan saya agar mencapai target tersebut adalah;selama 3,5 tahun bekerja menghasilkan uang. dan uang tersebut dipergunakan untuk membiayai menanam dan merawat kelapa sawit tersebut,juga membayar seorang karyawan untuk menjaga,merawat kebun kelapa sawit tersebut.jika hal tersebut telah berhasil maka penghasilan pasif tersebut akan saya pergunakan untuk memperluas kebun sawit tersebut terus menerus selama saya mampu dan bisa.
    alternatif untuk mencapai agar target saya tercapai adalah saya menjaga dan merawat kebun kelapa sawit tersebut sambil membuka usaha berdagang motor bekas di kota dekat saya memiliki kebun kelapa sawit saya.
    saya memilih alternatif ini karena agar kebun tersebut bisa saya pantau langsung perkembangannya dan tindakan apa2 saja yang di perlukan.
    penjabaran untuk kegiatan penanaman dan pemeliharaan kebun kelapa sawit dapat di lihat didalam buku cara berkebun kelapa sawit terbitan Departemen pertanian.
    penjabaran untuk anggarannya tidak menentu karena harga pupuk tidak stabil. tetapi tiap bulan pengeluaran bayar gaji karyawan dan biaya pemupukan kebun kelapa sawit dalam setahun 4 kali pemupukan, sekali pemupukan satu hektare sawit menghabiskan pupuk untuk pohon dan buah sebanyak 200kg. jadi sekali pemupukan menghabiskan 1000kg. setahun 4000kg jadi selama 3,5 tahun menghabiskan sebanyak????? hitung saja sendiri he…he…
    itulah target finansial saya dan cara pencapaiannya, ingin data diteilnya langsung chek info dilapangan aja. oke brooo.

  49. 1. Tujuan Finansial saya sudah SMART karena didalam
    tahun ini saya akan di Wisuda, Saya berasil sudah
    menetapkan 2,5 tahun saya akan menyelesaikan
    perkuliahan saya, saya ingin seperti orang lain yang
    bisa sukses setelah mendapat gelar S1 dan dapat
    mengembangkan karirnya ditempat lain, sebab saya
    berperinsip merek bisa kenapa saya tidak bisa, pasti
    harus bisa.

    2. Cara saya mensosialisasikan tujuan saya dengan
    belajar secara disiplin dan mendapatkan nilai bagus
    supaya tidak terjadi pemgulangan semester dimana
    dapat menghemat biaya.

    3. Alasan melakukan rumusan itu saya ingin berusaha
    untuk mendapat penghasilan saya dapat sekarang dengan
    mencari pekerjaan baru sesuai dengan jenjang
    pendidikan saya S1,selama ini yang saya hasilkan
    belum memuaskan saya malah jalan ditempat membuat
    saya jenuh dan membosankan.

    4. Pengorbanan yang saya lakukan adalah waktu dan Dana,
    menurut saya sudah memuaskan karena hasil yang saya
    peroleh sudah seimbang sesuai dengan pengorbanan
    saya, menurut saya apa yang telah dilakukan tidak
    sia-sia dimana bisa memperoleh IP 3.35.

    5. Alternatif yang saya lakukan ialah saya sering hadir
    dalam jadwal mata kuliah yang saya ambil di setiap
    semester dan saya rajin untuk menyelesaikan Tugas
    yang diberikan dosen juga selalu mengikuti setiap UTS
    dan UAS yang setiap semester, alternatif pilihan saya
    adalah dengan datang setiap ada jadwal kuliah karena
    dengan kedatangan saya dapat mengetahui dan dapat
    menambah ilmu saya yang akan saya gunakan bila saya
    bekerja ditempat yang ingini.

    6. Jadwal penjabaran kegiatan yaitu : Setiap Hari Kamis
    jam 18.00-20.30 jumat jam 18.00 – 20.30 dan minggu
    Jam 09.00- 19.30,saya selalu datang tepat waktu
    sesuai dengan jadwal perkulihaan.

    7. Anggarannya : Setiap bulan saya mengisihkan gaji
    perbulan untuk membayar cicilan persemester
    perkulihaan dan mengisihkan sedikit untuk keperluan
    Tugas yang diberikan oleh setiap dosen untuk menambah
    % nilai dalam semester dengan demikian saya dapat
    mengisihkan Dana atau anggaran untuk keperluan
    perkulihaan.

    ” Terima Kasih”

  50. nem : 2009-11-074
    seksi : 31

    – tujuan saya dalam penentuan finansial yang smart masih kurang sempurna,dan bisa dibilang masih dalam proses perencanaan awal.tujuan kedepan saya ingin mepunyai sebuah usaha atau toko,

    -cara saya mengsosialsasikan tujuan adalah dengan mulai dari sekarang saya udah menabung dan saya selalu menawarkan produk dari kantor dengan adanya komisi.selalu mendapat keuntungan dari konsumen,klo saya ada uang yang lebih.saya selalu di investasikan dalam bentuk emas,deposito,dan lain-lain.dan setelah uang saya
    kumpulin saya akan mulai usah yang kecil-kecilan dulu.

    -alasan saya menetapkan rumusan tujuan ini hanya untuk perencaan dan motivasi yang baru untuk saya berkembang jadi lebih baek dan mendapakan kehidupan yang layak.sedangkan yang dihasilkan sebelum ini cuma pengalaman dan ilmu saja.

    -pengorbanan bisa berupa waktu kita,kerja keras kita,dan keuangan kita dalam suatu motivasi usaha.yang masih belum memuaskan mungkin adalah ilmu dan pengalaman,trus wawasan dalam bermotivasi usaha.semakin kita ingin sesuatu yang baru,pasti kita akan selalu ingin cari tahu.

    -alternatif kegiatan yang saya pilih adalah dalam usaha dagang,alasan saya karena dalam berdagang selain kita mendapatkan keuntungan yang memuaskan,kita juga bisa mengenal banyak orang dan wawasan yang luas.

    -penjabaran kegiatan dalam bentuk jadual masih kurang sempurna karena kurangnya waktu dan selalu bentrok dengan jam kerja.maka dalam kegiatan usaha bisa kita lakukan dalam usaha online atau menjual barang lewat internet.sehingga pas kita ada waktu luang kita bisa lihat dan menjual barang kepada konsumen kita.

    -anggaranya masih kurang karena masih belum cukup.tetapi kita bisa meminjam atau menawarkan produk dari agen sehingga kita bisa mendapatkan keuntugan,setelah mendapatkan modal yang cukup kita baru menciptakan produk sendiri.

  51. NIM:2009-11-125,Seksi:31

    1.Tujuan finansial saya sudah SMART,karena saya mempunyai target di usai 30 tahun saya sudah mempunyai bisnis(usaha) yang mapan.
    2.Cara mensosialisasikan tujuan tersebut yaitu saya memulai(merintis) usaha lebih awal.Saya berfikir hidup ini adalah seperti lomba lari,yaitu kita kita berusaha start duluan dan berharap finish duluan.Sama juga saya merintis usaha dari usia (20 tahun)karena berharap di usia 30 tahun usaha saya sudah mapan.
    3.Alasan merumuskan tujuan ini karena menurut saya,seseorang di usia 20 tahun adalah usia produktif karena di usia tersebut seseorang memilki sifat kreatif,selalu ingin mencoba,tidak takut gagal dan juga semangat tinggi.
    Sebelum saya menentukan pilihan untuk bisnis(usaha) daripada bekerja.Saya pernah kerja di pabrik plastik dari tahun(2000-2002).Selama saya bekerja selalu merenung lihat karyawan yang sudah kerja 10 tahun,bahkan ada yang 20 tahun lebih tetapi secara ekonomi(penghasilan)sangat tidak mencukupi dengan kehidupan di kota besar.Saya berfikir hidup ini adalah pilihan,maksudnya kalau saya memilih tetap bekerja di pabrik ini,mungkin 10 tahun yang akan datang dan bahkan 20 tahun yang akan datang secara ekonomi(penghasilan)saya seperti orang-orang yang bekerja di pabrik ini.sehingga pada tahun 2002 saya memutuskan memulai bisnis(usaha) dibidang daur ulang plastik(plastic recycle).
    4.Pengorbanan yang saya lakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah saya memulai usaha ini dari nol.Sehingga saya harus belajar seluk-beluk usaha daur ulang plastik,mulai cara mendapatkan bahan baku,cara memproduksinya dan juga pemasarannya.
    Selama 8 tahun menekuni bisnis ini dari tahun 2002-2010,sistem usaha saya sudah terbentuk yaitu mulai dari pengadaan bahan baku,proses produksi dan juga pemasarannya.Ini dibuktikan,sekarang saya telah kontrak supply bahan baku dengan pabrik strapping band.Dalam satu bulan saya harus supply flake PET(plastic recycle)sebanyak 100 ton-150 ton.
    Menurut saya yang belum memuaskan adalah saya belum bisa pada tingkatan memproduksi barang jadi karena yang saya hasilkan sekarang adalah bahan setengah jadi.
    5.Alternatif kegiatan yang saya lakukan sebagai strategi pencapaiaannya adalah saya harus membuka cabang baru usaha seperti sekarang,karena untuk menjadi pabrik yang memproduksi barang jadi diperlukan supply bahan baku dalam jumlah besar dan stabil.Sehingga dengan adanya kepastian supply bahan baku saya dianggap layak untuk naik ke tingkatan produksi bahan jadi.
    6.Penjabaran kegiatan dalam bentuk jadwal yaitu,setelah saya yakin dengan bahan baku,selanjutnya saya akan belajar untuk cara produksi,dan yang paling utama saya akan survey pasar untuk menentukan calon pembeli produk saya.
    7.Anggaran untuk merealisasikan rencana ini adalah yang pertama saya akan menabung dari keuntungan usaha yang sekarang,dan juga nanti saya akan pinjam dana dari bank.

  52. Nama : Abdullah Uwais Assalafi
    Nim : 2006-11-053

    Motivasi Usaha, seksi 31

    1). Ya, menurut saya tujuan saya sdh smart.Tujuan saya adalah ingin memiliki rumah sendiri seharga 500jt sebelum usia 40 tahun.Usia saya saat ini adalah 24th.
    2). Karena saat ini saya bekerja di bag marketig, saya harus bisa mencapai target bulanan yg ditetapkan oleh perusahaan supaya saya mendapatkan insentif/bonus perbulan agar dapat saya tabung dan menginfestasikan uang tsb utk berwirausaha.
    3). Karena saya tidak ingin pindah2 kontrakan lagi dan numpang2 org terus, serta saya ingin rejeki yg saya dapatkan jelas dlm bentuk hasil dan tidak terbang begitu saja.
    4). Saya akan bekerja keras supaya dapat mencapai bonus/insentif perBln dan akan saya tabung. Yang menurut saya belum memuaskan adalah saya sangat mempunyai keinginan utk berwirausaha tetapi selama ini hanya sampai rencana saja dan belum pernah terealisasi. Saya ingin mempunyai nyali yg besar utk berwirausaha serta memiliki perencanaan yg matang supaya benar2 apa yg saya rencanakan dpt sukses.
    5). Tujuan saya tersebut adalah tujuan jangka panjang, utk mencapai tujuan jangka panjang tsb, harus didukung dengan tujuan jangka pendek, tujuan jangka pendek saya adalah harus siap berwirausaha utk mendapatkan pasive income.
    6). Penjabara tsb dlm bentuk jadwal adl:
    tiap bln saya akan menyisihkan uang utk menabung sebesar 2,7jt/bln selama 16th (40th-24th).
    7). Anggaranyya adalah sbb 2,7jt/bln x 12bln = 32,4jt x 16th = 518jt.

