Mengurusi bisnisnya sendiri

  • Mengurusi bisnis sendiri artinya mengurusi aset, bukan mengurusi pemasukan, pengeluaran dan liabilitas. Mengurusi pemasukan berarti mengurusi aset pemilik dan perusahaan, mengurusi pengeluaran berarti mengurusi aset penjual dan pemerintah, sedangkan mengurusi liabilitas berarti mengurusi aset kreditur dan bank.
  • Mengurusi pemasukan memperbesar aset pemilik dan perusahaan sedangkan aset pekerja atau pekerja lepas tetap kecil, mengurusi pengeluaran berarti memperbesar aset penjual dengan keuntungan dan pemerintah dengan pajaknya, sedang mengurusi liabilitas berarti memperbesar aset kreditur dan bank dalam bentuk bunga dan denda.

Semakin santai dengan bisnisnya

  • Seorang pekerja, pekerja lepas, pemilik usaha dan investor harus membangun sistem bisnis yang membuatnya semakin lama semakin sedikit melakukan pekerjaan.
  • Pada awalnya seseorang harus bekerja keras untuk menciptakan dan membangun sistem bisnis, tetapi semakin lama kesibukannya harus semakin berkurang dan harus semakin santai bahkan akhirnya bisa terlepas dari semua pekerjaan (JOB). JOB = Just Over Broke (baru melewati kebangkrutan).

Memiliki aset produktif

Orang kaya memiliki barang-barang produktif sebagai aset, bukan barang-barang konsumtif. Barang produktif adalah aset yang sesungguhnya, karena barang-barang tersebut mendatangkan pemasukan dalam bentuk bunga, dividen, gain, sewa,  laba dan sebagainya. Barang konsumtif adalah liabilitas karena memerlukan uang keluar dalam bentuk biaya, pajak, bunga dan sebagainya.

Orang kaya memiliki produk investasi (deposito, obligasi, reksadana, koin emas, dsb), membeli harta-harta yang disewakan sebagai harta produktif (rumah kontrakan, tanah garapan, mobil sewaan, sound system sewaan, alat rumah tangga sewaan, pakaian pentas sewaan, dsb), atau barang ciptaan menghasilkan hak paten atau royalti yang berasal dari alat-alat kerja, alat-alat teknik, buku karangan, novel dan sebagainya

Mengubah aset konsumtif

Orang kaya memiliki harta konsumtif yang difungsikan sebagai harta produktif. Harta konsumtif memerlukan uang keluar dalam bentuk biaya, pajak, bunga dan sebagainya, sehingga sedapat mungkin bisa menghasilkan pemasukan untuk menanggung pengeluarannya tersebut. Jumlah pemasukan dari harta konsumtif yang difungsikan sebagai harta produktif diusahakan lebih besar dibandingkan dengan jumlah pengeluarannya.

Harta konsumtif seperti rumah, kendaraan, alat elektonik, alat rumah tangga, dsb dapat difungsikan sebagai harta produktif. Rumah tinggal dapat dijadikan rumah kost, mobil pribadi dapat difungsikan sebagai mobil sewaan. Perangkat elektronik seperti sound system, alat musik, atau alat-alat rumah tangga seperti pemanas, perkakas dapur, dsb. dapat disewakan.

Memiliki penghasilan pasif

Orang yang memiliki penghasilan 10 juta, namun pengeluarannya 10 juta atau lebih tidak dapat disebut kaya. Orang yang memiliki pengeluaran 1 juta, sedangkan penghasilannya lebih dari 1 juta mempunyai peluang untuk kaya.

Orang yang mempunyai pengeluaran 1 juta, sedangkan penghasilannya, jauh melebihi 1 juta adalah orang yang benar-benar kaya, lebih-lebih apabila penghasilannya berupa penghasilan pasif, yaitu penghasilan yang diperoleh secara terus menerus tanpa keharusan untuk bekerja mendapatkan uang, karena harta yang dimilikinya telah ”bekerja” menghasilkan uang untuk pemiliknya.

Karena cerdas maka kaya … Karena kaya maka cerdas …