  53. Nama
    : Ferdinand Tenegar
    Nim : 2009-41-201
    Seksi: 31

    1.a. Tujuan smart saya adalah tujuan yang ingin dicapai fokus, jelas dan
    dirumuskan secara tertulis.
    b. Tujuannya adalah deskripsikan tujuan dengan kalimat positif,
    tentukan indikator keberhasilan, sosialisasikan pada relasi atau
    orang-orang terdekat.
    2.a. Cara mengsosialisasikannya adalah:
    – Tentukan tujuan
    – Evaluasi diri
    – Cari strategi
    – Susun rencana
    – Laksanakan
    3.a. Alasannya adalah apabila kita mempunyai tujuan tersebut, maka kita
    dapat berpikir secara rasional bagaimana caranya kita mewujudkan
    cita-cita kita atau sebuah keinginan kehidupan yang mapan.
    b. Yang sudah dihasilkan dari tujuan ini adalah mempunyai sebuah
    perusahaan yang dapat kita andalkan untuk mempertahankan kelangsungan
    kehidupan kita.
    4. a. Kita harus mengerti apa misi dan visi kita dalam menjalani
    kehidupan ini.
    – Mengerti bagaimana caranya mengelola suatu perusahaan.
    – Tentukan apa yang telah dihasilkan dan dikorbankan.
    – Analisis hasil dan pengorbanan tersebut untuk memantapkan tujuan.
    b. Masih perlu ditingkatkan, seperti halnya mengenai sumber daya
    manusianya serta management perusahaan yang masih perlu ditingkatkan
    kembali.
    5. a.- Analisis masalah dalam mencapai tujuan yang lalu
    – Susun alternatif cara mencapainya
    – Pilih alternatif yang terbaik.
    b. Alternatif yang terbaik karena pilihan ini yang terbaik, apabila
    semua cara telah dijalankan maupun telah dirundingkan terlebih dahulu
    serta dimungkinkan tingakat keberhasilannya lebih besear daripada yang
    lain.
    6. – Jabarkan alternatif menjadi kegiatan.
    – Susun jadual kegiatan
    – Tentukan jumlah dan sumber dana
    – Jalankan kegiatan sesuai rencana dan lakukan dengan konsisten
    – Evaluasi dan perbaiki hasilnya.
    7. Anggarannya adalah menyusun dana yang akan digunakan dalam pencapaian
    tujuan serta kita juga harus mempunyai dana cadangan apabila usaha kita
    kurang berhasil atau mendapatkan suatu rintangan dalama menjalanin
    usaha tersebut.

  54. NIM : 9999 52 112 SEKSI : 31

    Selama beberapa pekan mengikuti perkuliahan dapat saya simpulkan tentang tuujuan finansial saya yang sudah SMART.

    1. Menurut saya tujuan finansial saya sudah SMART. Saya memulai bisnis baru dimana saya tidak meninggalkan pekerjaan utama saya. Bisnis ini di bidang Tour & Travel dimana saya juga bekerja sama dengan partner saya. Saya cukup mengajak orang untuk mengikuti tour yang saya buka dan tidak perlu capital untuk bisnis ini. Jadi saya menggunakan uang orang yang sudah di DP untuk men-DP-kan kembali ke pemilik resort.

    2. Saya mensosialisasikan bisnis tersebut melalui blog-blog, dari teman ke teman, ke keluarga.

    3. Ya, telah menghasilkan. Dalam waktu dekat ini akan ada group yang mengikuti daripada trip yang kami buka.

    4. Pengorbanan yang saya lakukan hanyalah waktu, dimana dalam waktu yang sama saya harus memikirkan banyak hal antara lain kuliah, bisnis ini, pekerjaan dan lainnya. Pastinya belum memuaskan karena belum mendapatkan profit yang signifikan. saya terus berusaha agar kedepannya dapat lebih baik lagi dari sekarang.

    5. Dalam hal promosi yang saya lakukan saya memakai cara pendekatan sebagai teman. Dan disetiap trip ada mystery box dimana beberapa orang akan mendapatkan souvenir dari kami. Alasannya pastinya untuk membuat konsumen kami bahagia dan berharap mereka akan join next trip kami.

    6. Dalam bisnis ini kami tidak ada jadual. Karena kami bekerja tidak berdasarkan waktu. Konsumen dapat menghubungi kami kapan saja untuk menanyakan kebutuhan mereka akan traveling. Namun untuk halnya Trip itu terjadwal, yaitu pas libur panjang atau ada moment2 yang menurut kami seru.

    7. Tidak ada anggaran dari bisnis ini, semua keuntungan diakumulasi untuk investaris kantor. karena kami belum memiliki kantor tetap. Kami masih dalam bentuk online-Tour.

    Jadi kedepannya bisnis ini akan bekerja sendirinya karena dari awal kami telah menamankan sistem kedalamnya. Bukan lagi one man show melainkan system show yang mana lebih kemanusiaan.

    Terima kasih.
    Hormat saya,
    Siana
    9999-52-112

  55. nim 2007 41 097
    seksi: 31

    •Apakah tujuan finansial anda sudah SMART? kalau ya, apakah tujuan tersebut?

    Iya, karena saya ingin mempunyai penghasilan pasif per bulan 5 juta, umur saya sekarang 25 tahun, saya ingin tujuan tersebut bisa terealisasi sebelum umur saya 27, target financial yang saya inginkan cukup realistis banyak seseorang yang lebih muda dari saya sudah mempunyai penghasilan pasif yang berkecukupan, bahkan sepupu dari keluarga saya ketika umur baru mencapai 26 tahun penghasilan pasif bisa mencapai 6 juta…mereka semua menjadi inspirator saya untuk bisa mewujudkan hal yang saya anggap hanya teori menjadi realita.

    •Bagaimanakah cara anda mensosialisasikan tujuan tersebut?

    Saya ingin membuka usaha sampingan diluar pekerjaan pokok saya yaitu rumah makan adat betawi yang sesungguhnya saya sangat gemar mengkonsumsi makanan tersebut, walhasil saya sudah mengetahui dengan betul tentang makanan tersebut. Saya akan mensosialisasikan dengan cara
    1. Melalui teman (mulut ke mulut)
    2. Melalui jejaring social internet
    3. Dll..

    •Apakah alasan anda menetapkan rumusan tujuan seperti itu? Memangnya, apakah yang telah anda hasilkan sebelum ini?

    Alasan saya mengunakan alasan tersebut karena saya ingin membudidayakan makan adat betawi yang sekarang sudah mulai kesingkir karena adanya makanan-makanan siap saji, kemudian mulai dari penyiapan dan penyajian saya sangat menguasai..saya menginginkan punya usaha dari kegemaran saya sendiri. Yang saya sudah hasilkan hanya mendapat satu sumber penghasilan, sekarang saya sudah termotivasi untuk mencari sumber penghasilan lainnya

    •Apakah pengorbanan yang anda lakukan sehingga mendapatkan hasil yang sedemikian itu? Apakah yang menurut anda belum memuaskan dan perlu ditingkatkan?

    Menyisihkan sebagian dari hasil gaji kerja saya, mulai prioritaskan kebutuhan tidak lagi keinginan dan hasil dari strategi yang saya lakukan akan saya pergunakan untuk mewujudkan usaha yang menjadi target saya.Yang saya belum puas adalah karena saya belum mewujudkan target tersebut, tetapi insya allah akan saya realisasikan dalam jangka waktu pendek mengingat waktu pencapaian saya

    •Apakah alternatif kegiatan yang akan anda lakukan sebagai strategi pencapaiannya? Diantara sekian alternatif kegiatan, alternatif manakah yang anda pilih? Apa alasan anda memilih alternatif tersebut?

    Saya mempunyai 3 alternatif lain untuk pencapaian target financial, dari 3 alternatif saya akan memilih salah satu alternatif yang saya anggap paling mudah dan murah mengingat waktu pencapaian target yang tidak mungkin saya berlama lama dan juga mengukur keadaan keuangan saya. Mengapa saya mengambil satu dari 3 alternatif lainnya karena saya melihat dari aspek, pemasaran dan produksi serta keuangan, tidak hanya itu resiko yang akan saya hadapi pun cukup besar sehingga membuat saya tertantang untuk melaksanakan.

    •Bagaimana penjabaran kegiatan tersebut dalam bentuk jadual?

    Karena jabatan saya ditempat saya bekerja di kepolisian (buser), pekerjaan saya tidak membutuhkan patokan waktu yang harus saya hadir di kantor…sehingga memudahkan saya untuk mengolah dan memantau usaha yang akan saya buat

    •Bagaimana pula anggaranya?
    Anggaran yang saya rencanakan untuk memulai usaha ini tidak terlalu besar karena sudah saya cicil satu persatu kebutuhannya,dan lokasi usahanya pun milik keluarga saya jadi saya hanya mengalokasikan dana untuk pemasaran dan produksi,,,sekitar 10-15 jt. Atas doa dan restu orang tua niscya allah akan meridhoi usaha kita dan menjadikan hasil tersebut menjadi berkah.

    Wasalam….

  56. NIM : 2009-11-119

    • Ya, target finansial saya di tahun 2020 : mempunyai Pasive Income sebesar Rp. 20.000.000,- per bulan dari mengkontrakkan 4 Ruko dan Rp. 7.500.000,- dari usaha retail.
    • Target ini harus dibicarakan dengan istri agar mempunyai visi dan misi yang sama serta orang terdekat untuk mendapatkan motivasi.
    • Dengan orientasi kondisi sosial, finansial serta fisik saya sekarang ini maka target ini cukup moderat dan bisa dicapai. Melalui Penghasilan pasif dan penghasilan retail tersebut, saya akan mendapatkan keamanan secara finansial pada mulai tahun 2020 tanpa harus bekerja dan penghasilan retail untuk penghasilan tambahan serta membuka lapangan kerjaan. Sekarang ini saya memenjalankan usaha yang kreatif sebagai karyawan dengan mendapatkan penghasilan dan ilmu sebagai pendukung keinginan/target tersebut diatas .
    • Untuk mendapatka target tersebut saya dan keluarga harus ketat dalam menjalankan keuangan keluarga seperti yang ada di perencana keuangan yang sudah kami buat dan sepakati dengan memprioritaskan kebutuhan dari pada keinginan. Dan saya harus dapat meningkatkan jumlah tabungan saya tiap bulannya sebesar 30% dari penghasilan selama 1 tahun kedepan u/ tambahan membeli ruko.
    • Strategi yang paling mendasar adalah harus tetap fokus terhadap tujuan yang akan dicapai sehingga kita tetap termotivasi untuk selalu berusaha dan berpikir kreatif serta positif.
    • Adapun jadual kegiatan tersebut : akhir tahun 2011 harus sudah dapat membeli 1 ruko secara tunai dari uang tabungan (u/ dikontrakkan), tahun 2013 membeli 1 ruko sacara kredit selama 4 tahun ( uang muka dari hasil kontrakan), tahun 2015 membeli 1 toko dengan cara tunai untuk usaha retail dan membeli 1 ruko dengan cara mengagunkan selama 4 tahun sertifikat 2 ruko yang dibeli sebelumnya, tahun 2017 membeli 1 ruko secara kredit selama 3 tahun dari hasil mengkotrakkan 3 ruko sebelumnya.
    • Seperti pejelasan diatas anggaranya diperoleh : dari tabungan untuk pembelian ruko yang pertama dan hasil mengontrakkan ruko itu sendiri untuk investasi ruko dan toko selama 9 tahun.

  57. Dodi Halomoan
    Nim 2007-41-152
    seksi 31

    Tujuan Finansial saya sudah SMART karna saya memilih usaha yang spesifik yang sesuai dengan profesi pekerjaan yang sedang saya geluti yakni seorang Polisi.

    Cara saya mensosialisasikan yaitu dengan membuka sebuah Biro bantuan dalam pengurusan Surat-Surat Kendaraan Bermotor karna selain saya seorang Anggota Polri saya juga menguasai hal tersebut saya juga meiliki beberapa rekanan yang bergerak dibidang tersebut(Kantor SAMSAT)

    Alasan saya menetapkan rumusan spesifik dikarenakan saya sudah menikmati hasilnya dan mulai menekuni dengan mencoba membuka cabang ditempat lain untuk menambah penghasilan saya selain gaji saya diKepolisian.

    Untuk alternatif yang akan saya ambil yaitu dengan cara merekrut orang unuk dijadikan pekerja guna membantu pengurusan surat-surat kendaraan.

    Untuk Jadwal dalam usaha saya(waktu operasional) dari Hari Senin sampai dengan Sabtu Jam 09.00-16.00 untuk Hari Minggu Libur)

    Anggaran yang akan saya keluarkan diantaranya saya harus mengontrak sebuah rumah yang akan saya gunakan sebagai tempat usaha,..dengan rincian biaya:
    Sewa Rumah pertahun : Rp.3.000.000
    Renovasi bangunan : Rp.1.000.000
    Plang Biro Jasa : Rp. 500.000
    ATK : Rp. 100.000
    Biaya tak terduga : Rp.1.500.000
    Total Keseluruhan : Rp.6.100.000

  58. NAMA ; GUSANDRA
    NIM ; 2009-11-072
    SEKSI ; 31

    saya sudah mempunyai target finansial yg SMAT,tujuan saya agar pertumbuha perrekonomian saya bisa bertambah, bisa di katakan di atas rata-rata,saya ingin mencapai terget dalam berkerja yakni mendapatkan penghasilan RP10.000.000 s/d
    RP 11.000.000 sebelum saya berumur 40 tahun ,alasan saya mengejar target adalah ingin menambah penghasilan atau uang saya di zaman yang moderen ini,dan agar di hari tua saya tidak kesulitan dalam keuangan,saya mensoalisasikan dengan cara berkarja dengan penuh semangat dan menjelaskan kpada pelangan dari segi barang yang saya tawarkan,dan mutu barang ,pengorbanan saya dalam mengejar target penghasilan yg di atas rata-rata adalah;waktu,tenaga,dan pikiran dalam mengeluarkan kata-kata agar pelangan dapat tartarik dengan barang yang saya tawarkan,menurut saya penghasilan yg saya targetkan blum cukup ,dalam arti perlu di tingkatkan lagi,alternatif yang saya lakukan adalah menjadi marketting (kain) yang profesional dalam berkerja, alasan saya memilih alternatif tersebut adalah dari segi barang yang saya tawarkan sangat di butuhkan ,sebab barang yang saya tawarkan adalah barang pokok untuk membuat pakaiyan, penjabaran kegiatan yang saya kerjakan tidak memiliki jadual yang pasif dalam arti setiap hari saya berkerja , sesuai pelangan yang ingin memesan barang ,namun di atas jam 10 malam sudah berhenti berkerja atau istirahat , aggaran yg saya keluarkan tidak begitu banyak cuman ongkos makan dan bensin saja , sebab saya berkerja hanya menawarkan barang, dan pintar dalam mengucapkan kata-kata agar pelanggan dapat tertarik .

    sekian dan terima kasih.

  59. NIM : 2007-41-140 seksi 31

    Jika ingin tujuan itu tercapai kita harus menerapkan prinsip SMART yaitu Specific, Measurable, Achieveable, Realistic dan Timebond.

    Specific:
    Sudahkan tujuan kita jelas, ingin mempunyai penghasilan pasif per bulan Rp.6.000.000,- baru spesifik mengenai julahnya saja yaitu Rp.6.000.000,- tp belum fokus dari penghasilan pasif seperti apa yang kita inginkan namun cukun beralasan karena sudah banyak oranga yang melakukannya sebelum mencapai usia 6o tahun.

    Measurable:
    Berkeinginan memperoleh penghasilan pasif seperti disebut diatas cukup terukur karena selain sudah banyak yang melakukannya tapi hasil income sebesar itu sudah dapat diukur dengan kemampuan kita dalam memperoleh pengahasilan tersebut, seberapa besar jumlah yang kita inginkan adalah hasil ukur kita sendiri dan memperoleh Rp.6.000.000 per bulan dari income pasif cukup teukur.

    Achieveable:
    Sekarang tinggal dapatkah tercapai tujuan fnancial kita tersebut, hal-hal apa saja yang dapat mewujudkan keinginan kita tersebut yang akan bermuara apakah tujuan financial kita tercapai atau meleset.

    Realistic:
    Dengan keadaan seperti sekarang cukup amankah bagi kita dalam melakukan keinginan kita tersebut, apakah didukung dengan kondisi ekonomi, semakin baik kondisi ekonomi suatu negara dapat membantu mewujudkan keinginan kita.

    Timebond:
    kapan kita dapat mewujudkan tujuan ficancial kita tersebut, berapa lama dari dimulainya tujuan tersebut hingga tercapainya tujuan tersebut, apakah dalam waktu relatif pendek, menengah maupun panjang.

    Dalam hal pencapaian tujuan tersebut adalah dengan cara tetapkan (matangkan) tujuan, dijabarkan secara positif (yakin pasti bisa), tentukan indikator keberhasilan dan sosialisasikan ke relasi (clients).

    cara mensosilaisasikan tujuan tersebut yaitu dengan cara kita selalu ingat akan tujuan kita dan tetap fokus dan tetap cari peluang-peluang usaha dari pengahsilan pasif selalu berusaha dan cari alternatif misalnya menekuni bisnis mlm yang diyakini akan berkembang pesat atau bermain/investasi di pasar modal dan tetap mencari relasi sebanyak mungkin untuk memperlancar bisnis kita.

    Alasan penetapan tujuan kita adalah karena kebutuhan hidup akan terus naik sedangkan pendapatan kita sebagai karyawan relatif tetap dan dengan memperoleh pengahsilan pasif memberi jaminan hidup kepada generasi kita selanjutnya dan juga dapat memberikan kepuasan batin dalam bekerja.

    Yang telah dihasilkan selama ini sudahlah cukup namun namnya sifat manusia yang tidak pernah puas akan sat bidang manusia tersebut akan berusaha mencapai kepuasan batin yang ama t sangat dengan salah satunya mencapai keberhasilan dengan bekerja untuk dapat menjadi kaya dalam arti positif.

    Pengorbanan yang pasti adalah waktu, tenaga dan pikiran, karena dsambping bekerja seperti iasa dengan mencari penghasilan pasif at least pertama-tama akan meluangkan waktu kita untuk berpikir akan usaha apa yang layak untuk dijadikan penghasilan tambahan dan kita akan mencari yang sedikit banyak membutuhkan tenaga untuk mewujudkan tujuan tersebut.

    Yang belum memuaskan dari saya adalah time management yang belum baik karena tersitanya waktu saya di 2 bidang yaitu kerja dan kuliah namun dengan semangat yang saya miliki saya yakin tujuan saya akan tercapai dengan cara membagi waktu yang baik insya Allah tujuan tersebut akan terwujud.

    Alternatif kegiatan yang akan saya lakukan seperti mencari tahu bisnis MLM apa yang sedang hangat atau akan booming dengan cara browsing nternet maupun membaca buku-buku yang banyak tersedia di pasaran dan juga rajin mengikuti seminar-seminar bisnis yang tentunya telah disortir mana yang layak maupun tidak diikuti maupung menghadiri pameran-pameran Franchise dan lain sebagnya.

    Saya lebig cenderung memilih usaha Franchise makananan atau minuman karena makanan dan minuman adalh kebutuhan dasar manusia dan manusia akan selalu mencari apalagi makanan dan minuman tersebut memberikan keunikan tersendiri maupun manfaat tersendiri niscaya kalau roduknya bagus orang pasti membeli dan akan selalu membeli dan memberitahu orang lain agar membeli makanan dan minuman yang kita buat dengan sendirinya prinsip marketing akan berjaan dengan sendirinya.

    Dalam bentuk jadwal mungkin dari pagi hingga sore bekerja seperti biasa dan sore hingga malam mensupervise usaha makanan dan minuman tersebut, kalau sudah jalan bagus dapat mempercayakan ke pegawai yang sudah dipercaya untuk itu.

    Anggaran, anggaran awal diambil dari tabungan dan jangan lupa untuk mengembalikan uang modal awal bisnis makanan da minuman tersebut misalnya diambil tabungan Rp.25.000.000,- setelah 3 bulan berjalan yang mulai dengan 1 outlet bertambah jadi 2 outlet dan terus bertambah jadi 3 maupun jadi 10 outlet yang pada akhirnya tujuan untuk memperoleh penghasilan pasif Rp.6.000.000,- dapat terwujud. Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi kita semua.

  60. NIM : 2008 71 065 Seksi 31

    – Tujuan finansial yang saya miliki sekarang ini menurut saya sudah cukup SMART. Tujuan tersebut adalah ingin memiliki rumah kontrakan sebanyak 20 pintu yang akan dicapai dalam waktu 20 tahun ke depan, sehingga pada saatnya nanti bisa mencapai kebebasan finansial tanpa harus bekerja tetapi uanglah yang akan mendatangi saya. Menurut saya hal ini sangat realistis karena banyak teman saya yang sudah telebih dahulu memiliki usaha tersebut sehingga memotivasi saya untuk bisa mencapainya.
    – Cara saya dalam mensosialisasikannya adalah dengan berdiskusi dengan orang-orang yang telah memiliki dan berpengalaman dalam mengelola rumah kontrakan. Belajar dan berbagi pengalaman serta memberitahukan minat yang saya miliki untuk bisa mempunyai rumah kontrakan seperti yang telah mereka miliki. Selain itu membicarakan rencana tersebut dengan keluarga sehingga dengan dukungan keluarga planning tersebut bisa tercapai. Dengan estimasi pendapatan / pemasukan masing-masing pintu sebesar Rp. 300.000,00 per bulan maka target penghasilan Rp. 6.000.000 bisa dicapai. Dan untuk tahun yang akan datang saya optimis akan selalu mengalami kenaikan harga.
    – Alasan utama saya memilih tujuan memiliki rumah kontrakan karena teman-teman ada yang mampu memiliki dan bisa mendapatkan penghasilan tanpa harus bekerja. Apa yang telah saya hasilkan selama ini adalah memiliki sebuah rumah (meskipun masih 3 thn lagi untuk mencicilnya), tetapi saya optimis bisa memiliki rumah kontrakan terutama apabila cicilan rumah lunas di 3 thn yg akan datang.
    – Untuk bisa memiliki rumah kontrakan sebanyak 20 saya akan menetapkan target selama 20 thn ke depan sehingga sebelum usia 60 saya sudah memiliki kebebasan finansial.Sementara itu dengan mengevaluasi apa yang telah saya korbankan selama ini ketika saya mencicil rumah adalah dengan memberikan porsi yang lebih besar untuk investasi jika dibandingkan dengan biaya yang lain. Hidup lebih hemat dan tidak konsumtif.
    Menurut saya apa yang saya peroleh selama ini belum cukup memuaskan karena saya masih menggunakan sebagian besar gaji saya untuk membiayai cicilan rumah. Saya berharap bisa memiliki sumber penghasilan lain, sehingga tidak hanya mengandalkan dari gaji. Dan saya berusaha untuk meningkatkan penghasilan diantaranya dengan cara ikut menjual barang2 milik teman, sehingga tanpa modal karena hanya menawarkan barang ke teman yang lain tetapi bisa menghasilkan keuntungan. Dalam hal ini saya masih harus terus meningkatkan ketrampilan dalam memasarkan dan mengatur strategi pemasaran sehingga tidak selamanya menjadi penjual.
    – Selain dengan mencari usaha lain untuk bisa memiliki rumah kontrakan, strategi lain yang ingin saya terapkan adalah menggunakan sertifikat rumah untuk dijadikan sebagai jaminan di bank. Tiga tahun mendatang ketika rumah telah lunas, maka saya bisa menjadikan sertifikat sebagai jaminan, dan saya bisa mencicil ke bank dari hasil rumah yang saya kontrakan tersebut. Dan menurut saya strategi ini yang kemungkinan besar akan saya jalankan karena dengan jaminan sertifikat rumah maka besar kemungkinan untuk mendapatkan pinjaman dari bank. Selain itu juga alasan yang mendasari adalah adanya pemasukan dari rumah kontrakan sehingga tidak ada kekhawatiran untuk membayar cicilan ke bank.
    – Waktu untuk memulai saya tetapkan pada 3 tahun mendatang ketika rumah telah lunas, dengan memiliki 1 rumah kontrakan setiap 1 tahun, dan bertambah 1 setiap tahunnya, sehingga pada usia 55 thn telah memiliki 20 pintu kontrakan.
    – Seperti telah diuraikan di atas anggaran awal akan di peroleh dari pinjaman ke bank, mencoba usaha yang lain dan untuk selanjutnya bisa dari pendapatan rumah kontrakan tersebut.

  61. sudah,tujuan financial saya adalh ingin berinvestasi dan menghimpun dana saya agar kelak dana saya tersebut makim berkembang.
    Dengan cara sharing dan saling bertukar pikiran dengan orang-orang yang telah merintis usaha terlebih dahulu,agar lebih mengetahui apa saja yang harus di lakukan agar tidak salah dalam melangkah.Dengan meminta saran pada yang lebih berpengalaman dalam hal usaha,misalkan bagaimana cara memutar uang yang ada sehingga menjadi lebih bermanfaat dan berkembang,dengan cara seperti itu di harapkan bisa menunjang karir yang ada pada saat ini.
    Alasan saya melakukan kegiatan tersebut adalah karena saya berpendapat bahwa uang yang saya dapatkan dari hasil gaji saja,tidak akan berkembang dengan baik tanpa adanya usaha untuk mengembangkannya dengan baik,dengan menginvestasikan dan menghimpunnya dengan baik di harapkan dapat membuat apa yang di harapkan di kedepannya akan lebih baik.
    Sebelumnya saya bepikiran akan menghabiskan uang gaji yang saya dapat tiap bulan untuk keperluan hal-hal tidak penting,tiap bulannya saya menghabiskan uang gaji yang saya dapat tanpa memikirkan ke depannya nanti.
    Pengorbanan yang telah saya lakukan adalah dengan menyisihkan sebagian dari hasil gaji yang saya dapatkan untuk kemudian di depositokan agar kelak dapat di gunakan untuk modal usaha yang selama ini ingin di capai,dengan tetap berpikiran optimis dan yakin,saya menjalani hal tersebut dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab yang tinggi.
    Hal yang belum memuaskan adalah mengenai usaha yang di jalankan pada saat ini masih kecil,dan saya berharap akan meningkatkan usaha yang saya miliki tersebut dengan cara perlahan -perlahan,agar semua yang saya lakukan akan bermanfaat nanti.
    Alternatif yang saya pilih adalah dengan membangun rumah susun atau kontrakan yang bertingkat,alasan saya memilih alternatif seperti itu adalah agar saya bisa menikmati hasil yang maksimal dengan nenyewakan tempat tinngal.
    Usaha yang di lakukan adalah dengan membeli lahan terlebih dahulu,lahan tersebut harus lumayan luas,agar saya dapat membangun rumah susun dengan maksimal.
    Anggarannya adalah dari hasil menginvestasikan sebagian gaji yang saya dapat,dan dari uang yang saya himpun agar terus berbunga dan dapat berkembang perputaran uang saya miliki.

  62. 1.Target Finansial saya adalah saya ingin mempunyai 4 rumah sebelum usia saya 50 tahun ,menurut saya target finansial ini terukur oleh jumlah rumah yang saya inginkan dan jangka waktu pencapaiannya.
    Target finansial tersebut dapat dicapai karena banyak teman-teman saya sudah mempunyai rumah lebih dari 2 sebelum usia mereka 50 tahun. Target tersebut realistis untuk saya karena tidak terlalu mudah untuk saya dan tidak terlalu sulit dan mustahil untuk saya wujudkan dalam jangka waktu yang panjang, yakni sebelum usia saya 50 tahun
    2.saya mensosialisasikan target finansial saya dengan memberi tahu terget finansial saya kepada orang-orang terdekat saya seperti orang tua saya, sahabat saya, dll.
    3. Dengan rumusan SMART ini tujuan saya lebih jelas dan saya akan lebih termotivasi dengan tujuan yang akan saya capai karena target finasial sudah dirumuskan dan harus terrealisasi, dulu saya mempunyai target, saya ingin mengumpulkan uang 8 juta dalam satu tahun untuk saya berkuliah dan alhamdulillah terget itu tercapai.
    4. Yang saya korbankan untuk mengujudkan terget tersebut adalah saya selalu berhemat dan tidak membeli barang-barnag yang saya inginkan, saya puas dengan terget yang saya dapat tapi saya harus meningkatkan terget saya agar saya lebih termotivasi untuk hidup yang lebih baik
    5. Alternatif kegiatan saya pilih adalah dengan bergabung dengan komunitas jual beli rumah saya ikut dalam komunitas ini agar saya mengetahui harga pasaran rumah dengan saya tergabung dalam komunitas tersebut akan lebih memudahkan saya mengwujudkan target finansial saya.
    6. Kegiatan itu dalam bentuk perkumpulan orang-orang yang sering membeli rumah jika kita tergabung dalam komunitas ini kita akan lebih mudah mendapat informasi, biasanya jika akan ada perumahan batru kita akan diundang dalam pameran soft opening perumahan
    7.Anggaran untuk target finansial saya dengan saya menabung dan menginvestasikan uangsaya dalam pendidikan saya.

  63. NIM 2008-71-059 seksi 31

    Target finansial saya adalah ingin mempunyai penghasilan pasif 5 juta perbulan sebelum saya berusia 40 tahun. Target finansial ini achieveable, karena sudah ada teman yang berhasil mencapainya. Target ini juga realistik, tidak terlalu mudah dan tidak terlalu sulit untuk saya. Setidaknya saya mempunyai waktu 12 tahun lagi untuk melakukan usaha dan menciptakan penghasilan pasif saya.

    Cara saya mensosialisasikan tujuan ini adalah dengan memberitahukan kepada keluarga dan teman dekat kalau saya ingin membuka usaha dimana saya menginginkan penghasilan pasif sebesar 5 juta perbulan dengan membuka rumah makan khas daerah Bangka. Saya juga akan memperkenalkan dan membagikan makanan-makanan yang akan saya jual nanti kepada teman-teman. Kemudian melihat reaksi dan meminta pendapat, kritik dan saran tentang makanan yang saya buat.

    Alasan saya menetapkan tujuan finansial ini masih realistik karena tidak terlalu mudah dan tidak terlalu sulit untuk saya. Karena saya orang bangka asli dan mengetahui jenis-jenis makanan dan resep2nya maka tidak sulit bagi saya memulai usaha tersebut. Saya juga sudah menyimpan tabungan/dana yang akan saya gunakan untuk usaha saya ini.

    Yang perlu ditingkatkan adalah kedisiplinan saya dalam membelanjakan uang. Terkadang dana yang sudah saya simpan, sering terpakai lagi untuk keperluan yang mendadak (tidak mengatur keuangan dengan baik). Kadang peraturan yang saya bikin sendiri, saya langgar sendiri juga (toleransi/kurang tegas).

    Alternatif dalam mencapai tujuan tersebut, antara lain :
    1. Membuka rumah makan khas Bangka
    2. Menjadi distributor produk obat-obatan herbal
    3. Menikah dengan pria kaya hehee…
    4. Membeli rumah untuk dikontrakan atau menyewakan kos-kosan
    5. Membuka kios kue dongkal (khas betawi)
    6. Membuka kios pakaian
    7. Membuka salon

    Dari 7 alernatif di atas, saya memilih alternatif pertama yaitu membuka rumah makan khas bangka.
    Alasannya :
    1. Saya berasal dari Bangka, sehingga saya tahu betul makanan-makanan bangka yang enak2 dan resep2nya
    2. Banyak mendapat keluhan kalau orang-orang bangka di Jakarta mengalami kesulitan dalam mendapatkan makanan khas Bangka di Jakarta (ada permintaan)
    3. Mengenal karakteristik orang bangka, yang tidak sayang mengeluarkan uangnya untuk makanan enak
    4. Ada teman yang sudah berhasil membuka rumah makan khas Bangka di daerah Green Garden. Usahanya tersebut sudah mendatangkan laba yang lumayan besar, karena banyaknya pelanggan
    5. Secara tidak langsung, “pasar” sudah ada, tinggal cara promosinya saja
    6. Tidak hanya orang bangka saja, orang non bangka juga banyak yang menyukai makanan khas dari daerah bangka.

    Penjabaran kegiatan tersebut dalam jadwal antara lain:
    Usaha ini akan saya jalankan bersama kakak saya. Kami akan mengaji beberapa karyawan untuk operasional. Sedangkan kokinya kakak dan saya sendiri. Pada tahun pertama-ketiga, kami akan terjun langsung dalam usaha ini. Apabila usaha sudah berkembang dan maju maka saya akan membuka cabang lagi di tempat lain dan menunjuk orang yang dipercaya dan mampu untuk mengurus salah satu dari tempat usaha tersebut. Apabila sekiranya sudah bisa di tinggal (dalam arti laba yang didapatkan sudah stabil), maka saya akan mengalihkan perhatian saya kepada pekerjaan lain atau beristirahat di rumah dan menikmati penghasilan tetapp saya tersebut.

    Anggaran untuk membuka Rumah makan Khas bangka per bulan:
    Tempat /sewa Rp 3.000.000,-
    Peralatan dapur (kompor, alat2 masak dll) Rp 12.000.000,-
    Peralatan makan (meja,piring, gelas, sendok dll) Rp 15.000.000,-
    Karyawan Rp 5.000.000,-
    By promosi (plang nama, spanduk, brosur dll) Rp 2.000.000,-
    By Transportasi Rp 2.500.000,-
    By bahan2 makanan Rp 5.000.000,-
    T O T A L Rp 44.500.000,-

    Memang dalam membuka usaha rumah makan pada bulan pertama-kelima, kemungkinannya kecil mendapatkan keuntungan, karena usahanya baru dimulai sehingga belum banyak orang yang tahu,, namun dengan pemasaran dan promosi yang baik (mulut ke mulut), maka saya yakin usaha ini akan memuluskan tujuan finansial saya yaitu mendapatkan penghasilan pasif 5 juta perbulan.

    terima kasih,,

  64. nama : galuh ayu sartika
    nim : 2009-12-171

    1. ya, saya ingin menjadi wanita karir yang berpenghasilan rp.10.000.000,00 perbulan dan tanpa melupakan kewajiban saya menjadi ibu rumah tangga. saya tipe perempuan yang senang berkerja dikantor, menurut saya wanita karir adalah tujuan yang saya suka.
    2. cara saya mensosialisasikan yaitu dengan cara berusaha belajar untuk mendapatkan ilmu yang baik di jenjang pendidikan yang tinggi serta membangun karakter diri yang positif, itu semua saya lakukan untuk menunjang yang saya impikan.
    3. alasan saya menetapkan rumusan tujuan seperti itu untuk menunjang keluarga, membantu suami, dan menjamin pendidikan yang baik untuk anak. yang telah saya hasilkan selama ini adalah mendapatkan penghasilan standar dari sebuah pekerjaan tidak tetap, sehingga motivasi ini menurut saya cukup relevan untuk saya kejar.
    4. pengorbanan saya untuk mencapai hasil tersebut adalah berusaha untuk tekun belajar, mengejar jenjang pendidikan yang tinggi, mandiri. menurut saya yang perlu ditingkatkan adalah kemandirian saya.
    5. alternatif kegiatan untuk dicapai yaitu berwirausaha dengan berdagang membuat makanan kecil, magang menjadi bhakti BCA di perusahaan perbankan. dari alternatif di atas saya memilih untuk berwirausaha dengan berdagang membuat makanan kecil. alasan saya memilih alternatif tersebut adalah karir berwirausaha sangat menjajikan karena karir ini tidak memiliki batas penghasilan
    tertinggi, karena semua tergantung dari kerja keras saya dalam meniti karir.
    6. saat ini saya sudah bisa membiayai hidup saya dengan cukup misalnya kuliah, dan mengisi kekosongan dengan wirausaha sebagai tambahan, di usia saya yang baru 22thn saya berfikir dengan semangat kerja yang baik dan konsisten saya mampu mningkatkan penghasilan saya 5 tahun kedepan. sebagai wanita karir yang sukses dalam usaha yang mandiri di sebuah perusahaan besar atau minimal maju dalam usaha membuat makanan kecil untuk dijual. jika dalam waktu 5 tahun kedepan saya belum mampu mendapatkan penghasilan tersebut maka saya mensinergikan antara pekerjaan saya saat ini dengan usaha membuat makanan kecil untuk di jual.
    7. anggarannya yaitu penghasilan yang saya dapatkan saat ini saya gunakan untuk biaya belajar agar mendapatkan pendidikan tertinggi serta mampu menunjang karir saya dikemudian hari, 15% dari pendapatan yang saya terima saya putar untuk membuat makanan kecil untuk dijual.

  65. LISNA S

    2007-12-104 SEKSI 31/MOTIVASI USAHA

    1.Blom.Karna Tujuan finansial Saya untuk membiayain uang kuliah sendiri dan kebutuhan yang lain.

    2.*Harus menyadari begitu penting dan bermanfaatnya
    *Harus memahami untuk tujuan keuangan

    3.Alasnya.Karna selama ini masih mencari yang lebih baik.Dimana selama berjalanya kuliah,Saya juga berusaha mempunyai target finansial yang SMART untuk membiayaain uang kuliah sendiri,karena saya memiliki tujuan yang spesifik.

    4.puas sih pastinya…
    Tapi dengan kerja yang semangat untuk mencapai hasil yang memuaskan dan bermanfaat,karna saya ingin memiliki target finansial yang SMART.

    5.Alternatif Kegiatan
    *Pengembanqan Ketenaga Kerjaan
    *Dokumentasi, Komunikasi dan Informasi
    *Pendidikan
    alasanya:Mengingat tingginya jumlah angkatan kerja usia muda,maka masalah ketenaga kerjaan pada saat ini dan waktu-waktu mendatang perlu menjadi prioritas utama.

    6.*mengingat
    *memperhatikan
    *menetapkan

    7.Untuk imformasi atau pernyataan mengenai rencana dan kebijakan dalam bidang keuangan suatu organisasi atau badan usaha untuk jangka waktu tertentu.

  66. NIM 2008-71-060 SEKSI 31

    1. Target finansial saya sudah SMART ,tujuannya adalah saya memiliki usaha herbal berbentuk Trading company pada usia 35 tahun.

    2. Cara saya mensosialisasikan tujuan tersebut dengan cara membuka toko herbal online
    Usaha ini saya bentuk tanpa modal : saya mengambil kredit dalam bentuk produk herbal dengan jumlah besar sehingga saya mendapatkan diskon yang besar pula,dari diskon yg besar tersebut saya bisa bersaing dengan para agen herbal lainnya yang sudah lebih dulu berkecimpung dalam bidang tersebut.

    Cara saya memperkenalkan toko herbal ini dengan cara menyebar brosur ke seluruh komplek pemukiman yang saya jumpai salah satunya adalah Perumahan Citra Garden.
    Dari hasil penyebaran brosur tersebut munculah permintaan dari konsumen user ( pengguna langsung ) ,dan setiap konsumen yang menggunakan produk saya,setiap 3 hari sekali saya telpon untuk mengetahui kondisinya,dan dari hasil menelpon itu akan diperoleh repeat serta terbina nya hubungan yang baik dengan pelanggan, yang akhirnya memunculkan referensi pelanggan baru dari pelanggan yang lama.
    Dan ketika ada pelanggan baru, maka pelanggan tersebut akan saya berikan ke pelanggan yang lama sehingga yang lama bisa menjadi agen. Dengan demikian saya hanya berhubungan satu arah saja dengan agen tidak dengan user lagi.

    3. Alasan saya menetapkan rumusan seperti itu ,karena yang saya rumuskan itu masuk akal tidak terlalu mudah namun juga tidak sulit karena sasarannya sudah jelas yaitu membentuk perusahaan trading.

    Karena yang saya hasilkan selama ini pada saat melakukan transaksi dengan user saya sudah dapat menghasilkan income pasif Rp.2 juta/bln dan dari income itu tidak saya ambil melainkan saya belanjakan kembali untuk melengkapi stok obat herbal nya.
    Agar saya dapat melayani transaksi yang lebih besar lagi yaitu permintaan dari agen.

    4. Untuk mendapatkan hasil yang sedemikian itu yang saya korban kan waktu untuk merawat diri saya sendiri,karena saya sibuk menyebar brosur dan mengirim barang agar sampai di tangan customer tepat pada waktunya, karena salah satu cara membuat customer menjadi loyal pada kita adalah dengan cara service langsung dan after sale.
    Hasil yang sekarang belum memuaskan, karena masih banyak daerah luar kota yang belum kami jangkau, untuk mencapai itu kami coba ber promosi dengan cara memasang iklan gratis di internet.

    5.Alternatif yang saya pilih untuk mencapai tujuan saya adalah saya menjadi agen pengiriman barang seperti JNE, alasannya saya ingin mendapatkan keuntungan yang maksimal dari usaha herbal saya, yang sudah berjalan namun masih menggunakan ekpedisi orang lain, tujuan saya menjadi agen pengiriman barang adalah agar saya tidak lagi mengirim barang memakai ekpedisi orang lain,melainkan menggunakan ekspedisi sendiri. Dengan cara seperti itu maka akan tercipta simbiosis mutualisme bisnis. Keuntungan yang saya peroleh akan berlipat yaitu dari herbal dan dari keuntungan ekspedisi.

    6.Penjabarannya : setiap kali saya akan mengirim produk yg dipesan customer saya akan menggunakan ekspedisi saya sendiri, karena saya sebelumnya menggunakan ekspedisi dari luar dan menggunakan budget yg cukup besar.

    7. Anggaran yang dibutuhkan tidak terlalu besar, antara lain :
    by komunikasi Rp 450.000
    by listrik Rp 100.000
    by transportasi Rp 700.000
    dan laba yang sudah tetap(nett income adalah Rp 2.000.000/bln)

    tERIMA KASIH…

  67. NIM : 2009-11-104

    1. Belum,tapi saya juga berusaha mempunyai target finansial yang SMART supaya persentase kemungkinan tercapainya tujuan saya jd lebih besar. Saya ingin mempunyai penghasilan Rp 5.000.000per bulan sebelum saya berusia 45 tahun.Target finansial ini terukur oleh jumlah gaji yang saya inginkan dan jangka waktu pencapaiannya.Target tersebut sangat realistis untuk saya karena tidak terlalu mudah bagi saya, namun tidak mustahil karena sayapun dapat mewujudkannya dalam jangka panjang.

    2.Saya merealisasikan dengan mengikuti kuliah kelas karyawan di Esa unggul supaya dapat gelar sarjana dan saya akan membuktikan kepada atasan tentang apa saja yang saya peroleh di masa kuliah supaya saya bisa dipromosikan menjadi leader.

    3. Karena rumusan tersebut merupakan rumusan yang tepat untuk mewujudkan target finansial yang akan saya capai yang mana yang telah saya hasilkan sebelum ini belum berkembang dan belum memenuhi target finansial yang saya impikan.

    4. Saya mengorbankan waktu istirahat dan keluarga untuk mendapatkan hasil yang saya inginkan. Menurut ,apa yang saya lakukan masih belum memuaskan adalah hasil tujuan finansial yang sementara ini belum mencapai target dan harus ditingkatkan untuk dapat mencapainya.

    5. Alternatif yang akan saya lakukan adalah :
    a.Saya akan mengikuti pelatihan2 yang diadakan kampus ataupun tempat saya kerja

    b.Saya akan mencari buku referensi untuk menunjang kegiatan yang saya ikuti.

    c.Saya juga akan berusaha belajar beberapa bahasa yang ada di dunia supaya bisa menambah skill saya.

    Dari ke-3 alternatif tersebut yang saya pilih adalah alternatif yang pertama, karena lebih mengacu pada skill yang ada dan bisa menambah pengalaman kita,sehingga kita tidak akan menjadi orang yang tabu dalam ilmu pengetahuan dan teknologi…..

    6.Jadual saya buat per semester atau 6 bulan sekali
    .> Pada semester 1 saya harus bisa menguasai bahasa inggris dengan lancar, supaya bisa menunjang pekerjaan.

    .>Pada semester 2, saya harus bisa menguasai teknologi yang ada,saya hampir bisa karena sudah ditunjang dgn buku referensi yang ada !!!

    .>Semester 3, Saya akan berkonsultasi dengan para teman kalau perlu dengan dosen untuk memprediksi kelebihan dan kelemahan langkah yang akan saya ambil pada semester 4.Dan saya juga akan membuat rancangan anggaran yang akan diperlukan pada semester 4.

    .>Semester 4 ini Saya akan Saya harus bisa mengetahui jalur marketing rempah-rempah di desa, karena saya juga ingin mengembangkan skill saya di bidang marketing..

    Itulah kegiatan yang akan saya ambil sampai 4 semester kedepannya…..

    7. Kalau anggaran saya mulai 1 tahun yang lalu sudah menabung sehingga untuk mununjang langkah-langkah yang akan saya ambil.Saya baru akan mencari anggaran pada semester 3 sebelum saya terjun ke dunia marketing…

  68. NAMA : OLIVIA DJANTING
    NIM : 2006-52-132
    SEKSI : 31

    Tujuan finansial saya sudah SMART, karena saya memiliki tujuan yakni saya ingin mempunyai penghasilan pasif per bulan sebesar Rp 4.000.000 sebelum saya berusia 40 tahun.

    Cara mensosialisasikan tujuan tersebut yaitu dengan saya mulai menabung sedikit-dikit dan harus mulai membedakan keinginan dan kebutuhan untuk mencapai tujuan tersebut.

    Alasan saya menetapkan rumusan tujuan seperti itu ya karena hanya dengan saat ini kita menabung maka nantinya kita akan mempunyai modal untuk berbisnis sehingga saya nantinya dapat menghasilkan penghasilan pasif.

    Tentunya ada pengorbanan yang saya lakukan untuk mancapai tujuan tersebut yaitu dengan mengurangi belanja-belanja yang tidak penting, mengurangi jalan2 ke mall yang hanya akan menghabiskan uang, mengurangi makan2 di luar, dsb.

    Alternatif kegiatan yang akan saya lakukan demi mencapai tujuan tersebut adalah dengan berjualan pulsa elektronik hp kecil-kecilan. alasan saya memilih alternatif tersebut karena saya melihat peluang ini sangat luas dan untungnya juga lumayan dan saya tidak usah menyewa counter hp atau sewa pegawai karena dengan bermodalan 1 hp saya sudah bisa berjualan voucher hp elektronik.

    Anggarannya tidak terlalu rumit saya hanya bermodalan hp murah dan 1 buah nomer hp tentunya saya sama uang 1 juta untuk deposit vouchernya..

  69. Secara nyata tujuan finansial saya belum sepenuhnya SMART karena banyak hal hal dari klasifikasi SMART itu sendiri belum selurunya dapat saya implementasikan dalam kehidupan finansial saya sehari-hari.
    Saat ini saya hanya terfokus pada kuliah saya agar cepat selesai hingga mendapat gelar S1 lalu dengan begitu saya bisa naik level pada tempat saya bekerja dengan begitu pendapatan yang saya peroleh pun akan semakin besar.. ilmu yang saya peroleh dari kuliah ini tentu akan saya manfaatkan untuk memperdalam rencana saya yang belum terrealisakan nyaitu memiliki usaha sendiri..
    dalam jangka panjang pun saya bertujuan bahwa 10 tahun kedepan saya harus bisa memiliki pendapatan sebesar 30juta rp.. baik itu saya peroleh dari bekerja atau usaha lainya dan saya rasa rencana itu tidak mustahil untuk saya. Ibarat perjalanan saat ini ssudah memulainya walau memnag belum terlalu jauh..
    pengorbannya pun ada seperti waktu istirahat yg semakin sedikit penghematan dalam berbelanja untuk disishkan sebagi bayar kuliah dan masih banyk lagi.. itu saya lakukan demi masa depan yang lebih baik dan tujuan finasial yang SMART….
    terima kasih kepada Bp.Mulyo atas pelajaran dan ilmunya yang telah disampaikan serta semoga bermanfaat untuk saya dan kami segenap mahasiswa..
    wasalam

  70. NIM: 2009-11-078

    * Tujuan saya belum mencapai SMART karena masih belum mencapai target yang saya inginkan masih banyak hal menurut saya masih kurang akan tetapi tetap pada tujuan awal saya dengan berusaha keras dan pantang menyerah…

    * Mensosialisasikannya dengan cara tetap tekun dan gigih dalam berusaha…

    * ya menurut saya dalam berusaha kita harus bersungguh2 dan disiplin,sekarang penghasilan saya telah mencapai 2 sampai 3 juta perbulan karena kegigihan saya…

    * Pengorbanan yang saya lakukan hanya berkorban waktu dan tenaga,saya rasa belum cukup saya ingin lebih besar lagi pendapatan saya daripada yang sekarang…

    * sampai saat ini saya belum mempunyai alternatif apapun untuk mencapai apa yang saya inginkan…

    * Penjabbarannya hanya dari hari senin hingga hari jumat saya bekerja setiap hri selalu berulang ulang…

  71. NIM : 2009-52-036 seksi : 31

    1. Belum, karena ada beberapa kategori SMART yang belum dapat di realisasikan. Tujuan financial saya adalah memiliki tabungan sejumlah 50juta(bermaksud buka deposito) dalam kurun waktu 4 tahun. Namun dengan penghasilan saya yang masih di kategorikan cukup, rasanya akan dapat tercapai lebih dari 4 tahun.

    2. Cara saya mensosialisasikannya adalah dengan memotong gaji saya untuk di tabung sebesar 1 juta perbulan.

    3. Karena saya merasa jika di paksakan menabung, dan menghemat, saya bisa menyisihkan 1 juta perbulan. dan 4 tahun adalah waktu yang masih relatif terjangkau. Sampai saat ini saya belum dapat menghasilkan apa-apa dari gaji saya, jadi saya mencoba untuk mendepositokan uang saya jika sudah mencapai jumlah yang cukup untuk memperoleh bunga deposito yang lumayan.

    4. Dengan berkorban dengan berhemat saya yakin tujuan financial itu dapat tercapai. Cara berhemat dengan membeli hal-hal yang dibutuhkan saja, mengkotak-kotakan biaya-biaya yang wajib di bayar, kebutuhan entertain yang sewajarnya, dll. Saat ini tabungan saya selama 2 tahun bekerja masih jauh dari angka 50 juta, dan itu menyedihkan, saya belum puas kalau tujuan financial ini tidak dpt tercapai.

    5. alternatif:
    * Menabungkan uang bonus tahunan dan THR sebagian.
    * Mencari usaha kecil-kecilan, spt menjadi perantara dagang
    * Menghemat dan memotong biaya-biaya yang tdk terlalu urgent.

    saya memilih alternatif kedua, karena disamping menambah penghasilan sedikit, upaya itu tidak terlalu sulit dilakukan, juga tdk meyita banyak waktu.

    6. jadualnya cukup simpel, yakni setiap akhir bulan, setorkan sebesar 1 juta untuk di tabung, sisanya untuk biaya-biaya lainnya. Jika dari usaha menjadi perantara dagang mendapatkan untung, maka untung tersebut dikumpulkan sedikit demi sedikit, sehingga jika sudah cukup banyak bisa di tabung.

    7. Tidak ada anggaran dari tujuan financial tersebut, malah kalau sudah banyak, tabungan itu akan menghasilkan bunga, bunga itu mungkin tidak seberapa, tapi dapat memotong biaya administrasi yang dikenakan bank kepada rekening kita setiap bulannya.

    Trims

  72. Riska Febriyanti (200952040) Seksi 31

    1.Tujuan financial saya masih jauh dari kata SMART, karena masih baru dalam tahap Planning, dan baru akan direalisasikan pada awal tahun 2011. Tetapi saya berusaha semaksimal mungkin untuk memiliki road map SMART di dalam merintis usaha saya.

    2.Cara saya untuk mensosialisasikan tujuan saya (menjual minuman teh botol dan coca-cola), ialah dengan membuat iklan ke dalam milis, membuat brosur / selebaran dan jejaring sosial. Dengan usaha berjualan minuman yang akan saya lakukan, saya memiliki target untuk memiliki penghasilan pasif sebesar Rp 6.000.000,- di usia 35 tahun . Sekarang usia saya 25 tahun.

    3.Alasan saya untuk menetapkan rumusan tujuan seperti ini karena produk minuman teh botol dan coca-cola merupakan asli produk Indonesia dan produk luar yang merupakan minuman yang hampir selalu dicari para konsumen, dan memiliki pangsa pasar hampir di seluruh pelosok Indonesia.

    4.Pengorbanan yang saya lakukan ialah dengan menyisihkan penghasilan saya sebesar 500 ribu per bulan. Dimana dalam setahun, saya bisa menyisihkan 12 juta setahun untuk membeli mesin pendingin dan botol-botol krat untuk di jual di rumah. Dimana dalam hal ini, saya sudah memiliki tempat nya. Usaha yang akan saya lakukan ini, menurut saya sudah maksimal untuk starting awal. Jika usaha sudah semakin besar, barulah saya akan menambah produk yang akan semakin di request oleh customer.

    5.Alternatif kegiatan yang akan saya lakukan sebagai strategi pencapaiannya ialah dengan memulai siaran part timer kembali untuk mengumpulkan tambahan modal saya. Karena menurut pendapat saya menyisihkan 500 ribu per bulan dari gaji masih kurang (Selain saya harus menyisihkan untuk biaya kuliah S1 saya). Alternatif yang saya pilih yaitu mengejar penghasilan part timer dari iklan siaran radio dan menjadi MC part timer di sela-sela waktu luang saya jika tidak kuliah atau dinas dengan mengisi acara di acara ulang tahun atau wedding teman untuk merealisasikan usaha membuka minuman di rumah. Alasan saya, karena saya memiliki talenta dan bakat di bidang komunikasi (siaran, MC dan marketing). Dengan mengisi acara siaran di radio, saya bisa menyisihkan 1 juta per bulan nya sebagai tambahan modal. Akan lebih aman jika saya memiliki modal 12 juta untuk usaha minuman saya.

    6.Penjabaran dalam bentuk jadwal :

    •Memiliki partner yang dapat dipercaya untuk menunggu usaha yang buka dari jam 09.00 s/d 21.00 (dengan sistem shift 2 orang)., yang dilakukan dari hari senin-minggu.

    •Sistem bagi hasil dengan partner saya (saudara dari kampung) yang memang sudah dipercaya.
    Contoh : per kratnya (12 botol) dalam waktu 3 hari saya menjual 4000 rupiah., = 12 x 4000 = 48 ribu. Dalam sebulan maka saya mendapat = 432.000. Lalu saya akan bagi dua dengan saudara saya masing-masing mendapat = 216.000 ribu rupiah.

    •Memberi uang listrik 200 ribu per bulan kepada orang rumah sebagai ganti saya memasang mesin pendingin 24 jam. Uang listrik ini akan ditambah seiring dengan bertambahnya pemasukan dari hasil usaha.

    7.Anggarannya
    •Mesin Pendingin Minuman Rp 7.000.000,-

    •Minuman dalam 1 Krat = 12 botol (1 bulan)Rp 1.000.000,-

    •Listrik tiap bulan Rp 200.000,-
    •Biaya tak terduga Rp 800.000,-

    Modal awal untuk memulai usaha minuman, saya memerlukan 9 juta rupiah. Sedangkan modal awal 12 juta yang saya sebut diatas, bisa saya alokasikan untuk berjualan di luar rumah, dimana uang saya masih ada 3 juta lagi untuk tempat usaha.

    Disaat saya berusia 35 tahun nanti, saya bisa memiliki penghasilan pasif sebesar 6.000.000,-. Dengan asumsi dalam setahun saya bisa memiliki penghasilan Rp 5.184.000,- (432.000 x 12)

  73. • Saya merasa tujuan finansial saya sudah cukup smart, tujuan saya yaitu :
    Saya ingin menyelesaikan kuliah saya dengan biaya sendiri tanpa bantuan dari orang tua.
    Saya mentargetkan lulus kuliah pada tahun 2012, tepat 3,5 tahun sesuai dengan yang dipaketkan untuk lulus S1 dalam 7 semester. Saya yakin dapat mencapai tujuan tersebut, karena saya tidak pernah cuti dan belum pernah ada matakuliah yang gagal.
    Saya merasa tujuan saya tersebut achieveable, karena saya melihat ada banyak orang yang juga lulus dalam waktu 3,5 tahun, bahkan ada yang dalam waktu 3 tahun. Jadi saya semakin yakin dengan tujuan saya tersebut.
    Saya mentargetkan lulus dengan IPK diatas 3, saya merasa cukup realistic, karena pada semester 1-4, IPK saya sudah diatas 3.
    Batas waktu pencapaian saya yaitu persemester harus berjuang untuk bisa mendapatkan IP diatas 3, sehingga tidak terlalu sulit pada akhir semester untuk mencapai IPK diatas 3.
    • Saya mensosialisasikan tujuan saya tersebut kepada keluarga saya, sehingga keluargalah yang selama ini mengingatkan saya jika saya mulai malas
    • Alasan saya merumuskan tujuan tersebut karena saya merasa selama ini saya sudah cukup merepotkan orang tua dan belum bisa membalas apa-apa, sehingga saya berpikir dengan saya bisa membiayai kuliah sendiri dan lulus tepat waktu, saya bisa membuat mereka bangga.
    • Pengorbanan saya untuk bisa mendapatkan hasil seperti yang saya targetkan tersebut adalah dengan mengurangi uang jajan saya dan menggunakan waktu sebaik-baiknya untuk fokus pada tujuan saya lulus tepat waktu dengan IPK diatas 3.
    • Alternatif kegiatan yang akan saya lakukan sebagai strategi pencapaian tujuan tersebut adalah dengan mencari kerja sampingan dengan berdagang apa saja yang bisa menghasilkan uang tambahan. Saya memilih alternative tersebut karena saya merasa ada bakat untuk berdagang.
    • Alternatif kegiatan saya berdagang tidak bisa dijadwalkan. Setiap ada kesempatan, saya tidak akan pikir panjang untuk mengambilnya.
    • Kegiatan saya berdagang biasanya tidak memerlukan anggaran, karena saya mengambil alternative yang tidak beresiko.

  74. NIM 200812110 kelas 31

    menurut saya tujuan finansial saya sudah smart karena saya mempunyai tujuan finansial yg spesifik yaitu saya berusaha mendapat penghasilan minimal Rp 5.000.000 sebelum usia saya 30 tahun. Target finansial yang saya inginkan tersebut dapat dicapai yang sudah saya targetkan. Penghasilan tersebut dapat saya capai dari penghasilan pasif dengan ikut menanamkan modal ke usaha butik online milik saudara saya.
    Alasan saya merumuskan tujuan finansial ini agar saya mempunyai pendapatan selain dari gaji yang saya dapatkan dengan bekerja di perusahaan milik orang lain.selama ini saya mendapatkan penghasilan pasif dari investasi tersebut. Pengorbanan yang saya lakukan yaitu lumayan menyita fikiran karena hanya mengandalkan gaji tersebut.dan tentu saja hasil yang saya dapatkan selama ini kurang. Oleh karena itu saya mempunyai alternatif lain dengan berjualan pulsa walaupun untungnya hanya sedikit. Selain itu saya juga tiap setengah tahun ikut menanam modal di kampung dengan membeli padi orang-orang saat panen tiba ,yang nanti jika harga padi naik.saya akan menjualnya ke bulog dengan keuntungan yang lumayan.alternatif yang ketiga yaitu saya mengikuti arisan yang hasilnya lumayan untuk dijadikan modal tambahan usaha saya. saat ini saya mendapatkan penghasilan kurang lebih Rp 1.000.000 / bulan. penghasilan tersebut tidak saya ambil karena uang itu akan digunakan sebagai penambahan modal.jika saya ambilpun saya akan mengembalikan uang tersebut. 1

  75. ADE INDRA PURI HANDAYANI
    2006-52-138
    SEKSI 31

    Menurut saya ,tujuan finansial saya sudah SMART karena saya memiliki tujuan atau target bahwa sebelum usia saya 50 tahun saya bisa mempunyai penghasilan pasif sebesar Rp. 5.000.000.Dengan begitu saya tidak perlu bekerja keras lagi karena sudah mempunyai aset yang bisa menghasilkan uang.
    Dalam mensosialisasikan tujuan saya maka banyak hal yang harus saya lakukan diantaranya adalah mengurangi pengeluaran saya untuk ditabung dan membedakan antara needs dan wants.Yang paling terpenting adalah berfikir kreatif dan inovatif untuk memanfaatkan potensi yang kita miliki untuk menghasilkan uang sehingga tujuan saya tercapai.
    Alasan saya merumuskan tujuan tersebut adalah dengan menabung maka memudahkan saya berbisnis /sebagai modal untuk menghasilkan pasif income.
    Tentunya banyak yang harus dikorbankan untuk menghasilkan pasif income seperti mengurangi pengeluaran yang tidak penting (belanja di mall,jalan-jalan).untuk saat ini yang harus saya tingkatkan adalah nominal yang harus saya tabungan stiap bulannya agar usaha yang akan saya jalankan cepat terealisasikan dengan harapan mendapatkan pasif income yang besar pula.
    Alternatif kegiatan yang saya pilih demi mencapai tujuan tersebut adalah berjualan baju muslim kecil-kecilan (doot to door).Alasannya kebetulan saya menggunakan busana muslimah dengan jilbab dan memiliki hobi mengkoleksi busana muslimah.Saya melihat bahwa ada peluang bisnis yang cukup baik dan dari segi keuntungan pun lumayan.
    Anggarannya tidak terlalu besar karena saya membeli dari penjual yang harganya akan lebih murah sehingga bisa pembeli pun akan terjangkau.Modal awal hanya dengan 2 juta untuk mendapatkan 80 baju.

  76. Nama : JULI EDISON
    NIM : 2007 41 148
    TARGET FINANSIAL
    Target finasial saya adalah mempunyai penghasilan pasif sebesar 10 juta perbulan dari usaha kos-kosan wanita sebelum saya berumur 50 tahun. target financial saya cukup realistis , karena banyak rumah kos-kosan di sekitar bilangan rumah saya, yang tiap rumah minimal punya 5 kamar dengan nilai sewa satu kamar rata-rata sebesar 1.5 – 3 juta perbulan. Untuk itu saya termotivasi untuk memiliki rumah kos-kosan denagan cara merenovasi rumah tinggal saya dalam waktu 2 tahun ini.
    Saya mendapat dukungan dari isteri untuk Target Finansial tersebut , kemudian disosialisasikan kepada kerabat dekat, sahabat dan teman-teman sekantor.
    Alasan Target Finansial ini dibuat , karena ingin memperoleh penghasilan pasif yang tentu sebaiknya dirumuskan secara SMART (specific, measurable, achieveable, realistic, timebound), agar tepat sasaran dan dilaksanakan penuh full commitmen dengan harapan kelak tampa bekerja pun saya memperoleh penghasilan dari rumah kos-kosan. Saat ini saya adalah karyawan , yang bekerja untuk uang, sebagai sumber penghasilan pertama dan utama untuk membiayai keperluan rumah tangga.
    Untuk mencapai Target Finansial .ini tentu pengorbanan yang harus saya lakukan selama dua tahun ke depan adalah menyisihkan sebagian minimal 15 % penghasilan gaji tiap bulan dan 80 % Bonus tahunan untuk ditabung guna merenovasi rumah keluarga menjadi rumah kos-kosan wanita.
    Alternatif kegiatan untuk mencapai Target Finansial saya diatas antara lain :
    1. Menjual rumah , beli rumah kecil dipinggiran kota , kemudian hidup dari penghasilan bunga deposito.
    2. Pinjam uang Bank untuk merenovasi rumah keluarga menjadi rumah kos-kosan.
    3. Menyisihkan sebagian penghasilan untuk keperluan renovasi rumah.
    Dari ketiga alternatif diatas saya memilih alternatif ke tiga dengan alasan sebagai berikut :

    1. Nilai Tanah dan Bangunan cenderung naik.
    2. Penghasilan bruto Rp.15 Juta atau penghasilan bersihnya Rp.10 juta perbulan dari 10 kamar kos yang ada.
    3. Rumah dikelilingi perkantoran di tengah kota Jakarta.
    Jadwal kegiatan untuk mencapai Target Finansial diatas dapat dijabarkan sebagai berikut :
    1. Bulan ke 1 dan 2 :
    a. Membuat Gambar Renovasi Arsitektur Rumah kos-kosan.
    b. Menghitung kebutuhan material bangunan dan tenaga kerja.
    c. Menghitung kebutuhan listrik
    d. Menghitung Kebutuhan AC,TV, Almari, Meja, Ranjang , Alat dapur, mesin cuci dll.

    2. Bulan ke 3 dan 4 :
    a. Survey informasi harga
    b. Menghitung Anggaran Dana yang dibutuhkan + 15 %.

    3. Bulan ke 5 sampai ke 24 : mulai memcicil membeli sebagian material bangunan,
    4. Bulan ke 17 : mencari kontraktor bangunan.

    5. Bulan ke 18 sampai ke 24 : Proses Renovasi Rumah diselesaikan.

    Anggaran yang diperlukan diperkirakan sebesar :

    1. Bangunan dan Kontraktor : Rp.150,- juta
    2. Isi Rumah Kos-kosan : Rp. 75,- juta
    3. Lain-lain : Rp. 50.- juta
    Total : Rp.275 Juta
    Sumber anggaran dana renovasi rumah kos-kosan berasal dari uang pribadi.

  77. Target Finansial saya yg SMART adalah “Mempunyai tabungan sebesar Rp100jt sebelum usia 35th yang akan digunakan sebagai modal usaha”
    Tujuan ini sdh saya sosialisasikan dan deklarasikan kepada pasangan, teman2 dekat, orang tua, kakak, om dan tante. Alasan saya menetapkan tujuan ini karena sebelumnya saya adalah type org yang boros dimana saya sering mengeluarkan uang tanpa control sehingga saya tidak memiliki tabungan. Pengorbanan yang sudah saya lakukan untuk mencapainya adalah setiap bulan saya memaksa untuk memotong dan menyisihkan pengasilan saya sendiri dengan mengikuti arisan sebesar Rp1juta. Namun yang masih perlu saya tingkatkan dari strategi saya ini adalah disiplin diri, karena terkadang godaan untuk belanja sering timbul disaat saya harus menabung.
    Mengingat untuk men-disiplinkan diri saya terkadang sulit, maka cara saya untuk memaksa diri saya menabung adalah dengan mengikuti asuransi yang mempunyai manfaat nilai tunai tinggi, dimana gaji saja di rekening secara otomatis dan berkala dipotong oleh asuransi. selanjutnya uang saya tersebut akan dikelola dan dikembangkan oleh Asuransi sehingga mempunyai nilai tunai/return investasi yang lebih baik dibandingkan dengan tabungan biasa.

    Dengan cara ini, saya telah menyisihkan uang saya untuk bisa menabung sehingga target saya yaitu bisa mempunyai uang 100jt sebelum usia 35 tahun bisa tercapai, sekaligus saya memiliki proteksi asuransi jiwa.

    BELLA TURINO
    2009 12 138
    SEKSI 31

  78. Nama : Stefanus Safar
    NIM : 2008-11-106
    Jawaban UAS

    1. Ya, tujuan saya adalah membuka warung makan “warung bakso” dengan target pendapatan sebulan minimal 3.000.000 per bulan, sebagai pendapatan pasif saya sebelum saya pensiun dari pekerjaan saya.
    2. Cara saya mensosialisasikan tujuan tersebut adalah dengan melakukan:
    a. Menentukan tujuan
    1. Menetapkan tujuan saya yakni membuka warung makan bakso
    2. Mendeskripsikan secara pasitif tentang produk saya yakni bakso dengan kuah yang seger menggugah selemakan konsumen
    3. Saya menentukan indicator keberhasilannya. Setelah saya beberapa kali membandingkan dengan berbagai usaha yang lain ternyata usaha yang bisa saya lakukan sesuai dengan kemampuan saya adalah saya memilih untuk membuka warung makan bakso.
    4. Saya mensosialisasikan kepada relasi saya, teman-teman, saudara dekat, dll.
    b. Evaluasi diri
    Menentukan, menganalisis dan memantapkan tujuan dan tekad saya untuk membuka warung makan bakso. Agar lebih baik dari hasil gaji saya sebagai tenaga kerja di perusahaan orang saya harus lebih focus pada pengelolaan asset saya agar menambah terus dan mendapatkan keuntungan dari hasil penjulan bakso saya. Jika pada tiga bulan pertama keuntungan saya kecil maka saya menaikan target penjualan saya dengan cara memperbaiki menu bakso saya agar lebih maanyoss lagi.
    c. Cari strategi
    Saya menganalisis masalah dalam pencapaian tujuan, menyusun alternative cara pencapaianya, dan memilih alternative yang terbaik dalam membuat strategi saya.
    d. Susun rencana
    Menjabarkan alternative menjadi kegiatan , menyusun jadual kegiatan, menentukan jumlah dan sumber dana. Hal yang paling diperhatikan adalah menentukan jumlah sumber dana berasal dari mana, saya akan melakukan pengumpulan dana yang pertama kali adalah melakukan pemotongan gaji untuk disikan sebagai sumber dana selain melakukan peminjaman nanti jika belum mencukupi modal awal.
    e. Laksanakan
    Dalam melaksanakannya agar lebih focus kepada pengelolaan financial saya agar tidak rugi nantinya saya menjalankan rencana saya dengan konsisten, evaluasi dan perbaiki hasilnya jika belum mencapai target saya yakni minimal 3 juta rupiah perbulan.

    3. Alasan saya menetapkan rumusan tujuan seperti ini adalah agar pengelolaan financial saya dengan baik dan bisa mendapatkan penghasilan pasif yang banyak. Karena rahasia orang kaya adalah mengelola asset dengan baik dan benar bukan mengurusi liabilitasnya.
    Yang telah saya hasilkan selama ini memang belum ada pemasukan saya hampir seimbang dengan pengeluaran saya dan nyaris tak serupiahpun yang saya sisihkan ditabungan saya. Inilah yang membuat saya berniat untuk melakukan dan memulai usaha kecil-kecilan seperti diatas.
    4. Pengorbanan yang saya lakukan sehingga mendapatkan hasil yang sedemikian itu adalah rela untuk bekerja keras dalam mengumpulkan rupiah demi rupiah agar niat saya bisa tercapai untuk memulai usaha saya itu. Focus pada mengelola asset dan bekerja untuk belajar tetap berpikir positif.
    Yang belum memuaskan adalah hasilnya belum maksimal.

    5. Strategi alternatif yang akan saya lakukan sebagai strategi pencapaiannya adalah mencari penghasilan tambahan lain seperti kerja lembur, kerja lepas, honor dan yang utama adalah saya harus tetap konsisten dalam tiap bulan untuk memotong sendiri gaji saya supaya modal untuk membuka usaha saya nanti tercukupi. Diantara sekian alternative diatas yang saya pilih adalah pemotongan gaji saya sendiri setiap bulan. Alasan saya memilih alternative tersebut karena inilah salah satu penhasilan saya yang pasti dan menjanjikan dalam mencapai modal saya yang dibutuhkan untuk membuka usaha warung bakso nanti.

    Alternative usaha yang lain adalah mencari pinjaman untuk membuka usaha tsb.

    6. Penjabaran kegiatan tersebut dalam bentuk jadual:
    Saya tidak terlalu rumit dalam pejabarannya karena alternatif yang saya pilih adalah pemotongan gaji setiap bulan yakni 20% dari total gaji yang saya terima tiap bulan, jika sudah terkumpul maka saya jalankan usaha saya sesuai dengan rencana awal saya.
    7. Anggaran
    Anggaran untuk membuka dengan modal awal Rp 5.000.000 total semua biaya.

  79. NIM : 2009.71.094 SEKSI : 31

    Saya ingin mempunyai usaha di bidang aksesoris yang jauh lebih maju dari yang sekarang. Untuk sekarang ini,saya berjualan baru melalui jejaring sosial (facebook).Dengan cara mengembangkan lagi dari segi macam-macam aksesoris yang akan saya jual. Biasanya saya selalu meng-update diri saya dengan melihat-melihat majalah fashion,browsing di internet atau di mall apa yang sedang digemari dan paling banyak dicari oleh market. Aksesoris yang saya jual kebanyakan dengan membuatnya sendiri dengan kemampuan dan daya kreatifitas saya.
    Target ini realistis untuk saya karena pribadi saya sendiri adalah pecinta aksesoris. Sebelum saya berjualan melalui facebook saya sudah menghasilkan beberapa bentuk model aksesoris dan kebanyakan pembelinya baru orang-orang terdekat saja atau dari mulut ke mulut.
    Saya telah banyak meluangkan waktu untuk berburu ke berbagai macam tempat untuk melihat aksesoris seperti apa saja yang sedang digemari lalu saya membuatnya sendiri,berexplorasi untuk memuaskan para pembeli. Dalam hal ini yang perlu saya tingkatkan dari segi modal. Agar usaha ini dapat lebih maju dari bahan-bahan yang saya gunakan untuk membuatnya dan juga dari penghasilannya.
    Saya meminta bantuan dari orang tua untuk jalan alternativenya dengan cara menyicil. Untuk mempermudah dalam melakukan perjanjian dalam sistem pinjam modal dan jangka waktu pengembalian yang telah kami sepakati,yaitu dalam 3 bulan saya sudah harus bisa mengembalikannya dengan begitu memotivasi saya dalam berjualan dengan lebih giat memasarkan barang-barang hasil karya sendiri. Untuk saat ini anggaran yang saya butuhkan masih berkisar +/- Rp.5,000,000,-.

  80. Nama : Mery Susilawati
    NIM : 2008-81-145
    Email : merry_dolphin@yahoo.com

    Saya dari kelompok 5 ingin menyangga kelompok 6.

    Menurut saya bussines plan dari Summer Florist kurang bagus karena untuk mendapatkan omset jutaan rupiah perhari cukup susah karena tidak tiap hari orang membutuhkan bunga.
    Dan bunga adalah tumbuhan yang cukup cepat layu, kalau sudah layu tidak bisa digunakan lagi.
    Saya juga tidak lihat adanya laporan payback periode,makanya tidak bisa dilihat usahanya bisa balik modal sampai berapa tahun.
    Itu saja Pak komentarnya.
    Terima kasih atas perhatiannya.

  81. 1. Target Finansial saya adalah saya ingin mempunyai 4 rumah sebelum usia saya 50 tahun, menurut saya target finansial ini terukur oleh jumlah rumah yang saya inginkan dan jangka waktu pencapaiannya .
    Target finansial tersebut dapat dicapai karena banyak teman-teman saya sudah mempunyai rumah lebih dari 2 sebelum usia mereka 50 tahun. Target tersebut realistis untuk saya karena tidak terlalu mudah untuk saya dan tidak terlalu sulit dan mustahil untuk saya wujudkan dalam jangka waktu yang panjang, yakni sebelum usia saya 50 tahun
    2. Saya mensosialisasikan target finansial saya dengan memberi tahu terget finansial saya kepada orang-orang terdekat saya
    3. Dengan rumusan SMART ini tujuan saya lebih jelas dan saya akan lebih termotivasi dengan tujuan yang akan saya capai karena target finasial sudah dirumuskan, dulu saya mempunyai target saya ingin mengumpulkan uang 8 juta dalam satu tahun untuk saya berkuliah dan alhamdulillah terget itu tercapai.
    4.Yang saya korbankan untuk mengujudkan terget tersebut adalah saya selalu berhemat dan tidak membeli barang-barnag yang saya inginkan, saya puas dengan terget yang saya dapat tapi saya harus meningkatkan terget agar saya lebih termotivasi untuk hidup yang lebih baik
    5.Alternatif kegiatan saya saya pilih adalah dengan bergabung dengan komunitas jual beli rumah saya ikut dalam komunitas ini agar saya mengetahui harga pasaran rumah dan dengan saya tergabung dalam komunitas tersebut akan lebih memudahkan saya mengwujudkan target finansial saya.
    6.Kegiatan itu dalam bentuk perkumpulan orang-orang yang sering membeli rumah jika kita tergabung dalam komunitas ini kita akan lebih mudah mendapat informasi biasanya jika akan ada perumahan baru kita akan diundang dalam pameran soft opening perumahan dan ditawarkan harga2 yang menarik.
    7.saya harus menabung untuk tujuan finansial saya

  82. Menurut saya Bisnis Plan kelompok dari kelompok 1 cukup memadai dari segi pemodalan. namun kurang baik kalau dilihat dari IRR, dampaknya kurang baik untuk perusahaan tersebut. serta di imbangi dari segi neraca maka dampak untuk perkembangan perusahaan tersebut menjadi labil..

    Thanks,
    Best Regards
    Reno Apri Dwijayanto (2008-81-125)

  83. Nim : 2006-52-139

    • Menurut saya tujuan financial saya sudah SMART walaupun semuanya sedang dalam proses, saya memiliki tujuan yang spesifik yakni : Saya ingin memmpunya penghasilan pasif perbulan sebesar Rp 10.000.000 sebelum saya berusia 40 thn. Target financial ini terukur oleh jumlah penghasilan pasif yang saya inginkan dan jangka waktu pencapaian.Target financial tersebut dapat dicapai bila saya benar-benar menekuni usaha bisnis saya, karena banyak teman-teman saya yang sudah mencapainya sebelum usia 40 tahun. Target tersebut merupakan penyemangat saya dan menurut saya tidak ada yang mustahil untuk mewujudkannya dalam jangka panjang yakni sebelum saya berusia 40 tahun.
    • Cara saya dalam mensosialisasikannya yaitu :
    1. Menentukan Tujuan : -Tetapkan Tujuan(Bisnis apa yang nantinya akan saya jalankan)
    -Deskripsikan secara positif
    -Tentukan indicator keberhasilan
    -Sosialisasikan pada relasi (memperkenalkan produk kita kepada orang sekitar kita terlebih dahulu)
    2.Evaluasi Diri : -Tentukan apa yang telah dihasilkan dan dikorbankan
    -Analisis hasil dan pengorbanan
    -Mantapkan Tujuan
    3.Cari Strategi : -Analisis masalah dalam mencapai tujuan
    -Susun alternatif cara mencapainya
    -Pilih alterbatif terbaik
    4.Susun Rencana : -Jabarkan alternative menjadi kegiatan
    -Susun jadwal kegiatan
    -Tentukan jumlah dan sumber Dana
    5.Laksanakan : -Jalankan rencana dengan konsisten
    -Evaluasi dan perbaiki hasilnya
    • Alasan saya menetapkan tujuan seperti itu karena saya ingin membuat sesuatu yang kretif untuk menciptakan suatu value yang dapat saya nikmati nantinya bersama keluarga saya tanpa harus mengandalkan pekerjaan saya.Untuk sesuatu yang sudah saya hasilkan mungkin belum sebesar apa yang sudah Bapak lakukan,akan tetapi motivasi yang saya dapatkan saya yakin pasti saya bisa melakukannya sesuai dengan batas kemampuan yang saya punya.
    • Untuk pengorbanan yang saya lakukan mungkin dari hal kecil seperti menahan rasa keinginan saya untuk membeli sesuatu yang belum begitu saya butuhkan dan hanya focus pada pengeluaran yang memang benar-benar saya butuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut saya yang belum memuaskan dan perlu ditingkatkan yaitu saya belum mendapatkan suatu value yang merupakan tujuan utama saya dalam mendapatkan penghasilan pasif secara tetap dan untuk itu saya akan berusaha keras agar apa yang inginkan tercapai dan uang yang bekerja untuk saya bukan saya bekerja untuk uang. Pekerjaan hanya proses pembelajaran kita untuk menambah wawasan kita tentang dunia kerja.
    • Alternatif kegiatan yang saya lakukan sebagai strategi pencapaiannya yaitu dengan membuka usaha kecil di sekitar rumah dan di sekolah.Alternatif saya yaitu dengan mencari peluang dan relasi sebanyak-banyaknya agar peluang yang saya dapatkan itu dapat dikenal oleh lingkungan sekeliling saya,maka dari itu saya harus memiliki banyak relasi untuk membantu memasarkan produk yang nantinya akan saya jual nanti.
    • Penjabaran kegiatan The Poci yang akan saya jual disekitar lingkungan sekolah yang mana buka setiap hari Senin-Sabtu. Sasarannya untuk anak sekolah , orang tua yang mengantar anak-anaknya, supir bahkan baby sisternya yang sedang menunggu.
    Dengan keunikan motif dari cupnya saya rasa anak-anak pasti menyukainya selain dari itu porsi dalam the poci tersebut sangat banyak dibanding teh botol.selain itu dapat dibawa kemana-mana sesuai keinginan kita tanpa berpikir harus mengembalikan botolnya seperti teh botol.
    • Anggarannya : Usaha Kecil Teh Poci
    Biaya stan Teh Poci : Rp 5 Juta
    Biaya Sewa lapak : Rp 500 Ribu/Bln
    Biaya SDM : Rp 700 Ribu/Bln
    Biaya cup : Rp 3.300.000/Bln (@ Rp1100 x 100 Cup x 30 Hari)
    Biaya Lain-Lain : Rp 1 Juta/Bln
    TOTAL : Rp 10.500.000 (Awal pengeluaran)
    Untuk selanjutnya tiap bulan saya hanya mengeluarkan biaya : Rp 5.500.000/Bln
    Keuntungan/Hari : Rp 300 Ribu (Rp 3000 x 100 Cup )x 30 Hari
    : Rp 9 Juta/Bln – 5.500 Ribu
    : Rp 3.500 Ribu/Bln
    Berikut Anggaran yang saya dapatkan dari hasil usaha kecil saya yang sedang berjalan.Thanx

  84. Maaf numpang baca…. Komentarnya bagus-bagus, jadi gak bisa komentar……

    Mulyo : terima kasih sudah turut berpartisipasi di blog saya….. pujian itu untuk mahasiswa…..

  85. Nama : Wisnu Eko Raharjo
    Nim : 2011-41-008
    seksi : 08

    saya seorang mahasiswa yang menggeluti usaha katring, dalam hal ini saya mempunyai target dalam usia 50 tahun saya sudah mempunya 5 usaha katring, hingga kni saya bau memperoleh 1 usaha katering. sering sekali mengalami pasang surut pemasukan, tp dengan saya mempunyai bnyk relasi saya yakin target saya akan terpenuhi sebelum usia tersebut.

  86. Target financial setiap orang berbeda-beda, setelah membaca tulisan bapak Mulyo saya sadar untuk mentargetkan keuangan secara SMART.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s